• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan
Minggu, Mei 10, 2026
  • Login
PASJABAR
  • BERANDA
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASFINANSIAL
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASFINANSIAL
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

“Pokoknya Rekayasa Literasi”: Bahasa, Kuasa, dan Harapan di Tengah Krisis Apresiasi

Reading Time: 2 mins read
A A
“Pokoknya Rekayasa Literasi”: Bahasa, Kuasa, dan Harapan di Tengah Krisis Apresiasi

“Pokoknya Rekayasa Literasi”: Bahasa, Kuasa, dan Harapan di Tengah Krisis Apresiasi. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
Penulis: admin
Editor: admin
Dipublikasikan: Selasa. 8 Juli 2025 - 23:47 WIB

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM—
Dalam senja yang menggantung di Kamis, 3 Juli 2025, ruang virtual Instagram Live Sindikasi Aksara terasa hangat oleh percakapan penuh makna. Bedah Buku #5 dalam program Kamisan Sindikasi Aksara (KamSara) kali ini mengulik karya seorang pemikir besar literasi Indonesia, Prof. A. Chaedar Alwasilah, melalui bukunya yang berjudul Pokoknya Rekayasa Literasi.

Hadir sebagai narasumber, putrinya yang juga akademisi dan penulis, Indiana Ayu Alwasilah, serta Deni Rachman sebagai pendamping diskusi.

Buku ini bukan sekadar catatan pemikiran tentang bahasa, tapi juga sebuah gugatan intelektual atas cara kita memaknai literasi, bahasa ibu, dan kekuasaan yang melekat di dalamnya.

Prof. Chaedar membuka ruang tafsir yang luas tentang perencanaan bahasa, sebuah bidang yang jarang disentuh dalam kajian akademik di Indonesia. Menurutnya, perencanaan bahasa tak bisa dilepaskan dari konteks politik, ekonomi, psikologi, hingga sosial. Bahasa bukan alat netral; ia bisa menjadi alat kontrol kekuasaan, sebagaimana digambarkan dalam bagian buku yang menyoroti kebijakan bahasa di Amerika. Di sana, seseorang yang tidak fasih berbahasa Inggris akan secara otomatis kehilangan posisi politik—tak terlihat, tak terdengar, dan akhirnya tersingkir.

“Bahasa adalah sesuatu yang dapat mengendalikan masa,” tulis Prof. Chaedar dalam bukunya. Kalimat ini bukan hanya puitik, tapi juga reflektif. Kita diingatkan bahwa bahasa bukan hanya sarana komunikasi, tapi juga penentu akses terhadap kekuasaan dan pengetahuan.

Literasi dan Krisis Apresiasi

Indiana Ayu Alwasilah, dalam sesi live, menggarisbawahi keresahan ayahnya tentang makna literasi hari ini. Literasi sering kali direduksi menjadi kemampuan teknis membaca dan menulis, padahal inti dari literasi adalah pemahaman dan apresiasi. Dalam pandangan Prof. Chaedar, di sinilah letak masalah besar literasi kita: kehilangan rasa.

“Kemampuan membaca seseorang dilihat dari seberapa jauh pemahamannya terhadap apa yang dibaca,” ungkap Indiana, mengutip ayahnya. Literasi bukan sekadar kata, tapi makna yang kita serap dan nilai yang kita hayati.

Sebagai seorang guru besar yang menanamkan nilai pada setiap kata, Prof. Chaedar dikenal akrab memperkenalkan sastrawan-sastrawan lokal kepada mahasiswanya. Baginya, sastra lokal adalah produk budaya yang layak dikembangkan dan diapresiasi. Dalam arus globalisasi yang deras, kekuatan lokal bukan untuk dipertentangkan, tapi untuk dikuatkan.

Indiana mengingatkan pentingnya pendekatan bertingkat dalam penguasaan bahasa:

“Bahasa ibu pasti, Bahasa Indonesia harus, Bahasa asing itu perlu.”

Pernyataan ini sederhana tapi tajam—mengandung filosofi identitas yang kuat. Di tengah euforia bahasa global, kita tak boleh lupa pada akar: bahasa ibu sebagai pondasi, Bahasa Indonesia sebagai pemersatu, dan bahasa asing sebagai jembatan ke dunia.

Menjadikan Literasi sebagai Sikap Hidup

Diskusi berdurasi satu jam ini jauh dari sekadar kupasan buku. Ia menjelma menjadi pengajian pikiran, tempat kita merenungkan ulang makna literasi. KamSara malam itu menghadirkan literasi bukan sebagai kegiatan akademik semata, tetapi sebagai sikap hidup—berpikir kritis, menghargai lokalitas, dan meletakkan bahasa sebagai alat pembebas, bukan penindas.

Siaran live yang bisa ditonton ulang melalui @sindikasi.aksara ini meninggalkan kesan mendalam: bahwa literasi sejatinya adalah upaya untuk merajut keberagaman pikiran, membuka ruang dialog, dan memperkuat identitas kolektif kita sebagai bangsa.

