CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

UNESCO Tetapkan Gamelan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia

Yatti Chahyati
20 Desember 2021
UNESCO Tetapkan Gamelan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia

UNESCO tetapkan gamelan sebagai warisan budaya tak benda (instagram @budayasaya)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – UNESCO menetapkan alat musik gamelan, dalam daftar warisan budaya tak benda dunia dari Indonesia. Keputusan ini berdasarkan Sidang UNESCO sesi ke-16 Intergovernmental  Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Paris, Perancis, pada 15 Desember 2021.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan gamelan ini telah diperjuangkan sejak 2019. Untuk masuk daftar warisan budaya tak benda dunia UNESCO.

“Ini adalah capaian kita sebagai bangsa Indonesia yang tumbuh dalam keragaman budaya,” kata Nadiem dikutip dari laman kemdikbud, Senin (20/12/2021).

Baca juga:   Massa GPP-SDALH Blokade Jalan Depan Gedung Pemprov Jawa Barat

Ia mengatakan, gamelan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia dan terus diwariskan dari generasi ke generasi, sampai hari ini.

“Capaian ini adalah pengingat kita, untuk terus bergerak serentak mewujudkan merdeka berbudaya,” imbuhnya.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid menjelaskan sejak 2012 Kemendikbudristek, membantu penyediaan gamelan ke berbagai sanggar.

Baca juga:   Pergeseran Tanah di Cianjur: Warga Desa Sukasirna Mengungsi, Rumah dan Infrastruktur Rusak Parah

“Pemerintah daerah juga turut aktif mendukung upaya pelestarian gamelan, melalui berbagai program. Seperti fasilitasi penyediaan gamelan, gamelan masuk sekolah, festival gamelan, kompetisi, pawai, pertunjukan dan pelatihan gamelan,” kata Hilmar Farid.

Termasuk sebutnya, institut dan sanggar seni juga turut aktif mengenalkan dan memberikan pelatihan gamelan kepada masyarakat.

Menurutnya , adanya pengakuan UNESCO yang berarti pengakuan dunia. Akan meningkatkan citra bangsa Indonesia di mata internasional.

“Ini berarti kita semakin dituntut untuk melestarikan warisan budaya gamelan. Sekaligus, ini juga menjadi tantangan kita semua untuk menunjukkan kepada dunia tentang upaya Indonesia memajukan kebudayaan,” tegasnya.

Baca juga:   Tak Ada Penularan Corona, Emil Sebut Paling Nurut Diam di Rumah Siswa Sekolah

Sebelumnya, Indonesia telah berhasil mencatatkan 11 warisan budaya tak benda dunia UNESCO, antara lain :

  1. Wayang (2008)
  2. Keris (2008)
  3. Batik (2009)
  4. Pendidikan dan pelatihan membatik (2009)
  5. Angklung (2010)
  6. Tari Saman (2011)
  7. Noken (2012)
  8. Tiga Genre Tari Bali (2015)
  9. Kapal Pinisi (2017)
  10. Tradisi Pencak Silat (2019)
  11. Pantun (2020) (ytn)
Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kemendikbudristekNadiem makarimUNESCO


Related Posts

Nadiem Makarim korupsi
HEADLINE

Akhirnya Muncul, Nadiem Makarim Bantah Program Chromebook Mandek

10 Juni 2025
Ketua Kabinet KM ITB Kecewa Setelah Beraudiensi dengan Rektorat Terkait Skema Pembayaran UKT Pinjol
HEADLINE

Mendikbudristek Minta PTN Jemput Bola Mahasiswa Baru yang Terdampak UKT

28 Mei 2024
Nadiem Makarim korupsi
HEADLINE

Hari Pendidikan Nasional, Mendikbud Titip Pesan Ini

2 Mei 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.