# STKIP Pasundan Seminar
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Mencintai diri sendiri bukan tanda egois, tapi bentuk kepedulian yang paling dasar.
Pesan inilah yang disampaikan STKIP Pasundan kepada ratusan pelajar SMK/SMA se-Kota Cimahi dalam Seminar Kesehatan bertema “Self Care Bukan Egois: Siswa-Siswi SMA/SMK Sehat, Generasi Hebat” yang digelar di kampus STKIP Pasundan, Cimahi.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Bidang Kemahasiswaan STKIP Pasundan dan Korps Sukarela (KSR) PMI STKIP Pasundan Cimahi, yang diselenggarakan di Kampus STKIP Pasundan Cimahi, Sabtu (1/11/2025).
“Ini sebagai bentuk nyata komitmen kampus dalam membentuk generasi muda yang sadar pentingnya kesehatan mental dan keseimbangan diri di tengah tantangan era digital,” ujar Dr. Aprillio Poppy Belladonna S.H.,M.Pd., Perwakilan Bidang Kemahasiswaan STKIP Pasundan.
Ditambahkannya, tema Self Care dipilih karena relevan dengan kondisi remaja masa kini yang sering menghadapi tekanan sosial dan emosional.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk membangun generasi emas 2045. Tema Self Care kami pilih agar siswa belajar mencintai diri sendiri terlebih dahulu. Luka yang terlihat mudah diobati, tapi luka batin sering kali diabaikan padahal justru lebih berat,” ungkap Aprillio.

Bangkitkan Kepedulian
Ia menambahkan, kesadaran akan pentingnya self love perlu ditanamkan sejak dini agar para pelajar tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kalau kita bisa mencintai diri sendiri, kita juga bisa mencintai orang lain dan lingkungan. Dari sanalah lahir generasi yang sehat dan hebat,” tambahnya.
Pentingnya Mengelola Stres
Seminar yang diikuti sekitar 400 siswa SMK di Kota Cimahi ini menghadirkan psikolog Eky Gustaman, S.Psi., CH., CHt., yang membagikan wawasan mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, mengelola stres, serta mengenali tanda-tanda kelelahan emosional di usia remaja.
Menurut Eky, self care bukan berarti bersikap acuh terhadap orang lain, melainkan bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri.
“Banyak orang salah paham. Self care bukan egois, tapi justru wujud kepedulian agar kita bisa berfungsi dengan baik di tengah masyarakat. Saat diri kita sehat secara mental, kita lebih siap membantu orang lain,” jelasnya.
Eky juga menekankan pentingnya keseimbangan antara aktivitas akademik dan waktu istirahat. Ia mengingatkan pelajar untuk mengenali batas diri agar tidak terjebak dalam stres dan kelelahan berkepanjangan.
Sementara itu, Felinka Mega Shaira, peserta dari SMK Pasundan 1 Cimahi, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat.
“Acara ini membuka wawasan kami bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Luka batin juga harus diobati. Semoga makin banyak sekolah yang peduli terhadap hal ini,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, STKIP Pasundan berharap kesadaran akan pentingnya self care dan self love semakin tumbuh di kalangan pelajar.
Sebab, mencintai diri sendiri bukan sikap egois, melainkan langkah awal untuk membangun generasi muda yang sehat, bahagia, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.(ave)
# STKIP Pasundan Seminar












