CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Rembug Bedas Bupati Bandung Bahas Permasalahan Hingga Program yang Dijalankan

Fal Ulul Ilmi
14 Maret 2024
Rembug Bedas Bupati Bandung Bahas Permasalahan Hingga Program yang Dijalankan

Bupati Bandung Dadang Supriatna melaksanakan kegiatan Rembug Bedas ke-90 dan ke-91 di Aula Desa Ciluncat Kecamatan Cangkuang dan Desa Jatisari Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Rabu (13/3/2024). (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Bupati Bandung Dadang Supriatna melaksanakan kegiatan Rembug Bedas ke-90 dan ke-91 di Aula Desa Ciluncat Kecamatan Cangkuang dan Desa Jatisari Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Rabu (13/3/2024).

Pelaksanaan Rembug Bedas kali ini merupakan kegiatan Rembug Bedas pertama di bulan Ramadhan tahun ini. Kegiatan Rembug Bedas ini sengaja dilaksanakan menjelang sore hari sekaligus menjadi ajang ngabuburit Bupati Bandung beserta rombongan.

Rembug Bedas merupakan ajang silaturahmi antara Bupati Bandung dengan masyarakat untuk berdialog tentang kebijakan, program, permasalahan, sekaligus dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.

Masyarakat tampak antusias menyambut kehadiran Bupati Dadang Supriatna yang didampingi Bunda Bedas Emma Dety Dadang Supriatna dan para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bandung.

Saking antusiasnya warga yang ingin bertemu dengan Bupati Dadang Supriatna, arus lalu lintas Jalan Ciluncat sempat mengalami macet total akibat kerumunan warga yang ingin menyambut Bupati. Kendaran nyaris tak bergerak selama beberapa menit.

Berbagai lapisan masyarakat mulai dari Ketua RT, Ketua RW, PKK, Posyandu, LPMD, Perangkat Desa, BPD, tokoh masyarakat, guru ngaji, tokoh pemuda, ormas maupun organisasi kepemudaan turut menyambut kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu.

Kepala Desa Ciluncat, H Dadan Dahyana mengatakan ia dan warga Desa Ciluncat sangat gembira dengan kehadiran Bupati Dadang Supriatna di desa mereka. Sejak lama, kata dia, warga menantikan kehadiran Bupati Bandung di Desa Ciluncat untuk menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung.

Baca juga:   Program 100 Hari Kerja Pemkab Bandung Raih Apresiasi Nasional

“Terima kasih Pak Bupati sudah hadir di Desa Ciluncat. Kami sangat berterima kasih atas berbagai programnya yang luar biasa dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami,” ujar Dadan seraya disambut tepuk tangan ratusan warga yang hadir.

Manfaat Program Pemkab Bandung Dirasakan Masyarakat

Dadan menyebut berbagai program seperti program pemberian insentif guru ngaji, RT/RW, linmas, kartu tani, hingga program pinjaman tanpa bunga dan tanpa agunan, betul-betul sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya membandingkan dari Bupati ke Bupati, baru Pak Dadang Supriatna yang perhatiannya sangat terasa oleh masyarakat. Kami mendoakan Pak Bupati agar kembali mendapat amanah masyarakat di 2024,” ujar Dadan yang juga mantan birokrat ini.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah warga pun menyampaikan ungkapan terima kasih dan harapan-harapannya kepada Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna. Ada pula yang mengeluhkan soal minimnya fasilitas sekolah, yang langsung direspon Bupati dengan memberikan bantuan CSR.

“Program-program Pak Bupati sangat terasa manfaatnya oleh kami. Karaos pisan. Kami berharap program-program yang berpihak kepada masyarakat ini dilanjutkan. Semoga Pak Bupati terpilih kembali di Pilkada 2024,” ujar tokoh masyarakat Ciluncat, Ustadz Aye.

Sementara itu, di Desa Jatisari Kutawaringin, seorang warga bernama Hamdan turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Rembug Bedas tersebut.

“Pelaksanaan Rembug Bedas ini sangat luar biasa, karena para pejabat turun langsung ke lapangan untuk mensosialisasikan program-program Pak Bupati Bandung. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat umum,” katanya.

