CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Diskusi Buku #73 Temu Sejarah “Saritem” Jejak Perempuan, Mitos, dan Luka yang Tak Pernah Selesai

Tiwi Kasavela
9 Juli 2025
Diskusi Buku #73 Temu Sejarah “Saritem” Jejak Perempuan, Mitos, dan Luka yang Tak Pernah Selesai

Diskusi Buku #73 Temu Sejarah “Saritem” Jejak Perempuan, Mitos, dan Luka yang Tak Pernah Selesai. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Nama Saritem sering disebut, tapi jarang benar-benar diselami. Bagi sebagian orang, itu hanyalah nama kawasan—lekat dengan stigma, gelap, dan tabu. Namun di baliknya, tersembunyi sosok yang tak kalah kompleks: perempuan yang konon menjadi asal-muasal nama itu. Siapa sebenarnya Nyi Saritem?

Inilah yang coba digali dalam Diskusi Buku #73 Temu Sejarah, yang kali ini membedah buku SARITEM karya Aan Merdeka Permana. Diskusi ini akan berlangsung pada Kamis, 10 Juli 2025, pukul 20.00–21.30 WIB via Zoom—gratis dan terbuka untuk siapa saja yang ingin mengulik lapisan-lapisan sejarah yang selama ini tertutup debu stigma.

Nyi Saritem bukan hanya cerita, tapi juga cermin. Ia mencerminkan bagaimana sejarah sering kali ditulis dari perspektif kuasa, lalu disederhanakan menjadi hitam-putih. Dalam narasi yang berkembang, Nyi Saritem disebut-sebut sebagai pendiri lokalisasi di Bandung. Tapi narasi lain menyebut bahwa ia justru pejuang diam-diam—berusaha menyelamatkan perempuan dari jerat kemiskinan dan eksploitasi yang lebih brutal.

Baca juga:   Gempa Banten, Warga Bandung Berhamburan ke Luar Rumah

Seperti banyak tokoh perempuan dalam sejarah Nusantara, kisah Saritem diliputi simpang-siur. Nama besarnya diabadikan sebagai label kawasan, tapi tidak banyak yang tahu siapa dia sebenarnya. Inilah yang membuat diskusi buku ini jadi penting: bukan sekadar membedah teks, tapi juga membuka ruang tafsir baru terhadap sejarah lokal, sejarah perempuan, dan sejarah yang selama ini luput dari perhatian.

Baca juga:   Petugas Rutan Kebon Waru Temukan Senjata Api di Koper Milik Pj Bupati Bandung Barat

Diskusi ini menghadirkan Pramukti Adhi Bhakti sebagai pembedah buku dan Isnaya Denaswari sebagai moderator. Bersama-sama, mereka akan membawa peserta menjelajahi ruang-ruang yang jarang disentuh: sejarah lokal yang membentuk identitas kota, dan kisah perempuan yang tak bisa dikotakkan dalam satu label semata.

Melalui pendekatan sejarah alternatif, SARITEM bukan hanya membahas tokoh, tapi juga mengajak kita bertanya: bagaimana kita memperlakukan masa lalu? Siapa yang berhak bicara atas nama sejarah? Dan seberapa sering kita menempatkan perempuan hanya sebagai objek dalam narasi besar yang maskulin?

Baca juga:   Kualitas Udara Kota Bandung di Ambang Batas Sedang, Ini Faktornya

📚 Diskusi Buku #73 Temu Sejarah – SARITEM
🗓️ Kamis, 10 Juli 2025
🕗 20:00 – 21:30 WIB
📍 Via Zoom – GRATIS
🔗 Pendaftaran: 0895-3572-55688
Ketik: Daftar Diskusi Buku #73 – Nama – Domisili

Untuk kamu yang tertarik pada sejarah kota, isu perempuan, dan tafsir sosial yang berlapis-lapis, diskusi ini adalah ruang yang tepat. Karena dalam sejarah, tak ada yang sepenuhnya selesai. Termasuk nama Saritem, yang hingga kini masih jadi teka-teki antara mitos, luka, dan kemungkinan penebusan.

Mari hadir, mendengar, dan menafsir bersama. Karena sejarah, seperti halnya hidup, selalu layak diperdebatkan. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: Diskusi BukusaritemTemu Sejarah


Related Posts

Malia Nur Alifa: Menyingkap Tabir Lembang Melalui Kepingan Sejarah yang Terlupakan
PASBANDUNG

Malia Nur Alifa: Menyingkap Tabir Lembang Melalui Kepingan Sejarah yang Terlupakan

16 April 2026
Mengulik Bandung Awal Revolusi 1945–1946, Kisah Kota di Titik Genting Kemerdekaan
PASBANDUNG

Mengulik Bandung Awal Revolusi 1945–1946, Kisah Kota di Titik Genting Kemerdekaan

13 Maret 2026
Cinta, Kopi, dan Kekuasaan: Kisah Tragis Apun Gencay dalam Sejarah Cianjur
PASJABAR

Cinta, Kopi, dan Kekuasaan: Kisah Tragis Apun Gencay dalam Sejarah Cianjur

5 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Persib Bandung
HEADLINE

Pelatih Persib Bandung Pede Curi Poin Penuh di Kandang Dewa United

20 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Persib Bandung menebar ancaman serius jelang laga tandang kontra Dewa United pada pekan ke-28 Super...

google

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026
Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026

Highlights

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.