CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASOLAHRAGA

Karir Andrea Iannone Hancur Akibat Doping

pri
6 Oktober 2023
Karir Andrea Iannone Hancur Akibat Doping

Andrea Iannone tersandung kasus doping hingga membuat kariernya hancur di MotoGP. (Foto: Instagram/andreaiannone)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Andrea Iannone pembalap mentereng MotoGP yang kariernya hancur karena doping akan dibahas pada artikel ini. Andrea Iannone dulunya adalah salah satu pembalap yang sempat ditakuti oleh para rider lainn karena memiliki teknik berkendara yang ciamik dalam lintasan balap.

Namun di balik itu, tahukah kalian bila saat ini pembalap asal Italia tersebut mesti merasakan pil pahit karena karirnya di dunia balap perlahan hancur karena ulahnya sendiri. Lantas apa pemicu utama kehancuran kariernya?.

Kisah Miris Andrea Iannone

Nama Andrea Iannone memang sudah tidak asing lagi dalam dunia MotoGP. Namanya kian mentereng dan paling ditakuti oleh rider lain karena gaya berkendara yang berani dan lincah. Karena itu tidak heran bila dirinya mendapatkan julukan sebagai ‘The Maniac’ dalam dunia balap MotoGP.

Baca juga:   Hadapi Liga 1 2022/2023, Ini Kata Pelatih Persib

Tidak hanya itu saja, di Indonesia sendiri nama Andrea Iannone kian sangat terkenal dan dicintai para penggemarnya karena pernah mengenakan helm kenamaan Indonesia KYT pada 2014-2015 silam.

Namun sayangnya di puncak kesuksesan karier di 2019, Andrea Iannone mendadak tersandung permasalahan karena terbukti menggunakan doping sebelum balapan. Tentu saja akibat obat-obatan terlarang yang dikonsumsinya membuat Andrea Iannone mesti berurusan dengan pihak Dorna dan FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme).

Baca juga:   Konflik Jorge Martin – Aprilia Ancam Proyek Besar MotoGP 2025

Dalam dunia balap MotoGP, penggunaan dopping atau obat-obatan penambah tenaga dianggap sebagai bentuk pelanggaran kecurangan yang bersifat fatal. Hal itu tentu saja berefek pada karier Andrea Iannone karena mendapat hukuman tidak boleh balapan selama 18 bulan.

Karier Hancur Karena Hukuman Bertambah 4 Tahun

Dari hukuman 18 bulan yang sudah ditetapkan rupanya membuat Andrea Iannone tidak puas dengan hasilnya. Tentu saja pembalap 34 tahun ini kian berusaha keras sebagaimana mestinya untuk meringan beban hukuman yang ditanggunggnya.

Baca juga:   Begini Kondisi Tebaru Marc Marquez, Sebut Kecelakaan Mandalika Terbesar

Lantas pembalap kelahiran 1989 ini lalu menggandeng pihak peradilan abritasi motorsports sebagai kuasa hukumnya. Bukan hasil baik yang didapatkan, malah hukuman pembalap bernomor 29 ini justru ditambah menjadi 4 tahun. Sikap blunder yang dilakukan oleh Andrea Iannone lantas menambah kehancuran dalam kariernya.

Untuk saat ini belum ada kejelasan terkait nasib pembalap Andrea Iannone dalam dunia balap. Namun rasa penyelasan kian amat dirasakan olehnya karena ulahnya sendiri.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: Andrea IannonedopingMotoGP


Related Posts

Foto: IMAGN IMAGES via Reuters Connect/Jerome Miron
HEADLINE

Hasil MotoGP Amerika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Pecahkan Rekor Legendaris Jorge Lorenzo!

30 Maret 2026
Foto: AFP/MOHD RASFAN
HEADLINE

The King of COTA Kembali: Marc Marquez Tercepat di Sesi Practice MotoGP Amerika 2026

28 Maret 2026
Foto: AFP/VINCENT JANNINK
HEADLINE

Jadwal MotoGP Amerika 2026: Veda Ega Pratama dan Mario Aji Siap Beraksi di COTA!

26 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

SJR jurnal dosen
HEADLINE

SJR: Sekadar Jaga Reputasi

16 April 2026

# SJR jurnal dosen Firdaus Arifin Oleh: Firdaus Arifin Di ruang-ruang dosen, di...

UTBK SNBT 2026

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026
stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026

Highlights

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.