BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi atau KAI Daop 2 Bandung mencatat penjualan tiket angkutan mudik Lebaran 2026 telah mencapai 42 ribu tiket hingga Kamis (5/2/2026) pagi. Penjualan ini dilakukan sejak dibukanya pemesanan tiket pada 25 Januari 2026, dengan mayoritas tujuan mudik mengarah ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dari total 285 ribu tiket yang disediakan untuk masa angkutan Lebaran tahun ini, minat masyarakat terbilang cukup tinggi, terutama untuk keberangkatan pada periode puncak arus mudik. Data internal KAI Daop 2 Bandung menunjukkan keterisian penumpang pada H-5 hingga H-2 Lebaran telah mendekati 75 persen.
Kesiapan KAI Hadapi Lonjakan Penumpang
Selama masa angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung telah menyiapkan 24 perjalanan kereta api jarak jauh dengan berbagai relasi tujuan, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik.
Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan tiket karena ketersediaan masih mencukupi dan penjualan masih terus dibuka.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Saat ini tiket mudik Lebaran 2026 masih tersedia dan dapat langsung dipesan melalui kanal resmi KAI,” ujar Kuswardojo.
Ia juga mengingatkan calon penumpang agar merencanakan perjalanan sejak dini dan memastikan data pemesanan sesuai dengan identitas diri. Hal ini penting untuk menghindari kendala saat proses boarding dan perjalanan.
KAI Daop 2 Bandung terus memantau perkembangan penjualan tiket serta menyesuaikan operasional jika terjadi peningkatan signifikan jumlah penumpang. Dengan kesiapan sarana dan prasarana yang ada, KAI optimistis dapat melayani angkutan mudik Lebaran 2026 secara aman, nyaman, dan lancar. (uby)












