BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Puluhan calon pemudik memadati lokasi pendaftaran program Angkutan Motor Gratis dengan Kereta Api (Motis) di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (2/3/2026) pagi. Sejak loket dibuka, warga tampak mengantre untuk mendaftarkan sepeda motor mereka agar dapat diangkut menggunakan kereta api pada masa angkutan Lebaran 2026.
Program Motis kembali digelar oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian sebagai upaya mengurangi kepadatan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan selama arus mudik. Melalui program ini, pemudik tidak perlu mengendarai sepeda motor jarak jauh karena kendaraan mereka akan diangkut menggunakan rangkaian kereta khusus.
Untuk mengikuti program tersebut, masyarakat wajib memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya memiliki KTP, Kartu Keluarga, dan SIM C yang masih berlaku, serta menggunakan sepeda motor dengan kapasitas mesin maksimal 200 cc. Setiap satu unit motor difasilitasi dua tiket penumpang dan satu tiket infant secara gratis sesuai ketentuan.
Salah satu calon pemudik, Nani, mengaku terbantu dengan adanya program Motis. Ia mengatakan sepeda motor akan sangat dibutuhkan saat berada di kampung halaman.
“Saya senang sekali ada program ini, jadi tidak capek naik motor jauh-jauh. Nanti di kampung motor bisa dipakai untuk silaturahmi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Anto, calon pemudik lainnya, yang menilai Motis menjadi solusi perjalanan yang lebih aman.
“Lebih aman dan nyaman, apalagi kalau jaraknya jauh. Program ini sangat membantu,” katanya.
Pendaftaran Motis untuk arus mudik dibuka mulai 1 hingga 13 Maret, sementara arus balik dijadwalkan pada 24 hingga 30 Maret mendatang. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring maupun langsung di stasiun yang telah ditentukan. Pemerintah berharap program ini mampu memberikan perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. (uby)











