CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

SMP Swasta di Bandung Sepi Peminat Sejak Diberlakukan Sistem Zonasi

Putri
3 Agustus 2023
SMP Swasta di Bandung Sepi Peminat Sejak Diberlakukan Sistem Zonasi

Proses pembelajaran SMP PGRI 2 Cidadap. (Foto: put/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Sejak diberlakukannya sistem zonasi, beberapa SMP swasta di Kota Bandung sepi peminat. Salah satunya adalah SMP PGRI 2 Cidadap, yang meskipun dimiliki kuota 93 siswa untuk satu angkatan namun hanya bisa terisi 37 orang siswa.

“Sekarang hanya ada dua kelas untuk satu angkatan, atau sekitar 17 orang satu kelasnya,” ujar Kepala SMP PGRI 2 Cidadap, Edi Suwanto, kepada wartawan Kamis (3/8/2023).

Untuk Kuota Rawan Meneruskan Pendidikn (RMP), Edi mengatakan, pihaknya mendapatkan kuota sebanyak 63 siswa. Namun hanya terpakai 6. Itupun harus dikurangi dua orang, karena mereka memilih pindah ke sekolah negeri.

Baca juga:   Anggota DPRD Jabar Hilal Hilmawan : Mahasiswa dan Pelajar Harus Tumbuhkan Nilai-Nilai Pancasila

“Saat proses PPDB online, kami menerima 6 orang siswa, dikurangi dua karena pindah sekolah. Namun, lewat jalur offline kuota RMP bia terpenuhi hingga 20 kursi,” tambahnya.

Edi mengatakan, jalur zonasi ini memang kurang menguntungkan bagi SMP swasta di Bandung. Terlebih dengan juknis yang diberlakukan sekarang.

“Untuk itu, saya berharap PPDB dikembalikan menjadi sistem NEM, atau jika ingin terus menggunakan sistem zonasi, maka juknisnya harus diperbaharui. Jadi jika sudah ditetapkan tanggal untuk penutupan PPDB online, jangan ada lagi perpanjangan apalagi menggunakan sistem offline,” paparnya,

Edi juga mengeluhkan penurunan Honorarium Peningkatan Mutu (HPM) bagi guru honorer.   HPM untuk guru yang semula Rp1,5 juta, sekarang menajdi Rp500 ribu. Untuk tenaga TU, yang awalnya Rp1,5 juta, sekarang menjadi Rp400 ribu. Sedangkan untuk tenaga kebersihan yang sebelumnya Rp1,2 juta sekarang jadi Rp300 ribu.

Baca juga:   Lansia Tewas Tertabrak Kereta Feeder di Cimindi, Kota Cimahi

“Itu juga masih belum cair,” terangnya.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Bandung Heri Hermawan mengatakan, kurangnya siswa ke SMP swasta lantaran orang tua masih ‘negeri minded’.

“Seharusnya dari pihak Disdik memberikan sosialisasi, bahwa sekolah di swasta juga sama mendapat bantuan. Sehingga tidak mengeluarkan biaya untuk sekolah,” terangnya.

Baca juga:   Pep Guardiola Bimbang Jelang Lawan Leicester City

Di sisi lain, lanjut Heri, pihak sekolah juga harus memberikan pelayanan memuaskan, dari segi sarana dan prasarana juga dari SDM tenaga pengajar,” tuturnya.

Sehingga, jika orang tua tidak keukeuh ingin menyekolahkan anaknya di negeri, maka tidak harus membangun sekolah negeri baru. Namun bisa memanfaatkan sekolah swasta.

“Kita bisa memaksimalkan sekolah swasta yang sekarang sudah ada. Sehingga tidak harus ke negeri. Karena jika semua orang mendaftar ke negeri, maka dikhawatirkan swasta akan tutup,” tuturnya.

Padahal, menurutnya keberadaan sekolah swasta sangat berguna, sebagai penunjang keberadaan sekolah negeri. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: SMP Swasta di Bandungzonasi


Related Posts

SPMB 2025
HEADLINE

Hari Ini Pendaftaran Zonasi dan KETM PPDB Jabar Dibuka  

3 Juni 2024
Disdik Jabar Sediakan Kuota Khusus bagi Kecamatan yang Belum Miliki Sekolah Negeri
PASJABAR

Disdik Jabar Sediakan Kuota Khusus bagi Kecamatan yang Belum Miliki Sekolah Negeri

9 Mei 2024
Catat Tanggal PPDB SMA/SMK/SLB di Jabar untuk Zonasi dan Prestasi
HEADLINE

Catat Tanggal PPDB SMA/SMK/SLB di Jabar untuk Zonasi dan Prestasi

9 Mei 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.