CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASHIBURAN

Suka Membuat Konten? Remaja Perlu Pertimbangkan Dampak Sosial Ini

Nurrani Rusmana
21 September 2022
Suka Membuat Konten? Remaja Perlu Pertimbangkan Dampak Sosial Ini

Ilustrasi. (Foto: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Membuat konten di media sosial perlu juga perhatikan dampak sosial yang akan terjadi. Bukan hanya mementingkan popularitas dari konten itu sendiri. Hal tersebut diimbau oleh Pengamat Budaya dan Komunikasi Digital dari Universitas Indonesia (UI) Firman Kurniawan.

Firman mencontohkan bagaimana membuat konten video yang mudah viral di media sosial. Namun berisi sesuatu yang tidak selalu bagus dan bermanfaat. Seperti bersifat kontroversi, berbahaya, konyol, bahkan terkadang tidak etis.

“Tidak semua kelompok remaja paham atau tahu caranya untuk membuat konten yang baik. Misalnya, (video yang direkam) di tempat berbahaya,” kata Firman yang dikutip dari ANTARA, Rabu (21/9/2022).

“Kemudian dijadikan sebagai konten yang akhirnya menimbulkan kecelakaan, seperti beberapa bulan lalu saat sekelompok remaja menghadang truk yang sedang melaju, akhirnya kelindas. Itu demi konten,” sambungnya.

Baca juga:   Upbeat dan Penuh Warna Album "BYLAC" Milik IU

Pemanfaatan Ekonomi dari Medsos di Kalangan Remaja jadi Pemanfaatan Paling Menonjol

Banyak remaja kini menyadari bahwa nilai ekonomi bisa didapatkan ketika dirinya mampu mendulang pendapatan melalui banyaknya jumlah klik atau jumlah penonton pada konten yang diunggah.

Meskipun nilai ekonomi yang dihasilkan memiliki sisi positif, Firman menyayangkan sebagian remaja yang melakukannya melalui konten yang tidak bermanfaat, bahkan apa pun dilakukan demi konten dengan tidak mempedulikan dampak bagi orang lain.

“Tidak peduli akibat bagi orang lain, yang penting kontennya sendiri laku. Nah, ini tantangannya. Mereka seharusnya jangan menjadikan anggapan konten semakin buruk itu akan semakin bernilai, yang dijadikan formula. Ini yang harus dicegah,” ujarnya.

Kelompok usia remaja berada dalam fase menyukai tantangan-tantangan sehingga mampu melakukan hal-hal yang mungkin tidak terpikirkan oleh masyarakat pada umumnya. Namun sayangnya, imbuh Firman, remaja juga kerap melupakan aspek-aspek yang lebih luas.

Baca juga:   H-1 Idul Fitri, Ridwan Kamil Ngeborong di Ciwalk

Oleh sebab itu, Firman menekankan pentingnya membangun kesadaran serta tanggung jawab melalui dialog kepada kelompok remaja bahwa konten yang mereka buat tidak semata-mata soal nilai ekonomi atau jumlah klik saja, melainkan juga dapat membawa dampak sosial dan psikologis, baik bagi penonton maupun bagi dirinya sendiri.

Kesadaran tersebut, kata Firman, perlu ada campur tangan atau kerja sama dari berbagai pihak yang mumpuni dalam dunia digital, termasuk melibatkan orang tua, sekolah, masyarakat, hingga pemerintah.

“Kelompok remaja perlu diajari bahwa memang konten yang baik itu susah membuatnya, tapi (konten yang baik) akan lebih everlasting atau lebih berjangka panjang. Ketika mereka konsisten menghasilkan konten yang baik, mereka akan awet dikenal oleh publik,” katanya.

Baca juga:   Produk dari Tujuh Desainer Busana Jawa Barat Akan Dipamerkan di New York

Remaja Dinilai Mampu Produksi Konten Berkualitas

Di sisi lain, lanjut Firman, tak sedikit pula remaja yang sudah mampu memproduksi konten berkualitas seperti para konten kreator yang menunjukkan kemampuan bermusik hingga pemengaruh (influencer) kecantikan yang membagikan pengetahuan produk di media sosial. Dengan konten berkualitas, bahkan tak jarang pelaku konten kreator dilirik oleh para pemilik merek ternama.

“Walaupun memproduksi konten yang baik itu tidak mudah tetapi para remaja setidaknya jangan berputus asa dengan kemudian memproduksi konten yang buruk, karena konten yang buruk itu mempunyai efek jangka panjang, baik bagi konsumennya maupun bagi dirinya sendiri sebagai pembuat konten,” kata Firman. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: dampak sosial membuat kontenmembuat konten


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.