CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASJABAR

Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan Potensial Menang Fenomenal

Uby
9 November 2024
Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan Potensial Menang Fenomenal

Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan sangat potensial menang fenomenal pada pemilihan gubernur Jawa Barat 27 November mendatang. (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pasangan calon nomor 4, Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan berpotensi menang fenomenal pada pemilihan gubernur Jawa Barat 27 November mendatang.

Elektabilitas paslon yang didukung parpol terbanyak itu sudah mengungguli jauh 3 paslon lain dengan 74.6%.

Demikian temuan survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network Denny JA yang disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah kepada pers, di Bandung, Jumat (8/11/2024).

Survei dilakukan dari tanggal 31 Oktober – 4 November 2024. Menggunakan metodologi standar, Multistage Random Sampling melalui wawancara tatap muka kepada 800 responden dengan margin of error plus minus 3,5%.

Keunggulan Dedi -Erwan tidak mengagetkan

Menurut Toto, keunggulan Dedi -Erwan tersebut sebenarnya tidak terlalu mengagetkan.

Karena data yang sama juga muncul saat turun survei untuk Pilbub dan Pilwalkot di sejumlah wilayah di Jabar, dimana pertanyaan soal paslon gubernur Jabar disisipkan.

Hasilnya, Dedi Mulyadi selalu unggul di rata-rata 70%.

Bahkan, kata Toto, ada juga yang tembus di angka 80% di Purwakarta dan 90% di Subang. Yang dibawah 70%, hanya terjadi di Kota Bekasi (62%) dan Kabuapten Ciamis (67%).

Baca juga:   Dedi Mulyadi Wajibkan Kepala Daerah Jabar Ikut Retret

Tapi, jika dibanding dengan tiga paslon lain, tetap saja Dedi -Erwan unggul jauh.

“Kami dari LSI Denny JA, pernah turun juga untuk survei Pilbub dan Pilwakot di sejumlah wilayah di Jabar pada priode September – Oktober. Hasilnya, masih kurang lebih sama, selalu diatas 70%, kecuali di Kota Bekasi dan Ciamis,” ungkapnya.

Sementara itu, lanjut Toto, tiga paslon lain, Ahmad Syaikhu – Ilham Akbar Habibie (12,0%), Acep Adang Ruhiyat – Gitalis Dwi Natarina (6,5%), Jeje Wiradinata – Ronal Surapraja (5,3%), belum ada yang tembus di angka 15%. Ada swing voters (1,6%).

Dari data yang dipaparkan Toto, salah satu faktor keunggulan paslon yang diusung parpol dengan jumlah terbanyak itu, calon gubernurnya, Dedi Mulyadi sudah memiliki tingkat pengenalan yang sangat tinggi, yaitu 92,1% dan tingkat kesukaan 88,6%.

Angka ini menggambarkan popularitas Dedi itu berbanding lurus dengan kesukaan.

Tingginya angka pengenalan dan kesukaan tersebut, menurut Toto, terkonfirmasi secara logis pada dukungan yang merata di seluruh segmen demografis seperti gender, suku, agama, usia, tingkat pendidikan dan penghasilan, profesi, pemilih parpol, ormas dan lain-lain. Termasuk, unggul di seluruh dapil di Jabar.

Baca juga:   Survei IPO: Ridwan Kamil Tak Masuk Skema 5 Besar Calon Presiden RI

Pencoblos PKS, PDIP dan PKB pilih Dedi – Erwan

Yang menarik, kata Toto, pemilih partai yang cagubnya berbeda, yaitu PKS, PDIP dan PKB justru mayoritas memilih Dedi- Erwan.

Yaitu, pemilih PKS sebesar 47,9%, pemilih PDIP 71,8% dan pemilih PKB 62,1% memilih Dedi – Erwan.

Toto mengakui, masih ada sisa waktu kurang lebih 20 hari untuk seluruh kandidat memaksimalkan target ideal elektabilitasnya.

Namun, dari pengalaman selama ini melakukan ratusan kali survei, tidak mudah untuk seorang kandidat bisa mengejar ketertinggalan dalam waktu kurang dari satu bulan.

“Biasanya, hanya tsunami politik dan money politic yang bisa mengubah peta elektabilitas dalam waktu yang singkat itu. Masalahnya, sejauh ini belum terlihat akan adanya tsunami politik tersebut. Termasuk, money politic,” katanya.

Jika pun ada kandidat yang akan mencoba melakukan jurus abnormal seperti money politic, menurut Toto, tidaklah mudah.

Pertama, butuh cost yang sangat besar, bisa ratusan miliar. Kedua, sangat beresiko kena diskualifikasi KPU karena masuk dalam kategori pelanggaran TSM (Terstruktur, Sistematis dan Massif).

Baca juga:   Pemprov Jabar Hadirkan J-Site untuk Efisiensi Pengelolaan Website Daerah

“Mungkin, jika ada kandidat yang mau melakukan money politic, harusnya punya elektabilitas yang tidak terlalu jauh, misalnya selisih 5-7%. Tapi kalau sudah lebih dari 20% apalagi diatas 30%, biasanya akan berpikir ulang. Selain butuh uang berkarung-karung, juga belum tentu efektif,” tegasnya.

Lepas dari itu, Toto memberi kabar gembira, bahwa dari data terbarunya itu ada sekitar 31,2% pemilih yang berkategori soft supporter.

Yaitu gabungan antara yang sudah memilih tapi bisa berubah dengan yang belum punya pilihan sama sekali.

Pemilih yang berkategori seperti ini biasanya menjadi lahan tak bertuan yang masih bisa diperebutkan siapa saja.

Namun, Toto menjelaskan, bahwa kandidat diluar tiga paslon diatas, yaitu Dedi -Erwan sudah memiliki strong supporter yang sangat fenomenal, yaitu 55,4%.

Ini angka strong supporter yang jarang terjadi. Dengan bekal angka ini, jika pun terjadi money politic, Dedi -Erwan tak akan kurang dari itu.

Mungkin, uangnya diambil, tapi memilihnya tetap ke Dedi -Erwan. (Uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Dedi MulyadiDedi Mulyadi-Erwan SetiawanErwan Setiawanpemilihan gubernur Jawa Baratpilkada jabar


Related Posts

bedah rumah
HEADLINE

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

15 April 2026
kepala samsat bandung
HEADLINE

Layanan PKB Dinilai Tak Optimal, Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan

13 April 2026
Miss Tourism World 2026
HEADLINE

Wagub Jabar Dukung Sophia Albeck di Miss Tourism World 2026

13 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.