CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Penghuni Wyata Guna Bertahan Tidur di Trotoar

admin
16 Januari 2020
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sebanyak 30-an siswa dan mahasiswa penghuni asrama Wyata Guna memilih bertahan tidur dan tinggal di trotoar sejak Selasa (14/1/2020) hingga Kamis (16/1/2020) ini.

Mereka memandang solusi yang ditawarkan Pemprov Jawa Barat tak sesuai harapan. Seperti diketahui, pemprov menawarkan mereka untuk pindah ke asrama Dinas Sosial Jawa Barat di Kota Cimahi.

Bahkan, Rabu (15/1/2020) malam mereka juga sempat audiensi di Gedung Negara Pakuan dengan Biro Setda Pemprov Jawa Barat. Mereka diberi tawaran tempat tinggal sementara di hotel. Hal ini juga tak sesuai harapan.

Baca juga:   Setelah 5 Hari, Aksi Tidur di Trotoar Berakhir

“Esensi kita memilih bertahan di sini ingin Permensos (tentang perubahan PSBN jadi BRPSDN Wyata Guna) dicabut, sekurang-kurangnya ditangguhkan,” kata Dian Wardiana, perwakilan penghuni asrama Wyata Guna.

Ia dan rekan-rekannya belum bisa memastikan sampai kapan bertahan tinggal di trotoar dan pinggir jalan. Mereka baru akan meninggalkan lokasi jika tuntutannya dipenuhi.

“Kami akan di sini sampai ada keputusan yang jelas (sesuai tuntutan),” ucap Dian.

Bagi mereka, tidur dua malam berturut-turut di trotoar jelas bukan hal menyenangkan. Sebab, mereka harus berkutat dengan dinginnya malam. Mereka juga terancam sakit dengan kondisi cuaca yang tak menentu.

Baca juga:   Real Madrid Resmi Pinjamkan Endrick Felipe ke Lyon: Strategi Matangkan "Permata" Brasil di Prancis

“Teman-teman sudah mulai ada yang sakit seperti demam. Tapi, alhamdulillah ada penanganan dari teman-teman relawan yang ada di sini,” ucap Shinta Sintya, penghuni asrama lainnya.

Kasus ini bermula dari perubahan status Wyataguna dari Panti Sosial Bina Netra (PSBN) menjadi Balai Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRPDSN) pada 2019 lalu. Kebijakan ini membuat penghuni asrama harus meninggalkan lokasi.

Sebab, setelah menjadi BRPDSN, penghuni asrama hanya boleh tinggal di sana maksimal 6 bulan. Sementara mereka yang melakukan aksi sudah tinggal di sana bertahun-tahun.

Baca juga:   Kemensos Sebut Terminasi Layanan Sudah Lalui Kajian Mendalam

Itu karena mereka mengacu pada peraturan lama saat Wyata Guna masih berstatus PSBN. Dalam aturannya, batas waktu tinggal di asrama 17 tahun.

Pindah ke asrama Dinas Sosial Jawa Barat pun dinilai bukan solusi tepat. Selain tempat yang dinilai tidak memadai dan aksesibel, tinggal di sana akan membuat mereka sulit beraktivitas seperti biasa.

“Kami dulu masuk dan tinggal di sini berdasarkan aturan PSBN,” timpal Dian. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: SLB Wyata Gunawyata guna


Related Posts

FOTO : Pembuatan Alquran Braille
HEADLINE

FOTO : Pembuatan Alquran Braille

21 April 2021
PASBANDUNG

Setelah 5 Hari, Aksi Tidur di Trotoar Berakhir

19 Januari 2020
HEADLINE

Kemensos: Permensos Wyata Guna Sudah Final!

18 Januari 2020

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026

# pasundan law fair 2026 BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Ajang bergengsi Pasundan Law Fair 2026 kembali sukses diselenggarakan...

harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026
potensi cuaca ekstrem

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

16 April 2026

Highlights

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

NASA Pilih Voyager untuk Misi Astronot Swasta Ketujuh ke ISS

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.