CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 16 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Pakar HI Unpad : Ini Alasan Indonesia Setujui Resolusi Krisis Rusia-Ukraina

Yatni Setianingsih
14 Maret 2022
Rusia Mulai Perang dengan Ukraina di Wilayah Ini

Wilayah Ukraina dan Rusia (foto : tangkapan layar google maps)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pakar Hubungan Internasional (HI) Unpad, Teuku Rezasyah, M.AIR., PhD, menerangkan pilihan Indonesia tidak abstain dalam krisis Rusia-Ukraina. Hal ini didasarkan sikap Indonesia yang bersama 140 negara anggota PBB, mendukung resolusi yang menentang invasi Rusia ke Ukraina.

“Saya pikir sikap Indonesia kan bebas aktif. Bebas aktif kita ini unik,” katanya seperti dikutip PASJABAR dari laman unpad, Senin (14/3/2022).

Kendati berada pada posisi mendukung resolusi, sikap Indonesia tetap mendorong adanya penegakan HAM di wilayah konflik dan penyelesaian melalui dialog dan diplomasi. Hal tersebut disampaikan Duta Besar Indonesia untuk PBB Febrian Alfianto dalam pernyataan resminya. Sikap ini tetap menandakan Indonesia mengedepankan politik bebas aktif.

Baca juga:   Dedi Mulyadi Gandeng Polisi Tumpas Preman

Dosen Program Studi Hubungan Internasional FISIP Unpad tersebut menjelaskan, Indonesia membayangkan situasi yang lebih buruk apabila krisis meluas. Jika perbenturan tersebut sudah mendekati ancaman perang dunia ketiga, Indonesia setidaknya memerlukan bantuan dari negara lain.

“Kalau Rusia minta bantuan dari negara yang ‘No’ dan ‘Abstain’ karena itu adalah temannya. Karena itu, kita bisa berada di posisi ‘Yes’ yang sekarang tetapi ‘Yes’-nya berbeda dengan negara lain,” ujar Reza.

Baca juga:   Jumlah Kasus Omicron Naik Signfikan di Awal Tahun, Pemerintah Minta Ini

Reza meyakini elite Indonesia sudah berpikir dengan matang dalam penentuan sikap ini. Indonesia sangat mengedepankan prinsip kedaulatan negara dan keutuhan wilayah.

Karena itu, sikap Indonesia bukan mengkritik bagaimana proses integrasi Luhansk, Donetsk, maupun Krimea ke Rusia. Akan tetapi, Indonesia lebih mengkritik invasi militer yang dilakukan Rusia ke Ukraina.

“Kita (Indonesia) ‘yes’ karena Anda (Rusia) menghantam kedaulatan dan keutuhan wilayah negara lain,” tuturnya.

Baca juga:   Jaga Kondusivitas Cara untuk Hindari Perang seperti Ukraina – Rusia

Secara geografis, wilayah Indonesia hampir sama dengan Rusia, yaitu negara dengan wilayah besar dan berbatasan dengan banyak negara. Karena itu, Indonesia perlu memperbanyak amunisi dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah serta mengedepankan sikap ketaatan pada hukum internasional.

“Ini yang menjadikan ‘yes’ Indonesia berbeda. Negara lain mungkin mendapat petuah dari negara besar tertentu, tetapi ‘yes’ kita berbobot yang memungkinkan kita untuk bergerak dalam hal terjadinya krisis yang lebih buruk,” pungkasnya. (*/ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: invasi rusiaPerang Rusia UkrainaRusia


Related Posts

Foto: Api dan asap mengepul dari truk yang terbakar di lokasi fasilitas gudang yang terkena serangan pesawat tak berawak Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di desa Murovane, di luar Lviv, Ukraina, 6 September 2024. (via REUTERS/STATE EMERGENCY SERVICE OF UKRAI)
HEADLINE

Oreshnik Mengancam Perbatasan NATO: Rusia Tembakkan Rudal Hipersonik ke Ukraina Barat

13 Januari 2026
Foto: Bendera Rusia (File Photo Reuters)
HEADLINE

Rusia Kritik IOC: Standar Ganda Soal Larangan Event Olahraga di Indonesia

24 Oktober 2025
Zelensky Siap Dialog, Kremlin Sebut Omongan Kosong
HEADLINE

Zelensky Siap Dialog, Kremlin Sebut Omongan Kosong

7 Februari 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

stasiun bandung
HEADLINE

Libur Isra Mi’raj, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Api Bandung

16 Januari 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM - Ribuan penumpang memadati Stasiun Kereta Api Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (16/1/2026) pagi, seiring...

Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Tegaskan Peran Strategis Akademisi bagi Bangsa

16 Januari 2026
Presiden Prabowo Dorong Riset Perguruan Tinggi Perkuat Industri Nasional

Presiden Prabowo Dorong Riset Perguruan Tinggi Perkuat Industri Nasional

16 Januari 2026
KAI Bandung

Libur Isra Mi’raj, KAI Daop 2 Bandung Tambah Kapasitas Keret

16 Januari 2026
Kiper timnas

Bojan Hodak Angkat Bicara: Menakar Realita di Balik Rumor Maarten Paes dan Joey Pelupessy ke Persib

16 Januari 2026

Highlights

Libur Isra Mi’raj, KAI Daop 2 Bandung Tambah Kapasitas Keret

Bojan Hodak Angkat Bicara: Menakar Realita di Balik Rumor Maarten Paes dan Joey Pelupessy ke Persib

Setengah Musim Kelam Adam Przybek: Antara Ekspektasi Besar dan Realita di Bawah Bayang-Bayang Teja Paku Alam

Mane Berpesta, Salah Merana: Senegal Menundukkan Mesir di Piala Afrika 2025 lewat Gol Roket Sadio Mane!

Misi Mustahil Michael Carrick: Debut di Derby Manchester dan Ujian Pemuncak Klasemen Arsenal!

Tensi Panas Stamford Bridge: Enzo Fernandez Mencengkeram Leher Zubimendi Usai Chelsea Disikat Arsenal!

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.