CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Ade Supriadi Tagih Inovasi Disbudpar Kota Bandung untuk Bangkitkan Industri Wisata

Yatni Setianingsih
16 Januari 2022
Ade Supriadi Tagih Inovasi Disbudpar Kota Bandung untuk Bangkitkan Industri Wisata

Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, Ade Supriadi (foto : PASJABAR)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM —  Usai diguncang pandemi COVID-19, kini perekonomian di Kota Bandung mulai merangkak naik. Untuk itu Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, Ade Supriadi meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung ikut ambil bagian dalam upaya pemulihan ini.

“Memasuki tahun pemulihan ekonomi dari pandemi, menagih inovasi kepada Disbudpar,” ujar Ade, kepada wartawan Minggu (16/1/2022).

Ade menilai, terlalu banyak warga, komunitas, dan pengusaha yang bergantung pada usaha wisata, tetapi masih menunggu kebijakan dan terobosan dari Disbudpar.

“Sudah terlalu lama para pegiat usaha jasa wisata ini tiarap karena pandemi. Butuh inovasi supaya ekonomi mereka bangkit,” tambahnya.

Menurut Ade, jangan sampai seniman, musisi, dan budayawan beralih profesi dan meninggalkan keahliannya, dan Bandung bakal lenyap dari peta kota kreatif dan kiblat seni nasional.

Ade menjelaskan, agak sulit mencari destinasi wisata di Kota Bandung yang memang didesain oleh pemerintah. Di sektor pariwisata, Bandung banyak dikenal sebagai kota jasa.

Baca juga:   FOTO : Tarian Mengenang Ibu Inggit Ganarsih

“Gelombang kendaraan wisatawan yang merangsek keluar dari Pintu Tol Pasteur mungkin menginap di hotel-hotel Bandung. Tetapi mereka memilih berwisata ke Kabupaten Bandung ataupun Kabupaten Bandung Barat,” sesalnya.

Ade menyatakan, jika suatu saat wilayah tetangga ramai investor dan hotel, maka Kota Bandung hanya akan menjadi “jalur perlintasan” kendaraan wisatawan yang keluar Tol Pasteur. Kalau itu terjadi, maka hotel, restoran, pengrajin, atau usaha yang terkait wisata Bandung akan semakin teriak.

“Disbudpar harus segera munculkan inovasi. Bandung masih beruntung terbantu start up yang menawarkan jasa promo hotel, yang memeengaruhi wisatawan menginap di Bandung. Beruntung pula atas kerja keras pemilik kuliner dan resto, yang menjaga citarasa demi menggoda wisatawan, tanpa bantuan pemerintah,” katanya.

Baca juga:   Peraih Penghargaan di Copa America 2024

Ia menambahkan, nyaris tidak ada ruang yang dihidupkan pemerintah agar bisa menjadi daya tarik pariwisata.

“Sekalinya hadir lewat event-event tahunan, usaha yang dilibatkan tidak merata. UMKM gigit jari menonton venue yang dibatasi bagi tenant dan vendor bermodal,” tuturnya.

Kota Bandung juga minim acara budaya musik dan budaya. Terlalu berat dengan label Kota Kreatif. Seniman, musisi, dan budayawan menanggung sendiri biaya acara. Belum lagi izin acara yang memberatkan.

“Tahun pemulihan di 2022 ini harus menjadi pembuktian Disbudpar untuk membuka kembali kebangkitan ekonomi warga Kota Bandung. Permudah perizinan supaya seniman, musisi, budayawan, pengusaha UMKM, atau pegiat kreatif bisa merangkak mendapat hak, karena mereka juga pembayar pajak,” kata Ade.

Kenyamanan Wisata

Wisata Kota Bandung seolah tak berkonsep, tak ada desain yang mampu memberi kenyamanan bagi para pelancong.

“Karenanya, Disbudpar harus menjadi leading sector yang bisa menjadi penyambung koordinasi SKPD pendukung kenyamanan dan keamanan wisatawan,” tambahnya.

Baca juga:   Kasus Predator Anak, Kemenag Cabut Izin Pesantren Manarul Huda Antapani

Sebelumnya, Ade telah membahas kondisi kepariwisataan di Alun-Alun Bandung, yang sama sekali belum disentuh oleh  Disbudpar.

“Belum lagi soal macet akibat parkir liar yang meluber seperti air, memenuhi setiap sudut, bahu jalan hingga trotoar,” tuturnya.

Karenanya, Ade menilai, Disbudpar sudah selayaknya membina para pihak yang bisa mengembangkan potensi bukan terjadi pembiaran. Braga sudah menjadi contoh konsep tersebut, dan turis pun dibuat nyaman.

Mendukung usaha kuliner sekitarnya, buat papan pemandu zona kuliner bagi wisatawan. Cantumkan makanan khas yang jadi unggulan setiap pedagang. Buat menu dengan harga tertera disimpan di tempat jualan, supaya tidak ada transaksi getok harga.

“Jangan lupa, ada keluhan para pedagang basemen Alun-alun yang terbenam bersama dagangannya, di bawah rumput sintetis,” pungkasnya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Ade Supriadikota bandungpariwisata bandung


Related Posts

jalan macet di Bandung
Uncategorized

Bandung Kian Sesak! Ini 6 Kawasan dengan Kemacetan Terparah

5 April 2026
PT Bio Farma memberangkatkan 505 peserta mudik gratis 2026 menggunakan 11 unit bus ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Program ini dilepas langsung oleh Wali Kota Bandung, M. Farhan. (PT Bio Farma )
HEADLINE

Bio Farma Berangkatkan 505 Peserta Mudik Gratis ke Jateng dan Jatim, Wali Kota Bandung Beri Apresiasi

13 Maret 2026
pohon besar tumbang menimpa restoran cepat saji di jalan Riau Bandung, Jumat (6/3/26) malam, satu motor hancur. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Bandung Raya Siaga: Pohon Tumbang Timpa Restoran di Jalan Riau dan Puting Beliung Amuk Pasar Tumpah Cimahi

6 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.