CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Perang Drone India-Pakistan Meningkat

pri
10 Mei 2025
Perang Drone India-Pakistan Meningkat

Aparat Pakistan sedang memeriksa serpihan yang ditimbulkan serangan drone India di Karachi, pada Kamis (08/05). (getty images)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Konflik militer antara India dan Pakistan memasuki fase paling berbahaya dalam beberapa dekade terakhir. Kedua negara yang sama-sama bersenjata nuklir kini tak hanya saling menembakkan rudal, tetapi juga terlibat dalam perang pesawat nirawak atau drone warfare—fenomena yang belum pernah terjadi sebelumnya di Asia Selatan.

Sejak Sabtu (10/5/2025) dini hari, laporan ledakan terdengar dari berbagai kota seperti Srinagar, Jammu, dan Pathankot.

Selain itu ledakan juga terdengar di Udhampur wilayah Kashmir yang dikelola India.

Pakistan mengklaim telah menghancurkan fasilitas militer India termasuk penyimpanan rudal dan pangkalan udara.

Hal tersebut sebagai bagian dari operasi “Bunyan-un-Marsoos” sebagai respons atas serangan rudal India sebelumnya ke wilayah Rawalpindi dan Chakwal.

Baca juga:   Prof Eddy Buka Diklatsar Menwa Mahawaraman Gelombang 1 Tahun 2021

Sementara itu, India belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim tersebut, namun terus meningkatkan kesiapan militernya di sepanjang Garis Kontrol (LoC).

Perang Drone: Senjata Baru di Konflik Lama

Penggunaan pesawat tanpa awak dalam konflik ini mencerminkan perubahan signifikan dalam strategi militer India dan Pakistan.

India dituduh meluncurkan drone ke tiga pangkalan militer di Pakistan, sementara Islamabad mengklaim telah menembak jatuh 25 drone, termasuk beberapa di wilayah kota besar seperti Karachi dan Lahore.

India sendiri memanfaatkan teknologi drone dari Israel, seperti Harop dan Heron, yang dikenal karena presisi dan kecanggihannya.

Baca juga:   Ramon de Andrade Souza Gol Pertama Persib, GBLA Bergetar Balas Borneo

Sementara itu, Pakistan mengandalkan kombinasi drone dalam negeri dan impor dari China serta Turki, seperti CH-4, Bayraktar Akinci, dan drone kamikaze lokal.

Menurut para analis, perang drone ini menciptakan ruang baru dalam konflik konvensional karena memungkinkan serangan presisi tanpa melibatkan pesawat berawak, sehingga mengurangi risiko langsung terhadap pilot.

Dunia Waspada, Risiko Nuklir Meningkat

Kekhawatiran global meningkat karena konflik ini melibatkan dua negara dengan persenjataan nuklir.

Amerika Serikat dan kekuatan global lainnya telah menyerukan de-eskalasi, namun situasi di lapangan terus memanas.

Baca juga:   Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-17

Para ahli memperingatkan bahwa penggunaan pesawat nirawak memang menurunkan ambang batas keterlibatan militer, tapi sekaligus memperbesar risiko eskalasi tidak terkontrol.

“Setiap drone yang ditembak jatuh, setiap radar yang dibutakan, dapat menjadi pemicu konflik berskala penuh,” kata Profesor Jahara Matisek dari Sekolah Tinggi Perang Angkatan Laut AS.

Perang drone ini bisa menjadi fase awal dari konflik yang lebih luas, atau justru menjadi bentuk peringatan terkontrol antar kedua negara.

Namun satu hal jelas: India dan Pakistan tengah berada di titik kritis, dan dunia menyaksikan dengan napas tertahan.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: drone Harop dan Heroneskalasi militer di KashmirIndia Pakistan serangan udaraIndia vs Pakistan rudalketegangan di Asia Selatankonflik India Pakistan 2025konflik Kashmir terkiniperang drone India Pakistanperang drone pertama antar negara nuklirpesawat nirawak militer


Related Posts

Pakistan Luncurkan Serangan Balasan ke India
HEADLINE

Pakistan Luncurkan Serangan Balasan ke India

10 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.