CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Gratis Tapi Aman: Menjaga Program MBG dari Ancaman Keracunan

Hanna Hanifah
29 September 2025
TKA SD 2026

ilustrasi. (Foto : ist Pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT
Dekan Fakultas Teknik UNPAS, Prof. Dr. Ir. Yusman Taufik, M.P. (Foto: Pasjabar)

Oleh: Prof. Dr. Ir. Yusman Taufik, MP. (Dosen Teknologi Pangan Fakultas Teknik UNPAS, Menjaga Program MBG dari Ancaman Keracunan)

WWW.PASJABAR.COM – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu terobosan penting pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak bangsa. Namun, di balik niat mulia ini, berbagai kasus keracunan makanan yang muncul di beberapa daerah menjadi alarm serius. Makanan gratis seharusnya membawa sehat, bukan sakit. Karena itu, perlu langkah strategis agar ke depan program MBG tetap berjalan, tetapi jauh dari risiko keracunan.

Standarisasi Produksi dan Menu Aman

Salah satu kunci utama adalah standarisasi proses produksi. Badan Gizi Nasional bersama para ahli teknologi pangan harus memastikan adanya SOP (Standard Operating Procedure) yang jelas, mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah.

Menu pun harus dipilih secara bijak. Hindari makanan yang mudah basi seperti olahan bersantan, seafood, atau daging tanpa pendinginan. Sebagai gantinya, makanan yang lebih stabil, higienis, dan tetap bergizi—seperti telur rebus, tempe, sayur kukus, dan buah segar—dapat menjadi pilihan aman.

Baca juga:   Tiga Pilar Korporatokrasi

Peningkatan Kapasitas SDM

Tak kalah penting adalah peran juru masak dan penyedia katering. Mereka harus dibekali pelatihan dasar mengenai higiene pangan, suhu kritis, dan cara penyajian yang benar. Pemerintah dapat menerapkan sistem sertifikasi sederhana bagi juru masak MBG, sehingga kualitas keterampilan mereka terstandar.

Selain itu, perguruan tinggi dan para ahli teknologi pangan di daerah perlu dilibatkan sebagai pendamping teknis, memastikan praktik keamanan pangan diterapkan dengan benar di lapangan.

Pengawasan dan Monitoring Ketat

Pengawasan menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan pangan. Tim audit lintas instansi—mulai dari Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan, hingga perguruan tinggi—perlu turun langsung melakukan inspeksi rutin.

Setiap penyedia MBG wajib menyimpan sampel makanan harian selama 24 jam untuk diuji bila terjadi kasus. Lebih jauh, penggunaan teknologi digital dapat membantu monitoring. Melalui aplikasi sederhana, sekolah bisa melaporkan kondisi makanan secara real time, termasuk foto penyajian dan distribusi.

Baca juga:   Jelang Peringatan Ke-77 Hari Bakti TNI Angkatan Udara, Personel Lanud Husein Sastranegara Mengikuti Donor Darah

Infrastruktur Distribusi yang Memadai

Distribusi makanan sering kali menjadi titik rawan. Tanpa fasilitas rantai dingin (cold chain), makanan berprotein tinggi mudah rusak. Karena itu, penyediaan wadah berpendingin atau cool box wajib diperhatikan.

Pemerintah daerah juga dapat mengadopsi model dapur pusat (central kitchen) di tingkat kecamatan. Dengan cara ini, standar masak dan distribusi lebih terkontrol, sehingga risiko kontaminasi dapat ditekan.

Edukasi dan Kolaborasi

Keselamatan pangan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Guru dan siswa juga perlu dibekali edukasi sederhana untuk mengenali tanda-tanda makanan basi atau berbahaya. Jika ada keluhan, laporan cepat bisa menyelamatkan banyak nyawa.

Mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik dapat dilibatkan untuk mendampingi sekolah dalam edukasi dan monitoring. Sinergi lintas lembaga—antara Badan Gizi Nasional, ahli teknologi pangan, Dinas Kesehatan, dan masyarakat—menjadi kunci keberhasilan MBG yang aman.

Baca juga:   Refleksi 52 Tahun STIE Pasundan Mengukuhkan Komitmen Mencetak Lulusan Unggul & Berdaya Saing Bagi Wisudawan 2025 Di Era Civil Society 5.0

Evaluasi dan Respons Cepat

Setiap insiden keracunan harus dijadikan bahan evaluasi, bukan sekadar catatan kasus. Audit menu, analisis penyebab, hingga perbaikan SOP wajib dilakukan. Pemerintah juga perlu menyiapkan crisis center khusus untuk merespons cepat jika terjadi keracunan.

Bagi penyedia katering yang lalai, sanksi tegas perlu diberikan. Sebaliknya, penyedia yang konsisten menjaga kualitas dan keamanan makanan harus diberi insentif sebagai bentuk penghargaan.

Program Makanan Bergizi Gratis adalah langkah strategis untuk mencetak generasi sehat dan cerdas. Namun, keamanan pangan harus menjadi prioritas utama. Dengan penerapan standar produksi yang ketat, peningkatan kapasitas SDM, pengawasan berlapis, distribusi aman, serta kolaborasi semua pihak, cita-cita mulia ini bisa terwujud.

Karena pada akhirnya, makanan gratis bukan sekadar kenyang, melainkan harus sehat, bergizi, dan aman. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: OpiniProgram Makanan Bergizi Gratisprogram mbg


Related Posts

Negeri Segudang Seruan
HEADLINE

Negeri Segudang Seruan

14 April 2026
berkuasa
HEADLINE

Mengakui Setelah Berkuasa

28 Maret 2026
Makan Bergizi Gratis
HEADLINE

Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Penggunaan APBN dan Ekonomi Makro

24 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

gemini mac
HEADLINE

Gemini Resmi Hadir di Mac, Google Perluas Layanan AI Desktop

17 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google resmi memperluas jangkauan layanan kecerdasan buatannya dengan merilis aplikasi Gemini khusus untuk perangkat Mac...

sungai citarum

Sungai Citarum Gerus Jembatan di Ibun, Akses Antar Kecamatan Putus

17 April 2026
geng motor cimahi

Puluhan Geng Motor Bentrok di Cimahi, Polisi Tangkap 20 Pelaku

17 April 2026
minyakita

MinyaKita Langka di Bandung, Warga dan UMKM Keluhkan Pasokan

17 April 2026
Persib Bandung

Mereka yang Akan ‘Hilang’ di Laga Dewa United Vs Persib Bandung

17 April 2026

Highlights

MinyaKita Langka di Bandung, Warga dan UMKM Keluhkan Pasokan

Mereka yang Akan ‘Hilang’ di Laga Dewa United Vs Persib Bandung

Bojan Hodak Enggan Pandang Dewa United Sebelah Mata

Bidang Pemikiran dalam Islam

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.