CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Kemenkes Beberkan Gejala dan Pencegahan Infeksi Virus Nipah

Hanna Hanifah
24 Februari 2026
virus nipah

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan sejumlah gejala penyakit virus nipah yang perlu diwaspadai masyarakat. Masa inkubasi atau rentang waktu sejak terpapar hingga muncul gejala berkisar antara empat hingga 14 hari, meski dalam beberapa laporan bisa mencapai 45 hari.

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes, Dr. Sumarjaya, dalam diskusi yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan diikuti dari Jakarta, Selasa, mengatakan gejala virus nipah terbagi menjadi gejala awal hingga berat.

Baca juga:   Sepekan Ramadan, Harga Sembako Bandung Masih Tinggi

“Masa inkubasinya empat hingga 14 hari. Kemudian ada juga dilaporkan 45 hari, ini saya katakan bervariasi juga gejalanya,” jelasnya, dilansir dari ANTARA.

Waspadai Gangguan Pernapasan dan Neurologis

Sumarjaya memaparkan, gejala awal umumnya berupa demam, flu, sakit kepala hebat, nyeri otot, dan nyeri tenggorokan. Namun pada kondisi berat, pasien dapat mengalami penurunan kesadaran, kejang, ensefalitis atau radang otak, hingga gangguan pernapasan serius.

Baca juga:   Nipah Ancaman Virus Menyeramkan yang Disebar Kelelawar

“Yang perlu kita pahami dan terus kita waspadai adalah gangguan pernapasan berat dan gangguan neurologis, itu yang perlu kita waspadai,” tegasnya.

Ia menjelaskan, diagnosis virus nipah dapat dilakukan melalui tes PCR. Hingga kini belum tersedia pengobatan spesifik maupun vaksin untuk mencegah infeksi virus tersebut. Tingkat kematian akibat virus nipah tergolong tinggi, berkisar antara 40 hingga 75 persen pada manusia.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau menghindari konsumsi air nira langsung dari pohon, mencuci serta mengupas buah sebelum dimakan, membuang buah yang rusak atau bekas gigitan, serta memastikan daging ternak dimasak hingga matang.

Baca juga:   Yuk! Kenali Bahaya Penyakit yang Datang Setelah Idul Adha dari Unpas

Kemenkes menegaskan, hingga Februari 2026 belum ditemukan kasus penularan virus nipah pada manusia di Indonesia, meskipun virus ini telah lama terdeteksi pada kelelawar. Sebelumnya, kasus kematian akibat virus nipah dilaporkan terjadi di Bangladesh pada akhir Januari 2026. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: cegah virus nipahgejala virus nipahpenyakitVirus nipah


Related Posts

virus nipah
HEADLINE

Asal Usul Nama Virus Nipah Berawal dari Desa di Malaysia

6 Februari 2026
penularan virus nipah
HEADLINE

WHO Ungkap Tujuh Temuan Penularan Virus Nipah di Bengala Barat

4 Februari 2026
Virus Nipah
HEADLINE

Kasus Virus Nipah di India dan Bangladesh Picu Kewaspadaan Global

27 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.