CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASOLAHRAGA

PSSI Layangkan Nota Protes ke AFF, Begini Alasannya

Nurrani Rusmana
12 Juli 2022
PSSI Layangkan Nota Protes ke AFF, Begini Alasannya

Pelatih kepala Shin Tae-Yong (tengah) bersama sejumlah pesepak bola Tim Nasional Indonesia U-19 menyapa suporter usai pertandingan melawan tim Nasional Myanmar U-19 (kanan) dalam laga penyisihan Grup Piala AFF U19 2022 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (10/7/2022). (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Laga Grup A Piala AFF U-19 Thailand versus Vietnam diduga melanggar prinsip fair play atau nilai-nilai sportivitas. Maka dari itu, PSSI resmi layangkan nota protes kepada Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF).

“Tembusan nota tersebut juga ditujukan kepada AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia-red) dan FIFA agar turut mengetahui kasus ini,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan yang dikutip dari ANTARA, Selasa (12/7/2022).

Menurut Iriawan, yang menjadi sorotan PSSI dari pertandingan Minggu (10/7/2022) itu adalah situasi pada 27 menit menjelang laga berakhir atau ketika kedudukan imbang 1-1.

Berdasarkan rekaman yang diterima PSSI, dan sudah dibicarakan dalam rapat bersama pejabat internal PSSI pada Senin (11/7/2022), Vietnam dan Thailand diduga tidak berniat mencetak gol ke gawang lawan masing-masing karena skor 1-1 cukup membawa mereka ke semifinal Piala AFF U-19 2022.

Baca juga:   Kakang Rudianto Bela ASEAN All Stars Lawan MU

PSSI menyertakan bukti video saat layangkan nota protes.

“Seperti tidak ada usaha Thailand mengambil bola, sementara Vietnam hanya mengoper ke belakang, ke kiper lalu bek. Itu saja. Kami ingin memastikan, bertanya kepada AFF, apakah itu fair play atau tidak? Jawabannya akan menjadi acuan bagi kami,” kata Iriawan.

“Kalau benar itu fair play, maka kami bisa saja melakukan hal yang seperti itu suatu saat. Kami tidak menuduh Thailand atau Vietnam ‘main sabun’ atau lain sebagainya. Yang jelas, saat pertandingan berjalan, ada hal yang tidak pantas dilakukan tim dari negara besar dengan kualitas sepak bola yang bagus,” sambung dia.

Regulasi AFF yang Aneh

Sebelumnya pelatih tim nasional U-19 Indonesia Shin Tae-yong menyentil soal regulasi turnamen yang aneh dan laga Thailand versus Vietnam yang tak mau menang. Sehingga Timnas digagalkan untuk bisa maju ke semifinal Piala AFF U-19 2022.

Baca juga:   Liga 1 Dilanjutkan Awal 2021, Persib: Bikin Pusing!

“Regulasi turnamen ini aneh karena AFF masih memakainya, padahal sudah tak digunakan FIFA dan AFC. Jadi, ketidaklolosan kami ke semifinal tidak masuk akal,” ujar Shin dalam konferensi pers usai pertandingan menghadapi Myanmar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (10/7/2022) malam.

Penyelenggaraan Piala AFF U-19 2022 masih menerapkan aturan “head to head” jika ada tiga tim atau lebih yang memiliki poin sama di grup.

Di Grup A, regulasi “head to head” diaktifkan lantaran Indonesia yang menundukkan Myanmar 5-1 pada laga terakhir, memiliki poin yang sama (11) dengan Thailand dan Vietnam karena, pada saat bersamaan, dua negara tersebut bermain imbang 1-1 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta,

Baca juga:   Zalnando Merasa Tercambuk Wujudkan Mimpi

Sementara Timnas U-19 Indonesia tak bisa ke 4 besar alias kalah “head to head” lantaran hanya bermain 0-0 saat bersua dengan Vietnam dan Thailand.

Shin Tae-yong menganggap regulasi itu merugikan karena Indonesia merupakan tim yang paling subur di Grup A. Serta tidak pernah kalah dari lima laga. Timnas berjuluk “Garuda Nusantara” total membuat 17 gol di fase grup dan hanya kebobolan dua kali.

Sementara terkait laga Thailand melawan Vietnam, Shin merasa geram sebab dia menganggap kedua negara tersebut seperti tidak berniat memenangkan pertandingan.

“Saya sedikit tersinggung dan tidak begitu senang (dengan pertandingan Thailand kontra Vietnam-red). Mungkin mereka takut dengan Indonesia. Mereka merasakan kekuatan sepak bola Indonesia semakin baik,” tutur Shin. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: AFFprinsip fair playpssiPSSI layangkan nota protes


Related Posts

Pemain Diaspora Eredivisie
HEADLINE

PSSI Akhirnya Bicara Status Pemain Eredivisie, Sebut Tak Ada Masalah Hukum

5 April 2026
John Herdman. Foto: Toronto Star via Getty Images/Steve Russell
HEADLINE

Harmoni 7 Negara di Skuad Garuda: John Herdman Beberkan Alasan Bawa Gerbong Asisten Asing

25 Maret 2026
Foto: CameraSport via Getty Images/Alex Dodd - CameraSport
HEADLINE

Alasan John Herdman Panggil Elkan Baggott: Bukan Sekadar Faktor ‘Inggris’, Tapi Standar Championship!

25 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.