CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Program Co Working Space Bandung Siap Diaktifkan

admin
16 Oktober 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Program co-working space atau tempat kerja bersama di setiap kecamatan yang digagas Oded M. Danial dan Yana Mulyana mulai bergulir dalam waktu dekat. Co-working space yang menjadi pusat pengembangan ekonomi ini telah siap aktif di 11 kecamatan.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Tris Avianti menyatakan, Kecamatan Sumur Bandung akan menjadi proyek percontohan pertama co-working space dan akan diresmikan dalam waktu dekat ini.

“Di Kecamatan Sumur Bandung, kita manfaatkan di balai warga RW 08 Kelurahan Braga. Sekarang sudah berjalan, kemarin persiapan sejak mulai Maret,” kata Tris, Rabu (16/10/2019).

Tris menuturkan, di Kelurahan Braga sudah mulai berjalan kegiatan inkubasi dan beragam pelatihan. Di antaranya pelatihan pemandu wisata, melukis, menari tradisi dan pembuatan beragam kerajinan tangan.

Baca juga:   Perkuat Ketahanan Pangan Pemkot Bandung Gandeng Pascasarjana Unpas

“Ini program berkelanjutan. Ini mesin inkubasi, bukan hanya teori tapi juga praktek. Pertama membuka mindset, mengembangkan motivasinya supaya mereka bisa mandiri,” jelasnya.

Menurut Tris, Pemerintah Kota Bandung akan membuat co-working space tematik di setiap kecamatan. Hal itu menyesuaikan dengan potensi wilayahnya masing-masing.

Hasil kajian Universitas Padjadjaran (Unpad), kata Tris, dari 30 kecamatan itu yang sudah siap yaitu Kecamatan Rancasari, Cibiru, Sumur Bandung, Randalajati, Ujung Berung, Batununggal, Bandung Wetan, Astananyar, Arcamanik, Lengkong, Kecamatan Cibeuning Kidul.

“Aktivasi 11 kecamatan ini menginisiasi kecamatan lainnya,” katanya.

Untuk operasional, co-working ini akan dijalankan oleh petugas kewilayahan dengan menggandeng Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, kader PKK dan elemen masyarakat lain agar lebih banyak menjaring partisipasi.

“Kita juga akan bekerja sama dengan berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah), seperti Disdagin, KUKM, Dispangtan, Dispora DP3APM. Terus stakeholder pengusaha juga dari HIPMI sudah siap, dan media tentu saja adalam mendukungnya menggunakan konsep pentahelix,” bebernya.

Baca juga:   Authentic Moment with Efek Rumah Kaca Ramaikan Bandung

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Unpad, Dwi Purnomo yang ikut berkolaborasi sebagai mentor menyatakan, penekanan co-working space di level kecamatan ini bukan hanya persoalan pengadaan tempat semata.

Menurutnya, co-working space di tiap kecamatan ini bukanlah tempat kerja bersifat fleksibel yang dibuka secara komersil bagi para pengusaha baru. Namun, lebih pada ruang interaksi untuk masyarakat dalam rangka menggenjot kemandirian, khususnya di bidang ekonomi.

“Titik beratnya pada program. Jadi program pemberdayaan yang bisa dielaborasi baik anak muda, ibu-ibu dan bapak-bapak. Jadi tidak hanya sebagai co-working space yang berbayar dan diperuntukan untuk startup, tapi ini untuk elaborasi menciptakan ekosistem. Sehingga usaha lokal bisa naik dengan potensinya masing-masing berbasis pemberdayaan,” beber Dwi.

Baca juga:   Tas Daur Ulang Peluang Bisnis UMKM Bandung

Lebih lanjut, Dwi mengungkapkan, co-working space level kecamatan ini bahkan berpotensi sebagai daya tarik baru di bidang pariwisata. Hal itu apabila setiap wilayah mampu mengolah kontennya secara menarik baik itu dari produk buatannya ataupun program pergerakannya.

Untuk menguatkan fondasi keberlangsungan co-working space, terang Dwi, akan ada panduan dengan menerapkan program dasar yang mengacu pada tiga konten utama yakni people, planet dan provit.

“Tiga konten ini bisa memastikan tidak semata kegiatannya beres, ekonominya naik tapi juga lingkungannya juga baik. Nanti juga akan dibuatkan modul dan disampaikan dengan cara yang sangat menyenangkan disesuaikan dengan konteks lokal,” katanya.

“Jadi kebanyakan workshop. Metodologinya agar masyarakat bisa berinteraksi satu sama lain dan bisa menjalin kerja sama,” imbuh Dwi. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Co Working SpaceOded M. Danialyana mulyana


Related Posts

Mantan Wali Kota Bandung Yana Mulyana Divonis 4 Tahun Penjara, Tak Ajukan Banding
PASBANDUNG

Mantan Wali Kota Bandung Yana Mulyana Divonis 4 Tahun Penjara, Tak Ajukan Banding

14 Desember 2023
Mantan Wali Kota Bandung Yana Mulyana Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp200 Juta
PASBANDUNG

Yana Mulyana Mantan Wali Kota Bandung Dituntut 5 Tahun Penjara

29 November 2023
Pj Gubernur Jabar Lantik 6 Pj Bupati dan Wali Kota Serta Berhentikan Yana Mulyana Secara Tidak Hormat
HEADLINE

Pj Gubernur Jabar Lantik 6 Pj Bupati dan Wali Kota Serta Berhentikan Yana Mulyana Secara Tidak Hormat

20 September 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.