CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Korban Rudapaksa dan Perdagangan Orang ke Pria Hidung Belang Alami Trauma Berat

Yatni Setianingsih
30 Desember 2021
Korban Rudapaksa dan Perdagangan Orang ke Pria Hidung Belang Alami Trauma Berat

Polrestabes Bandung telah menahan tiga pelaku rudapaksa dan penjualan orang ke pria hidung belang (foto : ave/PASJABAR)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM —  Ayah korban rudapaksa dan perdagangan orang di Bandung, CA mengatakan anaknya sampai kini masih mengalami trauma berat dan terkadang berperilaku aneh setelah peristiwa nahas itu terjadi.

“Anak saya trauma sekali, karena selama disekap diperlakukan seperti binatang, ” ujar CA di rumahnya, Kamis (30/12/2021).

CA mengisahkan anaknya yang berusia 14 tahun, sebelum peristiwa itu terjadi senang bermain media sosial seperti anaknya remaja umumnya.  Ia tak menyangka, berawal dari media sosial anaknya yang masih duduk di bangku SMP ini menjadi korban kebiadaban sekitar 20 lelaki yang diduga melakukan penyekapan, rudapaksa, dan menjual kepada pria hidung belang secara online.

Baca juga:   Fly Over Kopo Siap Diuji Fungsi pada Rabu Malam

“Berawal anak saya kenalan dengan pelaku di facebook sekitar tanggal 15 Desember, lalu janjian mau ketemuan, pastinya hanya berpikir ketemuan biasa, tapi ternyata anak saya tidak pulang ke rumah, ” imbuh CA.

Sebagai ayah, ia sangat khawatir. Lalu melapor ke polisi kalau anaknya sudah tidak pulang beberapa hari. Dari penelusuran, ternyata anaknya diperdagangkan secara online. Melalui media sosial anaknya dijual secara booking out atau open BO, istilah yang kerap digunakan dalam prostitusi online.

Baca juga:   Harga Pangan Nasional: Cabai Rawit Merah Tembus Rp66.450 per Kg

Memancing pelaku

Untuk mendapatkan kembali anaknya yang disekap, CA dibantu sejumlah pihak mencoba memancing pelaku dengan melakukan BO. Cara ini berhasil meski harus berpura-pura beli obat bersama korban, agar pelaku tak curiga.

“Pelaku terpancing setelah kami berpura-pura menjadi tamu yang akan BO anak saya, ” sambung CA.

Dari pengakuan korban kepada CA, anaknya saat bertemu pertama kali dengan pelaku dilarang pulang. Setelah itu, anaknya diculik dengan cara berpindah-pindah tempat.

Anaknya pernah disekap di sebuah kos dan kontrakan di Cijerah dan Melong, bahkan pernah disekap di sebuah hotel di Leuwi Panjang, hingga akhirnya disekap di sebuah kos di Andir.

Baca juga:   Pameran "On Slowness: Painting Displacement"

Selama disekap, korban diperlakukan seperti binatang yang dijaga siang malam hingga kerap dipukuli.

“Anak saya nangis tiap malam, bahkan sampai telinganya bernanah, ” tutur CA.

Tak hanya itu, pelaku juga merampas uang jajan yang dikasih tamu untuk korban. Meski sekarang korban dalam penanganan di sebuah klinik, namun korban masih trauma berat.

“Saya ingin semua pelaku ditangkap dan dihukum berat,” harap CA.

Kini sejumlah pelaku sudah diamankan pihak kepolisian, sementara para pelaku lainnya masih diburu. (ave)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:


Related Posts

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026
stres
HEADLINE

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani
PASPENDIDIKAN

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.