CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Paguyuban Pasundan dan Unpas Gelar FGD RUU Sisdiknas 2022

Yatti Chahyati
17 September 2022
Paguyuban Pasundan dan Unpas Gelar FGD RUU Sisdiknas 2022

FGD RUU Sisdiknas yang diselenggarakan Paguyuban Pasundan dan Unpas, Sabtu (17/9/2022). (foto : Eci/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Paguyuban Pasundan dan Unpas

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Dalam rangka Milangkala Paguyuban Pasundan ke 109, Paguyuban Pasundan dan Universitas Pasundan (Unpas) menggelar Focus Group Discustion (FGD) tentang RUU Sisdiknas 2022 yang diselenggarakan, di Mandala Saba Ir. H. Djuanda, Jalan Tamansari, Sabtu(17/9/2022).

FGD dibuka langsung oleh Rektor Unpas Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si., M.Kom., IPU. Dan juga Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof. Dr. HM. Didi Turmudzi.M.Si, hadir pula seluruh civitas akademika Universitas Pasundan, Pascasarjana Unpas, penggiat pendidikan dan juga beberapa perwakilan Rektor Perguruan tinggi di Bandung Raya.

(foto : Eci/Pasjabar)

Sedangkan pembicara FGD menghadirkan Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. (Anggota Komisi X DPR RI), Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.Pd., S.IP., S.H., M.H., M.Si. (Guru Besar UPI), dan Mangadar Situmorang, Ph.D. (Rektor Universitas Parahyangan) yang dimoderatori oleh Guru Besar Unpas yang juga Ketua Libang PB Paguyuban Pasundan, Dr H.Yaya Mulyana Abdul Azis, M.Si.

“Saat ini RUU Sisdiknas sedang ramai – ramainya dibahas dan dikritisi, dan kami dari akademis tentunya harus memberikan masukan dan kritisi. Mudah -mudahan FGD ini bisa berpengaruh ke semua jenjang pendidikan kedepan dan juga bisa menghasilkan sumberdaya manusia yang lebih baik. Saat ini RUU ini masih ada paradok dan kontroversi. Salah satunya untung jenjang Pendidikan tinggi dan menengah yang masih membedakan antara perguruan tinggi dan sekolah swasta dengan skolah dan perguruan tinggi negeri, ini harus kami kritisi dan disampaikan ke dewan,” tutur Prof Eddy Jusuf, dalam sambutannya sebelum membuka FGD.

Baca juga:   Peringati Milangkala 106 Paguyuban Pasundan, 12 Pesepeda Goes 106KM

# Paguyuban Pasundan dan Unpas

Selain itu, Prof Eddy Jusuf, mengatakan jika dalam RUU itu ada masalah tentang pembedaan tenaga dosen dan guru swasta dan negeri, Ketika guru dan dosen swasta akan dimasukan kedalam UU Perburuhan. “Padahal dalam UU No 12 Tahun 2012, dijelaskan jika guru dan dosen adalah tenaga professional. Jika RUU Sisdiknas diterapkan maka akan ada perubahan krusial dan nantinya guru dan dosen bukan lagi tenaga professional tapi buruh,” jelasnya.

(foto : Eci/Pasjabar)

Sementara itu Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Prof. Dr. HM Didi Turmudzi MSi, dalam sambutannya mengatakan jika Paguyuban Pasundan ingin agar dalam RUU Sisdiknas memuat tentang adanya karakter dan akhlak mulia siswa.

Baca juga:   Baru 35 Persen Kuota Guru PPPK yang Terisi

“Kami ingin agar karakter dan akhlak bangsa menjadi focus utama dalam pendidikan, dan ini harus dicantumkan dalam RUU Sisdiknas. Karena saat ini sudah terjadi krisis etika moral di negara kita,” harapnya.

Sedangkan Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan pihaknya akan menerima aspirasi dari berbagai pihak termasuk dari FGD yang diselenggarakan Paguyuban Pasundan dan Unpas.

(Foto : Eci/Pasjabar)

“Kami dari DPR RI Komisi V sangat senang bisa menghadiri FGD ini, karena untuk membuat UU kami perlu ada masukan dari berbagai lapisan masyarakat, dan ini adalah UU yang sangat penting yakni Sisdiknas yang merupakan pilar bangsa dan berbagai masukan luar biasa,” tegasnya.

Ia pun berjanji hasil dikusi tersebut akan menjadi bahan pemikiran dan juga masukan dalam diskusi RUU Sisdiknas di Komisi V.

Guru Besar UPI

Pakar Pendidikan yang juga merupakan Guru Besar Universitas Pendidikan (UPI) Indonesia Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.Pd., S.IP., S.H., M.H., M.Si. menegaskan jika masyarakat perlu menyambut baik upaya pemerintah untuk RUU Sisdiknas ini.

Baca juga:   Program PKM FKIP Unpas: Pemberdayaan Perempuan Melalui Hidroponik
(foto : Eci/Pasjabar)

“Karena sesungguhnya kita ingin pendidikan kita ini, merupakan pendidikan yang berkualitas serta bisa setara dengan Perguruan Tinggi (PT) internasional. Apalagi dalam RUU sidiknas ini dijelaskan jika PT secara penuh diberikan kebebasan melaksanakan tridarma Perguruan Tinggi disesuaikan dengan visi dan misi, sehingga PT sudah inkulisi jadi bisa didorong agar menjadi PT kelas dunia,” terangnya.

Meski demikian Cecep menilai, dari sisi pengaturan PTS RUU ini harus menegaskan lagi jika PTN dan PTS setara dan equal atau sama dan sejajar posisinya,

“Pemerintahpun harus lebih memperlihatkan lagi keberpihakan ke PTS bukan hanya PTN. Sehingga berbagai PTS bisa mengejar ketertinggalan dan salah satunya harus dicantumkan dalam regulasi di RUU Sisdiknas ini,” kata Cecep.

Dari FGD tersebut disimpulkan 20poin yang akan dibawa ke Komisi X untuk menjadi pembahasan dan masukan dalam rapat RUU Sisdiknas.(tie)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: paguyuban pasundanunivresitas pasundanunpas


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Melda Yunita Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti IKM Produk Makanan di Prov Bengkulu

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.