CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

WHO Ungkap Tujuh Temuan Penularan Virus Nipah di Bengala Barat

Hanna Hanifah
4 Februari 2026
penularan virus nipah

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) merilis tujuh temuan penting terkait kasus penularan virus Nipah di Bengala Barat, India, melalui publikasi Disease Outbreak News (DONs).

Temuan penularan kasus virus Nipah ini dinilai krusial untuk meningkatkan pemahaman global dalam penanggulangan salah satu virus zoonotik paling mematikan tersebut.

Profesor Universitas Griffith Australia, Prof. Tjandra Yoga Aditama, mengatakan publik perlu memahami detail temuan WHO agar kewaspadaan dan respons kesehatan dapat dilakukan secara tepat.

Menurutnya, kasus yang tengah menjadi perhatian melibatkan dua tenaga kesehatan muda berusia 20–30 tahun yang bekerja sebagai perawat di sebuah rumah sakit swasta di Barasat, Bengala Barat.

Baca juga:   Disdik Jabar Evaluasi Program SMA Terbuka, Tingkatkan Akses Pendidikan

“Keduanya mulai menunjukkan gejala sakit berat pada akhir Desember 2025 dan dirawat pada awal Januari 2026,” kata Prof. Tjandra, dikutip dari ANTARA, Selasa (3/2/2026).

Pada 13 Januari 2026, kedua pasien tersebut dinyatakan positif terinfeksi virus Nipah setelah pemeriksaan laboratorium di India National Institute of Virology, Pune, menggunakan metode RT-PCR dan Enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA).

Risiko Kesehatan dan Respons Kawasan

Saat ini, perawat perempuan masih berada dalam kondisi kritis di ruang ICU dengan bantuan ventilator, sementara pasien pria mengalami gangguan neurologis berat namun menunjukkan perbaikan kondisi. Hingga kini, sumber penularan virus Nipah pada kedua kasus tersebut masih belum diketahui.

Baca juga:   Pemkot Bandung Siapkan Bonus Bagi Atlet Porprov Jabar XIV/2022 Berprestasi

“Dengan belum ditemukannya bagaimana dua orang perawat ini tertular, tentu sumber penular awalnya belum diketahui sehingga penanganannya belum sepenuhnya tuntas,” ujar Prof. Tjandra.

WHO menilai risiko kesehatan masyarakat akibat kejadian ini berada pada kategori moderat di tingkat subnasional India. Namun rendah pada tingkat regional dan global.

Meski demikian, beberapa negara Asia seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura telah meningkatkan kewaspadaan. Dengan memperketat pemeriksaan kesehatan di pintu masuk negara, terutama menjelang periode perjalanan tinggi seperti Tahun Baru Imlek.

Baca juga:   Belum Penuhi Syarat WHO, Tes PCR Jabar Baru 78 Ribu Warga

Virus Nipah dikenal memiliki tingkat kematian tinggi, berkisar antara 40 hingga 75 persen. Serta dapat menyebabkan ensefalitis dan gangguan neurologis serius.

Oleh karena itu, WHO telah memasukkan virus Nipah sebagai patogen prioritas untuk percepatan pengembangan langkah penanganan medis dan kesiapsiagaan pandemi. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kasus virus nipahpenularan virus nipahVirus nipahvirus nipah indiaWHO


Related Posts

virus nipah
HEADLINE

Kemenkes Beberkan Gejala dan Pencegahan Infeksi Virus Nipah

24 Februari 2026
virus nipah
HEADLINE

Asal Usul Nama Virus Nipah Berawal dari Desa di Malaysia

6 Februari 2026
Virus Nipah
HEADLINE

Kasus Virus Nipah di India dan Bangladesh Picu Kewaspadaan Global

27 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)
HEADLINE

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026

BANTEN, WWW.PASJABAR.COM – Pertandingan pekan ke-28 Super League 2025/2026 menyajikan duel yang sangat dramatis bagi para pecinta...

Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026
ITB SSU

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

20 April 2026
bumd sangga buana

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

20 April 2026

Highlights

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

Jalur KA Cibeber – Lampegan Ditutup, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan

Pelatih Persib Bandung Pede Curi Poin Penuh di Kandang Dewa United

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.