CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASDUNIA

Robert Beberkan Perbedaan Sepak Bola Indonesia & Malaysia

admin
18 Januari 2020
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pelatih Persib Bandung Robert Rene mengungkap perbedaan antara sepak bola Indonesia dan Malaysia. Ada dua sisi plus-minus yang dibeberkannya.

Robert sendiri tahu persis bagaimana sepak bola Malaysia. Sebab, ia pernah menjadi pelatih beberapa klub di sana.

Pada 1992-1995, ia melatih Kedah FA. Selanjutnya, ia menangani Timnas Malaysia U-19 pada 2007. Pada 2008-2009, ia tercatat sebagai pelatih Sarawak FA. Ia pun kembali jadi pelatih Sarawak FA pada 2011-2015.

“Ada banyak perbedaan (sepak bola Indonesia dan Malaysia), baik itu mentalitas, organisasi, dan juga infrastruktur,” kata Robert, Jumat (17/1/2020).

Baca juga:   Misi Tanpa Kompromi di Laga Persib Vs Persebaya

Untuk kompetisi, Malaysia punya waktu yang jelas. Sehingga, klub bisa mempersiapkan diri dengan matang.

“Sedangkan kami (di Indonesia) belum tahu kapan liga akan dimulai. Itu yang menjadi perbedaan besar,” ucapnya.

“Kami melakukan persiapan untuk sesuatu, tapi belum benar-benar tahu kapan (liga) itu akan dimulai,” jelas Robert.

Seharusnya, di sepak bola profesional jadwal kompetisi berjalan dengan baik. Sehingga, pelatih tahu apa yang harus dilakukan agar tim bermain maksimal di kompetisi.

Tapi, ada sisi positif yang tak dimiliki Malaysia. Indonesia menurutnya punya gairah sepak bola yang jauh lebih besar. Di stadion, suporter hampir selalu ramai untuk mendukung tim kesayangannya.

Baca juga:   Dejan Antonic Siap Bawa PSS Hancurkan Persib

“Itu yang saya suka dari Indonesia, fans selalu mengenakan jersey klub kebanggaan mereka. Saya jarang melihat fans memakai jersey Barcelona, Chelsea,” ujarnya.

“Di Bandung, saya melihat mereka memakai jersey Persib. Di malang dan Makassar juga begitu (memakai jersey klub setempat). Mereka menjunjung tinggi klub mereka dan itu sudah jadi budaya,” tutur Robert.

Perbedaan lainnya, di Indonesia banyak terdapat stadion, mulai dari kota besar hingga kota kecil. Klub di Indonesia juga sangat banyak.

“Di Malaysia masih terbatas klub dan stadionnya, itu perbedaan besar. Tapi, Malaysia sudah punya organisasi yang bagus, sedangkan Indonesia masih dalam proses membangun soal struktur sepakbolanya,” katanya.

Baca juga:   Militer Israel Tembak Wartawan Aljazeera Hingga Tewas, Jurnalis Indonesia Turut Berduka

Tapi, ia meyakini sepak bola Indonesia akan berkembang jika mampu menyaingi Malaysia dalam urusan organisasi hingga infrastruktur sepak bola.

“Jika saja mereka mampu melakukannya, saya rasa Indonesia bisa jadi raksasa sepak bola. Ada banyak talenta dari klub-klub yang ada dengan gairah yang besar pada sepak bola,” ucapnya.

“Jika saja infrastruktur bisa dibenahi, saya rasa Indonesia akan bangkit. Terpenting adalah bagaimana membenahi infrastruktur dan organisasinya,” pungkas Robert. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: klub sepak bolamaung bandungPelatih Persib Bandung Robert Renepersibpersib bandung


Related Posts

Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)
HEADLINE

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Persib Bandung
HEADLINE

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

20 April 2026
Persib Bandung
HEADLINE

Pelatih Persib Bandung Pede Curi Poin Penuh di Kandang Dewa United

20 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.