CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis Toleransi

Hanna Hanifah
20 November 2024
40 buku teks PAI

Kementerian Agama telah menerbitkan sebanyak 40 buku teks PAI dan BP, yang bertujuan mengisi kekurangan sumber bacaan formal bagi peserta didik. (foto: Kemenag)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Direktorat Pendidikan Agama Islam di bawah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama telah menerbitkan sebanyak 40 buku teks Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti (BP), yang bertujuan mengisi kekurangan sumber bacaan formal bagi peserta didik.

Buku-buku ini akan digunakan di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi Umum.

Dengan muatan nilai-nilai toleransi, komitmen kebangsaan, anti kekerasan, serta kemampuan adaptasi terhadap budaya. Sesuai arahan Menteri Agama dalam Kurikulum Berbasis Toleransi.

Dirjen Pendidikan Islam, Abu Rokhmad, memberikan apresiasi kepada Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir, atas penerbitan buku ini.

“Apresiasi yang tinggi atas kerja keras dalam melakukan upaya penting menerbitkan 40 buku teks PAI yang layak. Dan tidak bertentangan dengan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Undang-Undang Dasar 1945,” ucapnya dalam Sidang Penilaian Buku Teks Utama PAI dan Budi Pekerti di Jakarta, Selasa (19/11/2024), dilansir dari Kemenag.

Baca juga:   Jakarta & Semarang Banjir: KAI Daop 2 Batalkan 4 Perjalanan KA Jarak Jauh, Penumpang Serbu Loket Refund!

Buku Warisan dari Kemenag

Menurut Abu Rokhmad, buku-buku ini menjadi warisan penting bagi Direktorat PAI, memberikan kepercayaan diri bagi para guru dalam mengajarkan PAI dengan substansi yang benar serta selaras dengan prinsip moderasi beragama.

“Buku teks ini adalah legacy yang sangat penting bagi Direktorat PAI, di mana nantinya guru-guru PAI di semua jenjang pendidikan menjadi percaya diri karena memiliki buku bermuatan tepat. Secara substansi dan kelayakan lainnya yakni sejalan dengan prinsip-prinsip moderasi beragama sehingga patut menjadi acuan pembelajaran,” jelas Guru Besar FISIP UIN Walisongo Semarang ini.

Baca juga:   Pencurian HP di Masjid Agung Bandung Terekam CCTV

Menteri Agama Nasaruddin Umar, menurut Abu Rokhmad, menekankan dalam Rakernas Kementerian Agama pada 15-17 November 2024 bahwa kurikulum berfungsi sebagai sarana perubahan positif dalam kehidupan beragama dan berbangsa.

“Dalam konteks kurikulum, buku merupakan alat rekayasa sosial, di mana peserta didik dapat diarahkan kepada satu filosofi tertentu yang diinginkan. Tantangan dalam mengemas bagaimana prinsip-prinsip moderat dapat ter-embeded ke dalam Buku Teks PAI dan BP. Yakni keberanian untuk menghargai perbedaan, kendati perbedaan tersebut tidak cocok dengan kita,” ujarnya mengutip Imam Besar Masjid Istiqlal.

“Inti Kurikulum Berbasis Toleransi adalah ketika peserta didik mampu bersikap toleran. Berkomitmen terhadap kebangsaan, anti terhadap kekerasan, dan menerima budaya yang berbeda,” lanjutnya.

Baca juga:   Inilah Program Studi Paling Banyak Peminat di UGM pada SBMPTN 2022

Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Suyitno, mendukung pentingnya pembelajaran PAI berbasis toleransi secara nomenklatur kurikulum.

“Launching Buku Teks PAI dan Budi Pekerti oleh Menteri Agama nanti harapannya akan menjadi Program Quick-Win Menteri Agama. Yang memuat Kurikulum Berbasis Toleransi. Teliti dengan cermat dan lakukan uji publik agar Buku Teks PAI dan Budi Pekerti ini tidak ada salah paham atau salah tafsir di masyarakat. Selain itu juga sesuai dengan Visi Kemendikdasmen ke depannya,” harap Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang dalam arahannya. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: buku PAI


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

candi borobudur
HEADLINE

Terungkap! Borobudur Ternyata Simpan “Permainan Rahasia”

16 April 2026

# candi borobudur *) Mengubah Sejarah Warisan Baru di Balik Relief Kuno BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Selama ini,...

SJR jurnal dosen

SJR: Sekadar Jaga Reputasi

16 April 2026
UTBK SNBT 2026

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026
stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026

Highlights

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.