CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Selain Guguran Awan Panas, Pakar UGM Ingatkan Bahaya Lain dari Gunung Semeru

Yatti Chahyati
8 Desember 2021
PVMBG : Status Gunung Semeru Waspada

Erupsi Gunung Semeru (foto : bnpb.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pakar UGM mengingatkan semua pihak terkait kemungkinan adanya bahaya sekunder atau bahaya tidak langsung, yang ditimbulkan dari erupsi Gunung Semeru. Adapun potensi bahaya sekunder tersebut, seperti banjir bandang yang membawa material vulkanik di daerah hulu.

“Erupsi selesai, potensi ancaman bencana masih ada. Bulan Desember, Januari, dan Februari kita perlu memperhatikan potensi aliran lahar dan juga erupsi susulan,” beber dosen Fakultas Geografi UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko S.Si., M.Sc., dikutip dari laman UGM, Rabu (8/12/-2021).

Lebih lanjut, Danang menjelaskan, fenomena La Nina memunculkan potensi hujan tinggi. Sehingga masyarakat yang berada di area sungai, yang berhulu di Gunung Semeru perlu waspada. Masyarakat juga harus menghindari aktivitas dalam radius bahaya, yang sudah ditetapkan pihak PVMBG.

“Beberapa sungai yang berhulu di Semeru itu perlu diwaspadai, supaya ketika terjadi aliran lahar di bagian tengah dan hilir yang banyak pemukiman bisa terselamatkan,” sambung Danang.

Selain itu, kata Danang terdapat pula potensi material yang masih panas, sehingga proses evakuasi perlu dilakukan dengan hati-hati dan melibatkan pihak-pihak, yang memahami kondisi gunung api.

Warga di sekitar area erupsi, sebut Danang dianjurkan selalu menggunakan masker dan kacamata pelindung. Hal ini untuk menghindari bahaya kesehatan akibat abu vulkanik, yang mempunyai kandungan silika dan berukuran mikro.

Waspada dari 2012

Pakar Geofisika UGM, Dr. Wahyudi, M.S. mengungkapkan, sejak 2012 sebenarnya Gunung Semeru telah dinyatakan memiliki status level 2 atau waspada. Kemudian pada September 2020, mulai teramati aktivitas berupa kepulan asap putih dan abu-abu setinggi 200-700 m di puncak Semeru.

Aktivitas serupa berlanjut di Oktober 2020 setinggi 200-1000 m, dan pada 1 Desember 2020 terjadi awan panas sepanjang 2 – 11 km ke arah Kobokan di lereng tenggara. Pada 90 hari terakhir, tampak adanya peningkatan aktivitas kegempaan, terutama gempa erupsi.

“Ada yang mencapai 100 kali per hari, ini sudah bisa dijadikan prekursor terjadinya erupsi yang lebih besar,” imbuh Wahyudi.

Wahyudi mengatakan guguran kubah lava yang dipicu tingginya curah hujan, menyebabkan terjadinya luncuran awan panas yang jarak luncurannya cukup jauh, yaitu mencapai 11 km. Secara saintifik, curah hujan yang tinggi bisa menyebabkan ketidakstabilan pada endapan lava.

“Pada beberapa kasus, faktor eksternal seperti curah hujan yang tinggi memang bisa menyebabkan thermal stress dan memicu ketidakstabilan dalam tubuh kubah lava. Kubah lava sudah tidak stabil, dipicu hadirnya curah hujan tinggi menyebabkan adanya longsor,” pungkasnya. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Baca juga:   Dukcapil: Penduduk Indonesia Capai 282,4 Juta, Mayoritas Berada di Pulau Jawa
Editor:
Tags: erupsi gunung semerugunung semeru


Related Posts

Gunung Semeru
HEADLINE

Pakar ITB: Cuaca Picu Peningkatan Aktivitas Gunung Semeru

25 November 2025
Status Gunung Semeru naik ke level ‘Awas’ hanya dalam satu jam. Awan panas hingga 13 km, 300 warga mengungsi, dan BPBD menetapkan tanggap darurat 7 hari. (BNPB)
HEADLINE

Status Semeru Naik ke Level Awas! Ratusan Warga Mengungsi dalam Waktu 1 Jam

19 November 2025
Gunung Semeru Erupsi Kecil Sebanyak 20 Hingga 50 Dalam Sehari
PASNUSANTARA

Gunung Semeru Erupsi Kecil Sebanyak 20 Hingga 50 Dalam Sehari

6 Desember 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.