CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASJABAR

Pemprov Jabar Minta Para Ibu Ajak Keluarga Tangani Sampah

Yatti Chahyati
22 Desember 2021
FOTO : Tumpukan Sampah Kota Bandung
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) meminta para ibu, untuk berperan dalam penanganan sampah dimulai dari keluarga.  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja menyatakan, ibu memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi sirkular pengelolaan sampah rumah tangga.

Menurut Setiawan, dalam rumah tangga, ibu dapat mendorong anggota keluarga untuk sama-sama mengurangi atau memilah sampah. Kemudian menyediakan fasilitas sampah dan mengedukasi anggota keluarga soal pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah.

“Peran-peran ibu-ibu sangat tinggi. Bagi yang keseharian di rumah ataupu yang dibantu asisten rumah tangganya, bisa memberikan arahan-arahan kepada yang ada di lingkungan rumah,” kata Setiawan dalam rilisnya, Rabu (22/12/2021).

Lebih lanjut, Setiawan menuturkan bahwa Provinsi Jabar, dengan jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa. Berpotensi mengalami permasalahan sampah, apabila masyarakat tidak bijak dalam mengelola sampah.

Baca juga:   Angkot di Cimahi Terseret Banjir, Nyaris Terbawa Arus Sungai Ciputri

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Februari 2019, Indonesia menghasilkan 64 juta ton timbunan sampah setiap tahun. Dari jumlah tersebut, 60 persen di antaranya merupakan sampah organik dan 14 persen sampah plastik.

“Kalau kita tumpukan itu jauh lebih tinggi dari Monumen Nasional (Monas) di Jakarta. Hal ini masalah karena lahan kita untuk menampung sampah, apabila tidak dikelola sebelumnya, itu tidak pernah akan cukup memenuhi harapan kita,” imbuhnya.

Padahal, menurut Setiawan, sampah yang dihasilkan orang Indonesia pada umumnya adalah sampah organik yang sebenarnya bisa diuraikan oleh bakteri pengurai.

“Artinya kita punya harapan. Kita bisa mengolah sampah yang organik ini, misalnya, sejak dari rumah. Yang plastik bisa kita pilah, lalu kemudian sekarang sudah banyak bank-bank sampah yang mengambil dan deliver ke tempat-tempat pengolahan, khususnya untuk plastik,” ucapnya.

Baca juga:   Sepanjang 2021, DP3AKB Jabar Terima Laporan 505 Kasus Kekerasan

“Sekarang sudah banyak juga perusahaan-perusahaan, misalnya, yang bisa mengambil sifatnya electronic waste. Tapi yang terpenting bagaimana kita bisa mengelola dari rumah sebelum dibawa transporter,” imbuhnya.

Selain sampah organik dan plastik, Indonesia pun memiliki masalah soal sampah makanan atau food waste. Saat ini, Indonesia berpredikat sebagai pembuang sampah makanan terbesar kedua di dunia setelah Arab Saudi.

Belum memilah sampah

Setiawan membeberkan berdasarkan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Tahun 2020. Sekitar 50,8 % rumah tangga di Indonesia, tidak memilah sama sekali sampah. Sementara 48,2 % rumah tangga sudah mulai memilah.

 

Dari hasil survei, sekitar 79 %  rumah tangga merasa repot untuk memilah sampah, 17 % beranggapan sampah akan tercampur kembali di TPS/ TPA, 3 % menganggap tidak ada manfaat, dan alasan lainnya sebanyak 1 %.

Baca juga:   Pemprov Jabar Berencana Kerja Sama dengan Inggris Raya dalam Bidang Ini

Setiawan mengatakan, potensi ekonomi dari pengelolaan sampah terbilang besar. Ia pun mencontohkan hasil pengelolaan sampah plastik bisa menjadi campuran cairan aspal. Sebanyak tiga sampai lima ton sampah plastic, dapat diolah menjadi jalan sepanjang satu kilometer.

Kemudian, 15 ton sampah plastik mampu menghasilkan 7,5 megawatt. Lalu, cacahan biji plastik dapat diolah menjadi botol dan gelas plastik dengan omzet usaha hingga ratusan juta rupiah per bulan.

“Intinya, kita ingin mengubah paradigma pengelolaan sampah dengan mengurangi sampah. Yang utama reduce, reuse, recycle. Kuncinya sosialisasi dan edukasi,” katanya.

“Terakhir, baru menangani sampah, mulai dari pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, pemrosesan akhir. Inilah dibutuhkan kerja sama dengan banyak pihak,” pungkasnya. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: jabarsampah


Related Posts

TPS bandung
HEADLINE

Volume Sampah Lebaran Naik, TPS di Bandung Alami Penumpukan

27 Maret 2026
Pemkot Cimahi peringati HPSN 2026 di Kampung Adat Cirendeu guna mengenang 21 tahun tragedi longsor TPA Leuwigajah. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Refleksi 21 Tahun Tragedi Leuwigajah: Pemkot Cimahi Peringati HPSN 2026 di Kampung Adat Cirendeu

21 Februari 2026
APBD Jabar
HEADLINE

Dedi Mulyadi Akui Capaian APBD Jabar Baik, Tapi Belum Maksimal

21 Oktober 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

ITB HMT lagu
HEADLINE

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM - Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung (HMT ITB) menyampaikan pernyataan sikap terkait beredarnya lagu...

rusun ASN

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

15 April 2026
bedah rumah

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

15 April 2026
kawasan gedung sate

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

15 April 2026
kendaraan listrik mbg

Kendaraan Listrik Untuk Distribusi MBG Ciptaan SMKN 8 Bandung Siap Diproduksi 

14 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

Kendaraan Listrik Untuk Distribusi MBG Ciptaan SMKN 8 Bandung Siap Diproduksi 

Xiaomi 18 Pro Bocoran Terbaru Ungkap Spesifikasi Kamera dan Baterai

Roblox Luncurkan Akun Kids dan Select untuk Perlindungan Anak

Tiket Hari Pembuka Polytron Indonesia Open 2026 Dijual Mulai Rp40 Ribu

BMKG: Mayoritas Wilayah Jabar Masuki Kemarau Lebih Cepat

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.