CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

Karakter Ideal yang Harus Dimiliki Guru SD Menurut Kemendikbudristek

Nurrani Rusmana
15 November 2022
Karakter Ideal yang Harus Dimiliki Guru SD Menurut Kemendikbudristek

Tangkapan layar - Koordinator Kelompok Kerja Transformasi Pembelajaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nita Isnaeni dalam Bincang Perpusdikbudristek: Profil Guru Sekolah Dasar Masa Depan, Selasa (15/11/2022). (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Ada beberapa karakter ideal yang harus dimiliki oleh guru sekolah dasar (SD). Koordinator Kelompok Kerja Transformasi Pembelajaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nita Isaeni mengungkapkan salah satu karakter yang harus dimiliki guru adalah mandiri.

Dilansir dari ANTARA, Nita mengungkapkan hal itu mengacu pada pesan Ki Hajar Dewantara yang menyatakan bahwa tujuan pendidikan adalah melahirkan insan merdeka. Yakni manusia yang hidupnya tidak bergantung kepada orang lain, bersandar pada kekuatannya sendiri, dan mampu menentukan masa depannya sendiri.

“Untuk mewujudkannya, tentu ini sudah menjadi sebuah prasyarat bahwa sosok guru harus memiliki sikap yang mandiri, mampu menguasai diri, mampu mengatur diri sendiri, agar dapat mewujudkan siswa yang merdeka dan mandiri,” kata Nita dalam Bincang Perpusdikbudristek: Profil Guru Sekolah Dasar Masa Depan yang digelar daring diikuti dari Jakarta, Selasa (15/11/2022).

Baca juga:   Mahasiswa UI Diajak Ciptakan UMKM yang Terdigitalisasi

Guru SD Harus Mampu Menuntun Kekuatan Kodrat Anak-anak

Nita melanjutkan, guru juga harus mampu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya, baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat.

Selain itu, Nita menyebut guru juga harus bisa memberikan dorongan dan arahan kepada anak didiknya, sesuai filosofi Tut Wuri Handayani.

“Tut Wuri dalam pandangan siswa artinya bebas, merdeka, sedangkan dalam sudut pandang guru adalah memberikan kelonggaran, kebebasan, kemerdekaan. Dengan demikian, kita harapan guru memiliki sikap terbuka, toleran, empati, sabar, welas asih,” ujar Nita.

“Sementara Handayani, dari sisi siswa bermakna ketundukan sedangkan dari sisi guru bermakna membimbing. Dengan demikian, sosok guru yang diinginkan adalah memiliki perasaan empati dan sabar agar siswa tetap aman dan bebas dari bahaya baik fisik maupun mental,” katanya.

Baca juga:   Kemedikbud Ristek Sebut Lulusan Perguruan Tinggi Lebih Banyak dari Lapangan Kerja

Nita mengatakan guru juga harus memahami bahwa pendidikan berarti memelihara hidup tumbuh ke arah kemajuan. Sehingga, pendidikan harus disesuaikan dengan tuntutan zaman.

“Pendidikan harus disesuaikan dengan kebutuhan masa depan agar anak didik kita dapat hidup layak pada zamannya. Misalnya di era 4.0 ini, penggunaan kecerdasan buatan atau internet yang masif menjadi ciri utama, ini menunjukkan guru harus memiliki kompetensi yang mumpuni,” jelasnya.

Guru Harus Memiliki Bakat

Selain itu, Nita mengatakan guru juga harus memiliki bakat, minat, panggilan jiwa dan idealisme, serta komitmen dan bertanggung jawab sebagai pembelajar sepanjang hayat, mampu berkolaborasi, dan tidak boleh diskriminatif.

Baca juga:   Kemendikbudristek Lantik 42 Pejabat Administrator dan Fungsional

Ia mengatakan, guru juga harus menguasai empat kompetensi utama secara komprehensif yang meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional, sesuai dengan Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

Dengan karakter-karakter tersebut, Nita mengatakan guru diharapkan mampu menyiapkan generasi emas mengingat Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada tahun 2045.

“Bagaimana menyiapkan SDM-nya agar menjadi bonus untuk dikembangkan menjadi modal pembangunan, bukan menjadi beban. Ini sangat tergantung bagaimana bapak ibu guru menyiapkannya dari sekarang. Pasalnya anak usia SD saat ini, di tahun 2045 akan mencapai usia produktifnya,” kata Nita. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Guru SDkemendikbudristek


Related Posts

126.421 Siswa Dinyatakan lulus SNBP PTN Akademik
HEADLINE

126.421 Siswa Dinyatakan lulus SNBP PTN Akademik

26 Maret 2024
Hari Disabilitas Internasional 2023, Kemendikbudristek Gaungkan Keberagaman dan Inklusivitas
PASPENDIDIKAN

Hari Disabilitas Internasional 2023, Kemendikbudristek Gaungkan Keberagaman dan Inklusivitas

11 Desember 2023
Kemendikbudristek Beri Penghargaan Bunda PAUD Kabupaten Bandung
PASBANDUNG

Kemendikbudristek Beri Penghargaan Bunda PAUD Kabupaten Bandung

9 November 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.