CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

Bupati Bandung Resmikan SMP Negeri 4 Baleendah

Fal Ulul Ilmi
13 Februari 2024
Bupati Bandung Resmikan SMP Negeri 4 Baleendah

Bupati Bandung Dadang Supriatna meresmikan gedung unit sekolah baru (USB) SMP Negeri 4 Baleendah di Desa Bojongmalaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung pada Senin (12/2/2024). (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Bupati Bandung Dadang Supriatna meresmikan gedung unit sekolah baru (USB) SMP Negeri 4 Baleendah di Desa Bojongmalaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung pada Senin (12/2/2024).

Peresmian SMPN 4 Baleendah itu guna merealisasikan program Bupati Bandung dalam upaya mendirikan 28 USB SMP. Namun saat ini baru 19 SMP dan sisanya secara bertahap akan dilanjutkan melalui program prioritas.

Sebanyak 418 siswa/siswi SMP Negeri 4 Baleendah itu sudah melaksanakan kegiataan belajar mengajar di sekolah tersebut. Ratusan siswa/i itu terbagi dalam 12 rombongan belajar dan melibatkan 20 guru, di antaranya 5 guru PNS.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan pembangunan SMPN 4 Baleendah ini untuk mengimbangi jumlah penduduk Kabupaten Bandung mencapai 3,7 juta jiwa.

“Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) harapan lama sekolah masyarakat Kabupaten Bandung 12,7 tahun, itu sebelum saya dilantik jadi Bupati Bandung. Tidak berbanding lurus dengan rata-rata lama sekolah, waktu saya kampanye saat itu di angka 8,8 tahun. Saat ini rata-rata lama sekolah sudah meningkat 9,10 tahun dan terus kita kejar dengan program PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) dan sebagainya,” kata Bupati Bandung dalam sambutannya.

Baca juga:   Angga Gustiana Yusman Raih Gelar Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas, Bahas Strategi Collaborative Governance untuk Peningkatan Pendapatan Daerah

Begitu dirinya dilantik jadi Bupati Bandung, katanya, langsung melaksanakan mapping untuk mengetahui berapa kebutuhan prasarana sarana pendidikan.

“Maka kita bedah, eksisting di masing-masing wilayah. Ternyata setelah dihitung kebutuhan untuk SLTP itu totalnya sekitar 50 unit sekolah baru,” katanya.

Berencana Buat 28 SMP

Maka, imbuhnya, pihaknya mengambil keputusan pemerintah daerah harus hadir untuk merencanakan membuat 28 unit sekolah baru SMP.

“Kita ngasih kesempatan kepada swasta, baik itu yayasan dan sebagainya. Dibagi dua, yaitu 22 unit sekolah baru untuk swasta,” jelas Dadang Supriatna.

Sementara untuk kebutuhan SMA, katanya, sebenarnya kurang lebih 50 unit sekolah baru SMA untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

“Itu dihitung dari eksisting masing-masing lulusan siswa, sesuai dengan tingkatannya,” kata Bupati Bedas ini.

Setelah dihitung ternyata benar, lanjut Bupati Bandung, bahwa ada sebagian  lulusan SMP tidak bisa melanjutkan ke SMA karena gara-gara zonasi.

“Akibat tidak sekolah terjadilah pernikahan dini, seperti yang terjadilah di Pangalengan dan Kertasari,” tuturnya.

Baca juga:   Dukungan Alumni dan Semangat Kebersamaan di UNPAD Endowment Fundraising 2024

Usulkan 22 SMA

Untuk itu, kata dia, pemerintah daerah harus hadir dan pihaknya sudah mengusulkan ke pemerintah provinsi Jawa Barat karena SMA kewenangan provinsi.

“Kita sudah usulkan 22 unit sekolah baru SMA, dan tahun ini insya Allah akan dibangun 2 unit sekolah baru SMA di Rancaekek dan Kutawaringin,” katanya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna menyebutkan di Baleendah juga masih membutuhkan SMP dan SMA.

“Di Baleendah ada bekas Kantor Kelurahan Andir, silahkan kalau mau digunakan untuk tambahan SMP dan SMA baru lagi. Tinggal dilakukan pengkajian oleh Dinas Pendidikan,” katanya.

Kang DS mendorong Baleendah untuk ada penambahan unit sekolah baru karena jumlah penduduknya capai 230 ribu jiwa.

“Untuk itu, peresmian gedung USB SMPN 4 Baleendah sesuai dengan rencana aksi kita mendirikan 28 unit sekolah baru SMP. Tetapi baru bisa menyelesaikan 19 unit sekolah baru SMP. Tinggal 9 unit sekolah baru SMP lagi, insya Allah bisa tercapai,” ujarnya.

Kang DS menyebutkan untuk mencerdaskan anak bangsa butuh prasarana sarana pendidikan. Ia pun mengungkapkan bahwa Pemkab Bandung sudah menggulirkan program tiga muatan lokal di lingkungan sekolah. Pertama pendidikan Pancasila dan memahami UUD 1945. Kedua pendidikan bahasa Sunda, dan ketiga mengaji dan menghafal Alquran.

Baca juga:   Sambut Ulang Tahun ke 100 ITB – PLN Langsungkan Fun Run 5K 2019

“Untuk itu, saya hadirkan guru ngaji ke sekolah. Saya ingin anak-anak sekolah TK, SD, dan SMP ini betul-betul bisa membaca Alquran. Karena dengan membaca Alquran paham tafsir dan lain sebagainya, insya Allah pedoman untuk umat muslim yaitu Alquran akan selaras dengan kehidupan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Agus Firman Zaini mengatakan kegiataan belajar mengajar di SMPN 4 Baleendah sudah ada 12 rombongan belajar, 20 guru dan di antaranya 5 guru PNS.

“6 ruang kelas sudah ada. Insya Allah ditambah 2 ruang kelas baru. Jumlah muridnya 418 orang,” kata Agus.

Ia mengatakan pembangunan SMPN 4 Baleendah itu pada lahan seluas 6.000 meter persegi.

“Sekolah ini masih rintisan. Insya Allah akan ditingkatkan prasarana sarana pendidikannya. Dengan harapan sekolah ini sejajar dengan sekolah negeri lainnya yang sudah lama berdiri,” harap Agus. (fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: SMP Negeri 4 Baleendah


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

SJR jurnal dosen
HEADLINE

SJR: Sekadar Jaga Reputasi

16 April 2026

# SJR jurnal dosen Firdaus Arifin Oleh: Firdaus Arifin Di ruang-ruang dosen, di...

UTBK SNBT 2026

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026
stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026

Highlights

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.