CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Guru Besar FISIP Unpad Prof. Suryanto

Putri
25 Oktober 2023
Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Guru Besar FISIP Unpad Prof. Suryanto

Prof. Dr. Suryanto, S.E., MSi. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Sebanyak sembilan guru besar baru Universitas Padjadjaran menjalani Upacara Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Jabatan Guru Besar yang digelar di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, Selasa (24/10/2023) dan Rabu (25/10/2023).

Upacara pengukuhan yang dibuka Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti dan dipimpin Ketua Dewan Profesor Unpad Prof. Arief Anshory Yusuf tersebut digelar dalam empat sesi.

Hari pertama upacara terdiri dari dua sesi kegiatan. Di hari pertama, upacara pengukuhan dijalani oleh empat guru besar asal Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Sesi pertama, guru besar yang dikukuhkan, yaitu Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, M.T., M.Han., dan Prof. Dr. Mohammad Benny Alexandri, M.M. Sesi kedua, guru besar yang dikukuhkan, yaitu Prof. Dr. Suryanto, M.Si., dan Prof. Dr. Ria Arifianti, M.Si.

Era Industri Financial di Indonesia: Peluang dan Tantangan

Kegiatan Upacara Pengukuhan dan Orasi Ilmiah sesi kedua diawali dengan orasi Ilmiah yang disampaikan oleh Prof. Dr.  Suryanto, S.E., MSi. dengan judul “Era Industri Financial di Indonesia: Peluang dan Tantangan”.

Dalam orasi ilmiah nya Prof. Suryanto mengatakan Era industri financial technology (fintech) muncul sebagai akibat dari terjadi disrupsi teknologi di industri keuangan.

Industri fintech merupakan industri baru yang menerapkan teknologi untuk menghasilkan kemajuan dalam layanan di bidang keuangan. Fintech pada dasarnya adalah sebuah lini bisnis yang berbasis pada penggunaan software atau aplikasi dalam menyediakan jasa finansial (Varga, 2017). Fintech hadir sebagai salah satu katalis dalam meningkatkan inklusi finansial yang memadukan teknologi dengan sistem keuangan (Gomber et al., 2017).

Baca juga:   Job Fair SMKN 15 Bandung Tampung Tenaga Kerja Lulusan SMK

Fintech bertujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses produk-produk keuangan, mempermudah transaksi dan juga meningkatkan literasi keuangan.

Melalui produk-produk keuangan berbasis inovasi dan teknologi yang ditawarkannya, industri ini memiliki kemampuan untuk mendorong inklusi keuangan secara lebih baik di masa yang akan datang (Senyo & Osabutey, 2020).

Kehadiran fintech merupakan jawaban bagi masyarakat yang belum tersentuh dengan layanan jasa perbankan sehingga setiap kalangan mendatangkan kemudahan bagi setiap masyarakat untuk mendapatkan layanan jasa keuangan yang praktis, aman dan cepat.

Fintech di Indonesia Meningkat

Industri fintech di Indonesia terus mengalami peningkatan (Eka, 2018). Peningkatan investasi di sektor fintech menjadi salah satu indikator meningkatnya popularitas industri sektor ini (Meola, 2016). Popularitas layanan fintech juga dapat kita jumpai dalam kegiatan sehari-hari, terutama ketika menggunakan smartphone.

Masyarakat sudah tidak asing lagi dengan sistem pembayaran menggunakan Gopay, OVO, shopee Pay,DANA, dan lain-lain. Selain karena LinkAja, DANA, kemudahan dalam bertransaksi, juga adanya promo yang diberikan oleh masing-masing platform tersebut.

