WWW.PASJABAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa kabar mengenai “Siklon 97S yang disebut mengepung Pulau Jawa” adalah tidak benar.
Informasi tersebut beredar di Facebook dan sejumlah platform media sosial, namun dipastikan tidak berasal dari lembaga resmi BMKG.
Melalui unggahan di akun Instagram @infobmkg, pihak BMKG menyampaikan klarifikasi sekaligus mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang tidak bersumber jelas.
Dalam unggahan tersebut, BMKG menyatakan bahwa klaim tentang keberadaan Siklon 97S tidak memiliki landasan data meteorologi yang valid.
“Informasi yang beredar di Facebook terkait siklon 97S yang disebut akan mengepung Pulau Jawa adalah TIDAK BENAR,” tulis BMKG.
Lembaga tersebut juga menegaskan bahwa mereka “tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut.”
Imbauan BMKG untuk Cek Informasi ke Kanal Resmi
BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca terkini serta potensi cuaca ekstrem selalu diperbarui secara berkala melalui kanal resmi. Informasi yang beredar di luar itu, terutama tanpa dasar ilmiah, berpotensi menimbulkan keresahan publik.
Karena itu, masyarakat diminta lebih selektif dalam menerima dan membagikan informasi terkait cuaca maupun kebencanaan.
“Kondisi cuaca terkini selalu kami sampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui setiap saat,” tulis lembaga tersebut dalam penjelasannya.
BMKG juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh unggahan viral yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kanal resmi BMKG yang dapat digunakan masyarakat meliputi situs www.bmkg.go.id, akun media sosial @infoBMKG, serta aplikasi InfoBMKG.
BMKG mengimbau publik untuk terus mengutamakan verifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.
Dengan begitu, penyebaran hoaks dapat ditekan, dan masyarakat mendapatkan informasi cuaca yang akurat dan terpercaya.
“Mari bersama lawan hoaks dan sebarkan info yang benar,” ajak BMKG. (han)