Baca juga:   Dadang Supriatna-Ali Syakieb Resmi Dilantik sebagai Bupati-Wabup Bandung

Guru Ngaji di Kertasari Belum Dapat Program Insentif

Pada kesempatan itu, Hamdan turut bertanya kepada Bupati Bandung terkait program insentif guru ngaji, karena masih ada guru ngaji di Desa Jatisari yang belum mendapatkan program tersebut. Ia mempertanyakan regulasi dan persyaratan yang mendapatkan program insentif guru ngaji.

Rudi, warga Desa Jatisari lainnya, mengungkapkan bahwa program unggulan atau program prioritas Bupati Bandung, khususnya program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan, karena masih ada warga yang belum tahu.

Agus Hendrayana, Ketua RW di Desa Jatisari, menginformasikan kondisi jalan rusak di Desa Jatisari.

“Saya minta kepada pemerintah untuk mendahulukan perbaikan jalan desa di Desa Jatisari,” katanya.

Bupati Bandung Dadang Supriatna langsung merespon apa yang menjadi pertanyaan dan harapan masyarakat tersebut. Di antaranya berkaitan dengan harapkan masyarakat untuk perbaikan jalan di Desa Jatisari. Di Desa Jatisari sepanjang 4 km masih rusak, dan diharapkan bisa diperbaiki secara bertahap.

“Kumaha caranya, jalan harus diperbaiki. Minimal bisa diperbaiki secara bertahap sepanjang 1 sampai 2,5 km dulu,” katanya.

Terkait dengan pertanyaan warga tentang insentif guru ngaji, Bupati Bandung mengatakan bahwa Pemkab Bandung sudah menyiapkan kuota untuk 17.000 guru ngaji dengan anggaran Rp 109 miliar.

“Kriteria guru ngaji ini, yaitu memiliki kemampuan dan tidak terikat pendidikan formal. Mendapatkan insentif Rp 350.000/bulan, dan kartu BPJS Kesehatan untuk empat orang anggota keluarga. Disaat guru ngaji meninggal dunia, keluarganya mendapatkan santunan sebesar Rp 42 juta. Itu manfaatnya BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Baca juga:   Liga 1 Dilanjutkan lagi, Begini Respons Persib Bandung

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, mengungkapkan Pemkab Bandung sudah menerima 305 penghargaan selama 2 tahun 10 bulan dirinya menjadi Bupati Bandung.

Program Pinjaman Dana Bergulir Tanpa Bungan dan Jaminan

Kang DS pun turut menjelaskan tentang pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. Sebagaimana yang diungkapkan warga. Tujuannya, untuk memberantas bank emok.

“Bank emok ini merusak karakter masyarakat karena bunganya 28 persen per bulan. Kalau ini dibiarkan bahaya bagi masyarakat,” katanya.

Kang DS mengatakan, program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan itu, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kang DS mengatakan, bahwa Pemkab Bandung memprogramkan 88.000 petani di Kabupaten Bandung untuk mendapatkan hibah. Sebelumnya, Pemkab Bandung sudah mengelontorkan anggaran hibah Rp 25 miliar untuk 50.000 petani. Sisanya 33.000 petani lagi akan mendapatkan program hibah secara bertahap.

“Diharapkan kedepannya bisa dianggarkan lagi sebesar Rp 40 miliar untuk pemberian hibah kepada 88.000 petani di Kabupaten Bandung,” katanya.

“Kami atas nama pemerintah Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bandung,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jatisari H. Dayat Hidayat mengucapkan selamat datang kepada Bupati Bandung dan rombongan. Ia pun mengapresiasi Desa Jatisari mendapatkan kesempatan melaksanakan Rembug Bedas. (fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: bupati bandungProgram Pemkab BandungRembug bedas


Related Posts

Bupati Bandung
PASBANDUNG

Bupati Bandung Tegaskan Program Besti Akan Digulirkan Setiap Tahun

9 Februari 2026
Bupati Bandung
PASBANDUNG

Bupati Bandung Intruksikan Evaluasi Program OPD, Prioritaskan Belanja Visi Misi

27 Januari 2026
Penderita tumor rahim
HEADLINE

Bupati Bandung Gerak Cepat Bantu Warga Penderita Tumor Rahim 12 Cm

28 September 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.