BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Program Sarjana Teknologi Pangan dan Magister Teknologi Pangan Universitas Pasundan (Unpas) akan mengadakan seminar nasional dan pameran dalam rangka Hari Pangan Sedunia 2023 pukul 07.30-18.30 WIB di Kampus Pascasarjana Unpas, Jl. Sumatera No.41, Kota Bandung.
Seminar nasional Hari Pangan Sedunia ini mengusung tema “Indigenous Knowledge untuk Pengembangan Kearifan Pangan Lokal”. Dalam seminar ini peserta mendapatkan konsultasi produk untuk UMKM secara gratis, bazzar produk pangan dan pameran poster penelitian.
Peserta seminar dibuka untuk umum. Mahasiswa Program Sarjana dan Magister Teknik Pangan wajib mengikuti seminar ini. Unpas menargetkan yang daftar dalam seminar ini sebanyak 300 orang, tetapi yang sudah mendaftar sudah seribu lebih peserta.
Rektor Unpas Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si., M.Kom., IPU, Direktur Pascasarjana Unpas Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si dan Ketua Prodi Magister Teknologi Pangan Unpas Prof. Dr. Ir. Tien R. Muchtadi, M.Sc akan memberikan sambutan dalam seminar ini.
Seminar Hari Pangan Sedunia ini menghadirkan narasumber dari Direktur Dewan Eksekutif BAN PT Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc, Ketua Umum GAPMMI Ir. Adhi S. Lukman dan Ketua Aliksa Organik SRI Consultant Ir. Alik Sutaryat, M.P. dengan moderator dari Dekan Fakultas Teknik Unpas Prof. Dr. Ir. Yusman Taufik, M.P
Ketua Prodi Magister Teknologi Pangan Unpas Prof. Dr. Ir. Tien R. Muchtadi mengatakan bahwa Hari Pangan Sedunia diperingati setiap tanggal 16 Oktober. Namun pihaknya baru bisa menggelarnya pada Senin (23/10/2023).
“Kita sangat peduli dan ingin berkontribusi dalam Teknologi pangan. Kami mengadakan seminar nasional ini untuk pertama kalinya. Untuk tema saya mengacu visi dan misi dari Unpas yaitu keislaman dan kesundaan,” kata Prof. Tien.
Prof Tien menyampaikan alasannya untuk mewajibkan mahasiswa mengikuti seminar ini yaitu agar mahasiswa bisa lebih mengembangkan produk pangan lebih dalam lagi. “Ini yang menjadi sasaran utama,” ucapnya.
Indonesia Harus Kembangkan Pangan Lokal
Guru Besar Bidang Analisis dan Keamanan Pangan Unpas Prof. Dr. Ir. Wisnu Cahyadi, M.Si menuturkan adanya el Nino, perang dan kemarau yang berkepanjangan ini sangat mempengaruhi masalah pangan.
“Indonesia harus mengembangkan pangan lokal, karena negara lain sudah tidak ekspor pangan karena mereka juga sudah kekurangan pangan juga,” kata Prof Wisnu.
Dekan Fakultas Teknik Unpas Prof. Dr. Ir. Yusman Taufik, M.P yang sekaligus Guru Besar Ilmu Teknologi Pangan ini juga berharap dengan adanya seminar ini generasi muda atau para mahasiswa bisa memahami tentang aspek pangan lokal.
“Pangan lokal semakin hari semakin hilang, peranan Unpas akan diperlihatkan dalam seminar ini. Sehingga generasi muda atau mahasiswa diwajibkan hadir. Mudah-mudahan mahasiswa juga bisa mengembangkan pangan lokal yang bisa mendunia,” pungkasnya.
Pameran Produk Hari Pangan Sedunia 2023 di Pascasarjana Unpas
- Syarief: Powder mix
- Upe: Cokelat (Showcase 180 watt)
- Aliks: Makanan organik
- Neneng: Yoghurt dan makaroni schotel
- Andris: Nasi liwet instan
- Astri: Minuman cokelat
- Farid: Choco taco ice cream (freezer 150 W)
- Ira Endah: Bawang goreng
- Rostanti: Bandeng Presto
- Yesy Inayah: Yesy Potato Chips (4 varian chees sweetcorn empal gentong rendang)
- Adi: Kopi
- Indah: Sambal kemasan
- Ibu Sri: Paru daun singkong
- Hilal, Nadhif: Dapurpapa (risoles mayo, takoyaki, milktea, strawberry tea)
- Zahra: Sweetycurious
- Raissa: Sashi.dish (susu keju jelly)
- Aura: Japanese Wonogiri ( onigiri )
- Kamiliya, Nazwa: Kawa
- Nazmi: Princheese Elsa (cheesecake,brownies,yogurt)
- Mail, Arief: Kopi 99
- Zahra Aulia: Bite.it.here (mochi bites, dessert sago)
- Pinkan: Olen’s food (tiramisu, gyoza, kimbab)
- Zahra Aulia: Estehsolo.bdg (alat: termos air listrik)
- Mie kocok
- Pempek, lumpia & tekwan. (ran)










