WWW.PASJABAR.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung resmi merilis Kalender Pendidikan Semester II Tahun Ajaran 2025/2026 melalui akun Instagram resmi @bdg.disdik.
Kalender ini menjadi pedoman penting bagi satuan pendidikan, guru, peserta didik, serta orang tua dalam menyusun agenda pembelajaran hingga akhir tahun ajaran.
Semester II di Kota Bandung dimulai pada 12 Januari 2026, setelah libur Tahun Baru Masehi pada 1 Januari. Dalam unggahannya, Disdik Kota Bandung menyampaikan antusiasme menyambut kembalinya aktivitas belajar mengajar.
“Yeyyyy!!! Hari ini, hari pertama masuk sekolah semester II di Kota Bandung. Senang banget bisa bertemu Ibu Bapak guru dan siswa, untuk kembali menuntut ilmu di sekolah,” tulis akun tersebut.
Kalender pendidikan ini memuat berbagai agenda penting, mulai dari hari libur nasional, libur keagamaan, hingga jadwal evaluasi akademik.
Sejumlah hari libur telah diprakirakan, seperti Isra Mi’raj pada 14 Januari, Tahun Baru Imlek pada 17 Februari, serta libur awal Ramadan 1447 Hijriah pada 20–23 Februari 2026.
Agenda Akademik dan Libur Panjang Semester II
Dalam kalender pendidikan Semester II 2025/2026, selain hari libur, Disdik Kota Bandung juga menetapkan agenda akademik strategis. Masa supervisi sekolah dijadwalkan berlangsung pada 3–28 Februari, disusul Sanlat pada 24–28 Februari.
Sementara itu, libur Hari Raya Idul Fitri diperkirakan berlangsung cukup panjang, yakni pada 14–28 Maret 2026, berdekatan dengan libur Nyepi pada 19 Maret. Memasuki bulan Mei, kegiatan pembelajaran difokuskan pada asesmen dan evaluasi pembelajaran akhir fase yang berlangsung pada 11–23 Mei.
Selanjutnya, asesmen akhir tahun dijadwalkan pada 2–13 Juni, sebelum titimangsa rapor Semester II pada 24 Juni dan pembagian rapor pada 26 Juni 2026. Tahun ajaran 2025/2026 akan ditutup dengan libur akhir tahun ajaran pada 29 Juni hingga 10 Juli 2026.
Adapun hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 ditetapkan pada 13 Juli 2026.
Disdik Kota Bandung mengajak masyarakat untuk menyimpan dan membagikan kalender pendidikan ini agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama dalam mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar di Kota Bandung. (han)












