CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Uncategorized

Ade Rai Sebut Ada Hikmah di Balik Pandemi COVID-19

Yatni Setianingsih
4 Maret 2022
Ade Rai Sebut Ada Hikmah di Balik Pandemi COVID-19

Atlet binaraga, Ade Rai (kiri) dalam Bandung Menjawab (foto : put/PASJABAR)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Hikmah pandemi, masyarakat lebih sadar perilaku hidup sehat, untuk menjaga agar tidak mudah terpapar dan terserang flu. Hal ini diakui atlet binaraga sekaligus selebriti Ade Rai.

“Bagaimana cara tidak terpapar batuk pilek dan sebagainya mau sampai kapan tidak akan terjadi. Tapi hikmahnya jadi ingin hidup sehat, keinginan belajar sehat tinggi” ujar Ade Rai, yang ditemui  usai Bandung Menjawab, Jumat (4/3/2022).

Menurut Ade, mengubah perilaku sehat selain dengan olahraga rutin dan teratur, juga mengonsumsi makanan alami pun sangat disarankan. Dan terpenting membiasakan diri berpuasa, agar tubuh tidak hanya menerima saja.

Baca juga:   RAMADAN SEHAT : Penting Lho! Penuhi Asupan Gizi Saat Berpuasa

“Makanya ada ungkapan makanan paling sehat di dunia itu makanan Jepang. Dan di Indonesia makanan Sunda karena mendekati alami, sayuran langsung petik, lalapan, sambel dadakan, ikan di pepes, nah makanan alami itu yakni menyerupai aslinya. Kalau makan ayam tapi diproses dulu vitamin hilang,” ucapnya lagi seraya mengajak untuk mulai belajar pola hidup sehat.

Ade mengakui, rajin berpuasa merupakan hal yang baik. Selain juga harus diimbangi dengan olahraga yang cukup.

“Sebenarnya berpuasa itu bagus sekali, kita kan kerjaan makan mulu. Lalu lakukan olah raga sederhana lari, jalan kaki atau sesuatu mendekat dengan alam yang menyenangkan. Jangan sampai makin tua tulang keropos, push up, sit up,  itu bisa dilakukan,” tuturnya.

Baca juga:  

Untuk yang sekarang mengalami insomnia atau sulit tidur, menurut Ade itu karena hormon kortisolnya hadir dan hormon tidurnya turun akibat hormon tidur kurang ditambah stres memudahkan virus masuk.

“Kalau hormon stresnya tinggi melantoninya gak bisa hadir, berati harus naikin gula dibadannya, gula naik insulin naik, insulin naik lemak naik, dan gara-gara stres lari kemakanan itu sebabkan mudah sakit,” ungkapnya.

Baca juga:   Ridwan Kamil Ucapkan Selamat Atas Gelar Kehormatan Pinisepuh KSAD Jenderal Dudung

Sementara itu dokter nutrisi klinik Pratama Seruni dr Prama Aditya mengatakan, penyebab mudahnya tubuh terpapar COVID-19 karena banyak faktor di antaranya asupan makanan kurang bagus, olahraga tidak teratur, stres, dan kurang tidur.

“Siapa yang pengen tidak kena kan, tetapi dengan hidup sehat biasanya gejala ringan makanya sekarang banyak OTG,” ucapnya.

Masih kata Prama kombinasi semua penyebab terpapar itu dominan dari makanan.

“Olahraganya baik, tidur baik tapi makanan jorok. Jadi pilih makanan yang tidak menaikan peradangan, seperti makanan tepung itu cukup makanan figuran jangan makanan pokok,” sarannya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Ade RaiHidup Sehatmakanan Jepangmakanan Sundapuasa


Related Posts

Pesan Moral dan Sosial Ibadah Puasa
HEADLINE

Pesan Moral dan Sosial Ibadah Puasa

23 Februari 2026
PBNU Jelaskan Solusi Lupa Niat Puasa Ramadhan
HEADLINE

PBNU Jelaskan Solusi Lupa Niat Puasa Ramadhan

22 Februari 2026
Wesley Fofana memakan pisang untuk buka puasa dalam sebuah laga Liga Inggris. (AFP/MICHAEL STEELE)
HEADLINE

Ramadan Breaks di Premier League: Liga Inggris Kembali Terapkan Aturan Jeda Pertandingan untuk Memberi Kesempatan Pemain Muslim Berbuka Puasa

19 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.