CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

SMP Swasta di Bandung Sepi Peminat Sejak Diberlakukan Sistem Zonasi

Putri
3 Agustus 2023
SMP Swasta di Bandung Sepi Peminat Sejak Diberlakukan Sistem Zonasi

Proses pembelajaran SMP PGRI 2 Cidadap. (Foto: put/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Sejak diberlakukannya sistem zonasi, beberapa SMP swasta di Kota Bandung sepi peminat. Salah satunya adalah SMP PGRI 2 Cidadap, yang meskipun dimiliki kuota 93 siswa untuk satu angkatan namun hanya bisa terisi 37 orang siswa.

“Sekarang hanya ada dua kelas untuk satu angkatan, atau sekitar 17 orang satu kelasnya,” ujar Kepala SMP PGRI 2 Cidadap, Edi Suwanto, kepada wartawan Kamis (3/8/2023).

Untuk Kuota Rawan Meneruskan Pendidikn (RMP), Edi mengatakan, pihaknya mendapatkan kuota sebanyak 63 siswa. Namun hanya terpakai 6. Itupun harus dikurangi dua orang, karena mereka memilih pindah ke sekolah negeri.

Baca juga:   Promosi Doktor Ilmu Sosial Didin Wardhana Kaji Formulasi Strategi Retribusi Pelayanan Pasar

“Saat proses PPDB online, kami menerima 6 orang siswa, dikurangi dua karena pindah sekolah. Namun, lewat jalur offline kuota RMP bia terpenuhi hingga 20 kursi,” tambahnya.

Edi mengatakan, jalur zonasi ini memang kurang menguntungkan bagi SMP swasta di Bandung. Terlebih dengan juknis yang diberlakukan sekarang.

“Untuk itu, saya berharap PPDB dikembalikan menjadi sistem NEM, atau jika ingin terus menggunakan sistem zonasi, maka juknisnya harus diperbaharui. Jadi jika sudah ditetapkan tanggal untuk penutupan PPDB online, jangan ada lagi perpanjangan apalagi menggunakan sistem offline,” paparnya,

Edi juga mengeluhkan penurunan Honorarium Peningkatan Mutu (HPM) bagi guru honorer.   HPM untuk guru yang semula Rp1,5 juta, sekarang menajdi Rp500 ribu. Untuk tenaga TU, yang awalnya Rp1,5 juta, sekarang menjadi Rp400 ribu. Sedangkan untuk tenaga kebersihan yang sebelumnya Rp1,2 juta sekarang jadi Rp300 ribu.

Baca juga:   Almarhum Wali Kota Bandung Oded M Danial Bakal di Makamkan di Tasikmalaya

“Itu juga masih belum cair,” terangnya.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Bandung Heri Hermawan mengatakan, kurangnya siswa ke SMP swasta lantaran orang tua masih ‘negeri minded’.

“Seharusnya dari pihak Disdik memberikan sosialisasi, bahwa sekolah di swasta juga sama mendapat bantuan. Sehingga tidak mengeluarkan biaya untuk sekolah,” terangnya.

Baca juga:   Disdik Jabar Sediakan Kuota Khusus bagi Kecamatan yang Belum Miliki Sekolah Negeri

Di sisi lain, lanjut Heri, pihak sekolah juga harus memberikan pelayanan memuaskan, dari segi sarana dan prasarana juga dari SDM tenaga pengajar,” tuturnya.

Sehingga, jika orang tua tidak keukeuh ingin menyekolahkan anaknya di negeri, maka tidak harus membangun sekolah negeri baru. Namun bisa memanfaatkan sekolah swasta.

“Kita bisa memaksimalkan sekolah swasta yang sekarang sudah ada. Sehingga tidak harus ke negeri. Karena jika semua orang mendaftar ke negeri, maka dikhawatirkan swasta akan tutup,” tuturnya.

Padahal, menurutnya keberadaan sekolah swasta sangat berguna, sebagai penunjang keberadaan sekolah negeri. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: SMP Swasta di Bandungzonasi


Related Posts

SPMB 2025
HEADLINE

Hari Ini Pendaftaran Zonasi dan KETM PPDB Jabar Dibuka  

3 Juni 2024
Disdik Jabar Sediakan Kuota Khusus bagi Kecamatan yang Belum Miliki Sekolah Negeri
PASJABAR

Disdik Jabar Sediakan Kuota Khusus bagi Kecamatan yang Belum Miliki Sekolah Negeri

9 Mei 2024
Catat Tanggal PPDB SMA/SMK/SLB di Jabar untuk Zonasi dan Prestasi
HEADLINE

Catat Tanggal PPDB SMA/SMK/SLB di Jabar untuk Zonasi dan Prestasi

9 Mei 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.