Bedah buku Pokoknya Rekayasa Literasi bukan sekadar membuka halaman demi halaman, tetapi membuka kesadaran. Di tengah gempuran arus informasi tanpa makna, kita diajak kembali ke esensi: bahwa membaca bukan hanya melihat huruf, tapi menyelami jiwa. Dan bahwa bahasa, dalam tangan yang tepat, bisa menjadi alat transformasi—bukan hanya wacana.

“Ketika bahasa bukan sekadar alat untuk berbicara, tapi adalah jembatan yang menyatukan pemahaman, membuka ruang dialog, dan merajut keberagaman pikiran.”— Sindikasi Aksara

(tiwi)

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.

Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .

Tags: bukuDiskusi Bukupokoknya Rekayasa Literasisindikasi aksara
admin

admin

Related Posts

IKA Unpas 2026
HEADLINE

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

Minggu. 10 Mei 2026 - 16:31
Penutupan Prodi Keguruan
HEADLINE

LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman

Minggu. 10 Mei 2026 - 17:18
unpas guru besar
HEADLINE

Unpas Tambah 9 Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus

Minggu. 10 Mei 2026 - 18:22
Next Post
Bicara MC #7 : Dunia di Balik Layar “Kisah Seru & Tantangan Jadi Presenter TV”

Bicara MC #7 : Dunia di Balik Layar “Kisah Seru & Tantangan Jadi Presenter TV”

Temu Sejarah Explore #6 : Lembang dalam Sketsa Kolonialisme

Temu Sejarah Explore #6 : Lembang dalam Sketsa Kolonialisme

Diskusi Buku #73 Temu Sejarah “Saritem” Jejak Perempuan, Mitos, dan Luka yang Tak Pernah Selesai

Diskusi Buku #73 Temu Sejarah “Saritem” Jejak Perempuan, Mitos, dan Luka yang Tak Pernah Selesai

Recommended

gangguan lambung saat puasa

REHAT : Gangguan Lambung Selama Ramadhan

2 bulan ago
unpas

Mahasiswa FISIP Unpas Toreh Penghargaan The Most Critical Thinking

3 bulan ago
Karyawan Bandung Zoo berdoa di Masjid Ar-Romly memohon pertolongan. Krisis pakan membuat mereka modifikasi menu ekstrem; 711 satwa bertahan dari ikhtiar lahir batin. (Ist)

Karyawan Bandung Zoo Berdoa di Masjid Ar-Romly Demi Satwa

5 bulan ago
usia pensiun

Kemnaker: Usia Pensiun Sesuai PP Nomor 45 Tahun 2015, Tahun Ini 59 Tahun

1 tahun ago

Instagram

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized

Topics

2026 AC Milan Arne Slot arsenal bandung barcelona berita bola BMKG bobotoh bojan hodak bursa transfer Dedi Mulyadi gubernur jawa barat Hasil Bola Hasil Pertandingan inter milan jawa barat KAI Daop 2 Bandung Kualifikasi Piala Dunia 2026 liga champions liga inggris liga italia liverpool Manchester City manchester united Mikel Arteta Opini paguyuban pasundan Pascasarjana Universitas Pasundan pascasarjana unpas Patrick Kluivert pemkot bandung persib persib bandung Piala Dunia 2026 premier League pssi Real Madrid Ruben Amorim sepak bola indonesia Serie A Super League 2025/2026 timnas indonesia universitas pasundan unpas
No Result
View All Result

Highlights

Mangprang! Remontada Persib Hancurkan Persija

Menanti Dominasi Manis Persib atas Persija

Tiga Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

Saat Hati Bertamu ke Raudhah

LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman

Trending

Timnas Indonesia Piala Asia
HEADLINE

Grup Neraka, Indonesia Hadapi Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027

by Yatti Chahyati
Minggu. 10 Mei 2026 - 20:06
0

# Timnas Indonesia Piala Asia BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Timnas Indonesia menghadapi tantangan besar pada putaran final Piala...

Barcelona vs Real Madrid

El Clásico Penentu Gelar! Barcelona dan Real Madrid Siapkan Kekuatan Terbaik

Minggu. 10 Mei 2026 - 19:42
hasil Persib vs Persija

Fakta Menarik di Balik Kemenangan Persib atas Persija

Minggu. 10 Mei 2026 - 18:13
Remontada Persib

Mangprang! Remontada Persib Hancurkan Persija

Minggu. 10 Mei 2026 - 17:38
persib-persija

Menanti Dominasi Manis Persib atas Persija

Minggu. 10 Mei 2026 - 17:26
PASJABAR

ww.pasjabar.com adalah media berita online yang menyajikan beragam informasi penting dan menarik di skala lokal, regional, nasional dan internasional. www.pasjabar.com juga hadir melalui tayangan berita video yang dapat disaksikan di channel youtube pastv. Pas Jabar - Pas untuk kita semua.

Recent News

  • Grup Neraka, Indonesia Hadapi Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027 Minggu. 10 Mei 2026 - 20:06
  • El Clásico Penentu Gelar! Barcelona dan Real Madrid Siapkan Kekuatan Terbaik Minggu. 10 Mei 2026 - 19:42
  • Fakta Menarik di Balik Kemenangan Persib atas Persija Minggu. 10 Mei 2026 - 18:13

Kategori

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASFINANSIAL
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI

© 2026 PASJABAR