CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Perang Drone India-Pakistan Meningkat

pri
10 Mei 2025
Perang Drone India-Pakistan Meningkat

Aparat Pakistan sedang memeriksa serpihan yang ditimbulkan serangan drone India di Karachi, pada Kamis (08/05). (getty images)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Konflik militer antara India dan Pakistan memasuki fase paling berbahaya dalam beberapa dekade terakhir. Kedua negara yang sama-sama bersenjata nuklir kini tak hanya saling menembakkan rudal, tetapi juga terlibat dalam perang pesawat nirawak atau drone warfare—fenomena yang belum pernah terjadi sebelumnya di Asia Selatan.

Sejak Sabtu (10/5/2025) dini hari, laporan ledakan terdengar dari berbagai kota seperti Srinagar, Jammu, dan Pathankot.

Selain itu ledakan juga terdengar di Udhampur wilayah Kashmir yang dikelola India.

Pakistan mengklaim telah menghancurkan fasilitas militer India termasuk penyimpanan rudal dan pangkalan udara.

Hal tersebut sebagai bagian dari operasi “Bunyan-un-Marsoos” sebagai respons atas serangan rudal India sebelumnya ke wilayah Rawalpindi dan Chakwal.

Baca juga:   Resmi Dibubarkan di Paguyuban Pasundan, Pansel Tuntaskan Pemilihan Pimpinan Baznas Jabar

Sementara itu, India belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim tersebut, namun terus meningkatkan kesiapan militernya di sepanjang Garis Kontrol (LoC).

Perang Drone: Senjata Baru di Konflik Lama

Penggunaan pesawat tanpa awak dalam konflik ini mencerminkan perubahan signifikan dalam strategi militer India dan Pakistan.

India dituduh meluncurkan drone ke tiga pangkalan militer di Pakistan, sementara Islamabad mengklaim telah menembak jatuh 25 drone, termasuk beberapa di wilayah kota besar seperti Karachi dan Lahore.

India sendiri memanfaatkan teknologi drone dari Israel, seperti Harop dan Heron, yang dikenal karena presisi dan kecanggihannya.

Baca juga:   Kehilangan Eril, Ini yang Dilakukan Atalia pada Instagramnya

Sementara itu, Pakistan mengandalkan kombinasi drone dalam negeri dan impor dari China serta Turki, seperti CH-4, Bayraktar Akinci, dan drone kamikaze lokal.

Menurut para analis, perang drone ini menciptakan ruang baru dalam konflik konvensional karena memungkinkan serangan presisi tanpa melibatkan pesawat berawak, sehingga mengurangi risiko langsung terhadap pilot.

Dunia Waspada, Risiko Nuklir Meningkat

Kekhawatiran global meningkat karena konflik ini melibatkan dua negara dengan persenjataan nuklir.

Amerika Serikat dan kekuatan global lainnya telah menyerukan de-eskalasi, namun situasi di lapangan terus memanas.

Baca juga:   Rashford di Persimpangan Jalan: Barcelona Enggan Bayar £26 Juta, Lima Winger Masuk Daftar Belanja

Para ahli memperingatkan bahwa penggunaan pesawat nirawak memang menurunkan ambang batas keterlibatan militer, tapi sekaligus memperbesar risiko eskalasi tidak terkontrol.

“Setiap drone yang ditembak jatuh, setiap radar yang dibutakan, dapat menjadi pemicu konflik berskala penuh,” kata Profesor Jahara Matisek dari Sekolah Tinggi Perang Angkatan Laut AS.

Perang drone ini bisa menjadi fase awal dari konflik yang lebih luas, atau justru menjadi bentuk peringatan terkontrol antar kedua negara.

Namun satu hal jelas: India dan Pakistan tengah berada di titik kritis, dan dunia menyaksikan dengan napas tertahan.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: drone Harop dan Heroneskalasi militer di KashmirIndia Pakistan serangan udaraIndia vs Pakistan rudalketegangan di Asia Selatankonflik India Pakistan 2025konflik Kashmir terkiniperang drone India Pakistanperang drone pertama antar negara nuklirpesawat nirawak militer


Related Posts

Pakistan Luncurkan Serangan Balasan ke India
HEADLINE

Pakistan Luncurkan Serangan Balasan ke India

10 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.