Baca juga:   Guru Besar Fakultas Hukum Unpad Raih Anugerah Kekayaan Intelektual Tahun 2022

Walapun mengalami pertumbuhan, industri fintech Indonesia masih tertinggal dari negara Hong Kong, China, dan India. Hasil survey yang dilakukan oleh perusahaan konsultan manajemen bisnis McKinsey & Company bahwa pengguna model layanan jasa fintech di Indonesia baru mencapai 5%. Berbeda dengan negara- negara lain seperti India, Hongkong dan China masing- masing penetrasinya sudah mencapai 39%, 57%, dan 67%. Meskipun penetrasi fintech di Indonesia relative kecil, namun potensinya sangat besar.

Hal ini didasarkan pada pertumbuhan digitalisasi di Indonesia yang lebih cepat dibandingkan dengan negara China dan Brazil (Barquin et al., 2019).

Industri fintech merupakan catalyst bagi perusahaan start-up untuk dapat berkembang menjadi lebih baik (Fenwick et al., 2017; Suryanto et al., 2020). Masyarakat dapat memilih jenis layanan yang diberikan perusahaan fintech sesuai dengan kebutuhan keuangan masing-masing.

Adanya beberapa opsi layanan yang diberikan oleh industri fintech memacu perusahaan fintech untuk bersaing memberikan layanan terbaik (Sari & Utomo, 2019).

Profil Prof. Suryanto

Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Guru Besar FISIP Unpad Prof. Suryanto
(Foto: Istimewa)

Prof. Dr. Suryanto, S.E., M.Si., adalah Professor of Business Administration di Universitas Padjadjaran (Unpad) tempatnya mengajar sejak tahun 1999. Ia menerima gelar doktor dari Universitas Padjadjaran, dan penelitian yang ia lakukan fokus pada isu-isu yang berkaitan dengan keuangan, perbankan, perpajakan, dan kewirausahaan. Dalam keilmuannya Prof. Dr. Suryanto, S.E., M. Si., telah menerbitkan beberapa artikel dan buku yang berkaitan dengan keuangan, perpajakan dan kewirausahaan.

Baca juga:   1.429.582 Anak Usia 6 -11 Tahun di Jabar Jadi Target Sasaran Vaksinasi COVID-19

Prof. Dr. Suryanto, S.E ., M.Si., pria kelahiran Ciamis, 15 Juli 1970 ini adalah guru besar bidang Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad) dengan mengawali karier di dunia pendidikan dan sebagai dosen pada tahun 1999 dengan mengajar di Universitas Padjadjaran yang dimana pada saat ini mengabdikan dirinya sebagai guru besar Administrasi Bisnis.

Karir Prof Suryanto

Dalam petikan wawancaranya, Prof Suryanto yang merupakan alumni dari SMP Negeri Pamarican dan SMA Negeri Banjar sebelumnya pernah bekerja di perusahaan swasta di bidang keuangan selama 2 tahun.

Ia menuturkan, perjalanan karier dari dosen hingga kini menjadi guru besar tidaklah mudah, karena harus berjuang selama 20 tahun dari Tenaga pengajar hingga guru besar seperti sekarang ini.

“Perlu ketekunan dan juga pengembangan diri dalam dunia yang kita geluti. Untuk mencapai guru besar sangatlah tidak mudah karena harus mempunyai KUM di atas 850 dan menulis di Jurnal Internasional bereputasi,” Kata Prof. Suryanto pada petikan wawancara dengan jurnalis.

Upacara Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Jabatan Guru Besar Universitas Padjadjaran ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk perkembangan di seluruh bidang keilmuan terutama bidang Ilmu Administrasi Bisnis. (*/put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: FISIP Unpadguru besar unpadProf Suryanto


Related Posts

kasus dosen unpad
HEADLINE

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

16 April 2026
Guru Besar FK Unpad Kritik Menkes Lewat Maklumat Padjadjaran
HEADLINE

Guru Besar FK Unpad Kritik Menkes Lewat Maklumat Padjadjaran

19 Mei 2025
penemu titimangsa hari jadi kota bandung
HEADLINE

Penemu Titimangsa Hari Jadi Kota Bandung Tutup Usia

30 Agustus 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.