CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Angin Kencang Picu Pohon Tumbang, DPKP Bandung Tingkatkan Pengawasan

Tiwi Kasavela
11 April 2026
Angin Kencang Picu Pohon Tumbang, DPKP Bandung Tingkatkan Pengawasan

Ilustrasi (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) meningkatkan upaya mitigasi risiko pohon tumbang seiring datangnya musim pancaroba. Langkah ini dilakukan menyusul tingginya potensi angin kencang yang dapat memicu kejadian serupa di berbagai titik kota.

Kepala DPKP Kota Bandung, Luthfi Firdaus, mengatakan bahwa periode Maret hingga April memang menjadi fase rawan terjadinya pohon tumbang. Perubahan suhu dan cuaca ekstrem pada masa peralihan musim kerap memicu angin kencang yang berisiko merobohkan pepohonan.

“Secara pola, setiap tahun di bulan-bulan pancaroba seperti ini memang sering terjadi kejadian pohon tumbang akibat angin,” ujar Luthfi dalam siaran kolaborasi Radio Sonata dan PR FM, Kamis (9/4/2026).

Menurut dia, DPKP sebenarnya telah melakukan langkah mitigasi sejak awal, di antaranya pemangkasan atau trimming terhadap pohon-pohon yang dinilai berisiko. Kegiatan ini dilakukan secara kolaboratif bersama sejumlah perangkat daerah, seperti BPBD, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), serta Dinas Perhubungan.

Baca juga:   Ledakan Tabung Gas di Kiaracondong Lukai Empat Warga

Berdasarkan pendataan, terdapat sekitar 65 ribu pohon yang tersebar di 400 ruas jalan di Kota Bandung. Dari jumlah tersebut, tidak semua pohon dalam kondisi rentan. Bahkan, Luthfi mengungkapkan bahwa sebagian besar pohon yang tumbang saat kejadian angin kencang beberapa waktu lalu justru berada dalam kondisi sehat.

“Sekitar 60 sampai 70 persen pohon yang tumbang itu sebenarnya dalam kondisi sehat. Ini menunjukkan bahwa faktor alam, terutama angin kencang, sangat berpengaruh,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kecepatan angin saat kejadian pada awal April mencapai 60 hingga 75 kilometer per jam. Kondisi tersebut dinilai cukup ekstrem dan mampu merobohkan pohon, bahkan yang memiliki struktur kuat sekalipun.

Baca juga:   Antisipasi Pohon Tumbang, Pemkot Bandung Pangkas 2.532 Pohon

Lebih lanjut, Luthfi menjelaskan bahwa penyebab pohon tumbang tidak hanya berasal dari faktor usia atau kesehatan pohon. Faktor lain seperti kondisi perakaran, keterbatasan ruang tumbuh akibat infrastruktur trotoar, hingga tekanan lingkungan juga turut memengaruhi stabilitas pohon.

Untuk memperkuat mitigasi, DPKP menambah jumlah tim pemantau di lapangan. Pada 2026, jumlah tim ditingkatkan dari empat menjadi lima kelompok, dengan total sekitar 50 personel. Tim ini bertugas melakukan monitoring rutin terhadap kondisi pohon di berbagai wilayah.

Selain itu, Pemkot Bandung juga berencana membentuk satuan tugas (satgas) khusus yang melibatkan lintas dinas guna mempercepat penanganan dan pencegahan pohon tumbang.

“Kolaborasi ini penting karena kami tidak bisa bekerja sendiri. Dengan dukungan berbagai pihak, penanganan di lapangan bisa lebih cepat dan efektif,” ujar Luthfi.

Baca juga:   Libur Usai, Wisatawan Mulai Meninggalkan Bandung

Ke depan, DPKP juga akan mengembangkan basis data pohon yang lebih komprehensif untuk memantau kondisi sekitar 66 ribu pohon di seluruh ruas jalan kota. Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan penanganan pohon secara lebih tepat.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang. Warga disarankan menghindari berteduh di bawah pohon besar dan mencari tempat yang lebih aman.

“Kesadaran masyarakat juga penting. Saat cuaca ekstrem, sebaiknya hindari area terbuka yang dekat dengan pohon besar,” katanya.

Dengan kombinasi mitigasi teknis dan partisipasi masyarakat, Pemerintah Kota Bandung berharap risiko pohon tumbang dapat ditekan, sekaligus menjaga keseimbangan antara keberadaan ruang hijau dan keselamatan warga. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: Angin Kencangpohon tumbang


Related Posts

pohon besar tumbang menimpa restoran cepat saji di jalan Riau Bandung, Jumat (6/3/26) malam, satu motor hancur. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Bandung Raya Siaga: Pohon Tumbang Timpa Restoran di Jalan Riau dan Puting Beliung Amuk Pasar Tumpah Cimahi

6 Maret 2026
Hujan deras dan angin kencang melanda Kota Bandung, Rabu (4/3/2026). Pohon raksasa setinggi 20 meter tumbang di Regol, menutup jalan dan merusak fasilitas warga. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Bandung Diterjang Angin Kencang: Pohon Raksasa di Regol Tumbang Tutup Akses Jalan Pasirluyu

4 Maret 2026
Hujan deras dan angin kencang menyebabkan pohon trembesi tumbang di Kota Baru Parahyangan, Bandung Barat, menimpa 3 mobil. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Cuaca Ekstrem Terjang Bandung Barat: Pohon Trembesi Tumbang Timpa Tiga Kendaraan di Kota Baru Parahyangan

23 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.