CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Tiga Infrastruktur Pengendali Banjir di Kabupaten Bandung Selesai Dibangun

Nurrani Rusmana
7 Maret 2023
Tiga Infrastruktur Pengendali Banjir di Kabupaten Bandung Selesai Dibangun

Kolam Retensi Andir diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu (5/3/2023). (Foto: Humas Pemprov Jabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Banjir di wilayah Kabupaten Bandung kini mulai berkurang sejak tiga infrastruktur pengendali banjir selesai dibangun dan sudah diresmikan Presiden Joko Widodo, Minggu (5/3/2023).

Sebenarnya tiga infrastruktur pengendali banjir di Kabupaten Bandung sudah beroperasi sejak lama, bahkan sejak 2021 lalu.

Pertama, kolam retensi Andir yang berada dalam wilayah operasi Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum berlokasi di Kecamatan Dayeuhkolot.

Kedua, kolam retensi Cieunteung di Kecamatan Baleendah. Ketiga, sodetan atau floodway Cisangkuy.

Kolam Retensi Andir

Kolam retensi Andir berfungsi sejak pertengahan Desember 2021. Kolam ini seluas 4,85 hektare. Kolam ini didukung lima polder yang dikerjakan bersamaan dengan Kolam Retensi Andir.

Kelima polder, yakni Polder Cipalasari-1 dengan area tangkapan 29,79 hektare dan volume tampungan 1.125 meter kubik.

Polder Cipalasari-2 (area tangkapan 11,79 hektare dan volume 1.125 meter kubik).

Polder Cijambe Barat  78,20 hektare dan volume 1.125 meter kubik).

Polder Cijambe Timur (58,60 hektare dan volume 1.125 meter kubik). Terakhir Polder Cisangkuy (area tangkapan 7,85 hektare dan volume 450 meter kubik).

Baca juga:   Mayat Korban Longsor Ditemukan Petani Saat Mencangkul di Padalarang

Untuk diketahui, Kolam Retensi Andir dan juga lima polder yang dibangun di Kabupaten Bandung tersebut merupakan proyek infrastruktur pengendali banjir di hulu Citarum yang terintegrasi dengan proyek penanganan banjir Bandung selatan lainnya.

Kolam Retensi Cieunteung

Adapun infrastruktur yang telah dibangun di antaranya yaitu Kolam Retensi Cieunteung, Floodway Cisangkuy, polder-polder dan juga Terowongan Nanjung. Tak hanya itu, normalisasi sungai-sungai wilayah hulu Citarum.

Dikutip dari akun instagram resmi BBWS Citarum, manfaat dari beroperasinya Kolam Retensi Andir sudah dirasakan langsung oleh warga Kampung Cigoso RW 07 dan RW 13 di Kelurahan Andir, Baleendah, Kabupaten Bandung.

Jika banjir yang biasanya menggenang setinggi 2,5 meter dan bisa berlangsung selama satu minggu. Sekarang lebih cepat surut, menjadi hanya sekitar 50 cm dan waktu surut 6-8 jam.

Sementara itu kolam retensi Cieunteung selain memiliki fungsi yang sama dengan kolam retensi di Andir, juga bisa digunakan warga untuk wisata atau berolahraga.

Baca juga:   Gas Subsidi Langka, Perajin Tahu di Bandung Terpaksa Beralih ke Kayu Bakar

Warga sekitar bisa memanfaatkan trek joging sepanjang 1.357 meter yang mengelilingi kolam retensi tersebut untuk berlari, senam bahkan memancing ikan di sana.

Kolam retensi Cieunteng terletak di Baleendah, Kabupaten Bandung memiliki luas genangan mencapai 4,75 hektare yang dapat menampung 190.000 meter kubik air buangan Sungai Citarum.

Tujuan pembangunan kolam retensi yang selesai pada 2018 lalu ini untuk mengurangi waktu genangan air pada area 39 hektare, 1.250 rumah, mereduksi banjir seluas 91 hektare, dan memiliki potensi sebagai area wisata.

Floodway Cisangkuy

Sementara itu sodetan atau floodway Cisangkuy berlokasi di Kecamatan Katapang – Pameungpeuk, memanjang di Sungai Ciranjeng dari Sungai Cisangkuy yang dialirkan ke Sungai Citarum.

Dikutip dari https://eppid.pu.go.id/ Sudetan Cisangkuy dapat mengalirkan debit banjir sebesar 215 meter kubik/detik yang semula bermuara ke Dayeuhkolot menjadi bermuara ke Pameungpeuk sehingga mengurangi lama genangan dan luas genangan di daerah Dayeuhkolot, Baleendah, Andir, dan sekitarnya.

Baca juga:   Penanganan Optimal ODHA Putus Mata Rantai HIV/AIDS

Berdasarkan data Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Kementerian PUPR, Floodway Cisangkuy yang merupakan satu sistem dengan normalisasi upstream Citarum, Embung Gedebage, Kolam Retensi Cieunteung, Terowongan Nanjung, dan peningkatan kapasitas Sungai Citarum akan mengurangi luas genangan seluas 700 hektare. Sehingga total luasan genangan banjir semula 3.461 hektare berkurang menjadi 2.761 hektare.

Seremoni peresmian infrastruktur berlangsung di Kolam Retensi Andir, Kecamatan Baleendah, Minggu (5/3/2023).

“Sore hari ini kita akan meresmikan yang namanya kolam retensi untuk mengendalikan banjir,” ucap Presiden.

“Semuanya tahu kalau hujan sudah deras, dulu-dulu, di Bandung dan sekitarnya pasti terjadi banjir,” tambah Presiden.

Dalam peresmian tersebut, Presiden melaporkan biaya pembangunan infrastruktur tersebut. Yakni Floodway Cisangkuy sebesar Rp632 miliar, Kolam Retensi Cieunteung Rp204 miliar, Kolam Retensi Andir Rp142 miliar, dan Flyover Kopo sebesar Rp288 miliar. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: bajirFloodway Cisangkuykolam retensi andirKolam Retensi Cieunteungpengendali banjir di kabupaten bandung


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.