BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Menjelang momentum sakral mudik Lebaran tahun 2026, PT KAI Daop 2 Bandung melaporkan antusiasme masyarakat yang luar biasa dalam mengamankan tiket perjalanan.
Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 168 ribu tiket telah ludes terjual dari total kapasitas 345 ribu tempat duduk yang disediakan.
Angka ini diprediksi akan terus merangkak naik seiring semakin dekatnya hari raya, mengingat tradisi pulang kampung masih menjadi magnet utama bagi warga Jawa Barat, khususnya yang berdomisili di wilayah Bandung Raya.
Destinasi Favorit dan Sebaran Penumpang
Mayoritas calon penumpang yang telah melakukan pemesanan tiket bertujuan ke sejumlah kota besar di wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Kota-kota seperti Solo, Kutoarjo, Yogyakarta, hingga Surabaya menjadi destinasi primadona bagi para perantau yang ingin merayakan hari kemenangan bersama keluarga besar.
Tingginya permintaan pada rute-rute jarak jauh ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang tetap tinggi terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai lebih aman, nyaman, dan bebas macet.
PT KAI Daop 2 Bandung memastikan bahwa seluruh armada yang akan dioperasikan telah melalui serangkaian uji kelayakan dan perawatan intensif guna menjamin keselamatan penumpang selama perjalanan mudik berlangsung.
Penambahan Jadwal dan Strategi Antisipasi Lonjakan
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan akan terjadi secara signifikan, Daop 2 Bandung tidak hanya mengandalkan perjalanan reguler.
Selain menjalankan 24 perjalanan reguler setiap harinya, pihak Daop 2 juga memutuskan untuk menambah 4 perjalanan kereta api tambahan khusus untuk masa angkutan Lebaran 2026.
Penambahan ini menyasar rute-rute padat peminat, di antaranya adalah relasi Bandung–Solo Balapan, Bandung–Kutoarjo, serta Bandung–Surabaya.
Strategi ini diambil agar kapasitas angkut tetap terjaga dan calon penumpang yang belum mendapatkan tiket pada kereta reguler masih memiliki kesempatan untuk mudik menggunakan layanan tambahan tersebut.
Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa penambahan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Ketersediaan Harian
Berdasarkan tren pemesanan tiket, Daop 2 Bandung memprediksi bahwa puncak arus mudik Lebaran 2026 akan jatuh pada tanggal 18 Maret 2026.
Pada tanggal tersebut, kepadatan di stasiun-stasiun besar seperti Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong diperkirakan akan mencapai puncaknya.
Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, setiap harinya selama masa angkutan Lebaran, Daop 2 Bandung menyediakan rata-rata 15 ribu tiket.
Pihak KAI mengimbau masyarakat untuk melakukan perencanaan perjalanan jauh-jauh hari dan memanfaatkan sistem pembelian tiket daring (online) guna menghindari antrean di loket stasiun serta memastikan ketersediaan tempat duduk sesuai jadwal yang diinginkan.
Imbauan Keselamatan dan Kesiapan Fasilitas Stasiun
Selain fokus pada penjualan tiket, PT KAI Daop 2 Bandung juga meningkatkan kesiapan fasilitas pendukung di stasiun.
Mulai dari ruang tunggu yang lebih luas, penambahan petugas keamanan, hingga layanan kesehatan darurat disiapkan untuk menyambut para pemudik.
KAI juga mengingatkan para penumpang untuk memperhatikan aturan barang bawaan agar tidak melebihi kapasitas yang ditentukan demi kenyamanan bersama di dalam gerbong.
Masa angkutan mudik Lebaran 2026 ini diharapkan dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti.
Dengan koordinasi yang apik antara petugas di lapangan dan dukungan fasilitas yang mumpuni, Daop 2 Bandung optimis dapat mengantarkan ratusan ribu pemudik sampai ke kampung halaman dengan selamat dan penuh kebahagiaan.
Ringkasan Data Mudik Daop 2 Bandung (Lebaran 2026)
| Kategori | Detail Data |
| Tiket Terjual | 168.000 Tiket |
| Kapasitas Tersedia | 345.000 Tempat Duduk |
| Perjalanan Reguler | 24 Perjalanan / Hari |
| Kereta Tambahan | 4 Perjalanan (Solo, Kutoarjo, Surabaya) |
| Prediksi Puncak Mudik | 18 Maret 2026 |












