CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Monik Lawan Diskriminasi Lewat Medali Emas Angkat Berat

Nissa Ratna
29 Agustus 2022
Monik Lawan Diskriminasi Lewat Medali Emas Angkat Berat

Monik Lawan Diskriminasi Lewat Medali Emas Angkat Berat (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Bandung, WWW.PASJABAR.COM – Gadis yang biasa dipanggil Monik. Sejak 2015 silam ia jatuh cinta pada dunia atletik dan berkecimpung dalam cabang angkat berat telah menabet medali emas.

Namaya Shebrioni, tapi biasa dipanggil Monik. Berbeda dengan kebanyakan perempuan lain, Monik memilih berkecimpung dalam cabang angkat berat.

“Tertarik di dunia angkat besi itu karena awalnya ikut suami fitness. Setelah lama-lama, kok jadi suka dengan kegiatan seperti ini. Terus makin penasaran dan jadi ikut program yang lebih serius di atletik angkat berat,” cerita Monik kepada Humas Kota Bandung seusai acara di Balai Kota Bandung, Senin, 29 Agustus 2022.

Rasa cintanya terhadap angkat berat dibuktikan dengan perjuangan yang tak pernah berhenti. Di saat yang lain memilih istirahat dan berlibur, Monik tetap berlatih setiap hari.

Baca juga:   Pemkot Cimahi Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Kepada Warga

“Saya selalu latihan walaupun minimal seminggu cuma tiga kali. Pokoknya dalam seminggu, saya harus latihan, tidak boleh libur,” ujar perempuan kelahiran Bandung, 18 Februari 1992 ini.

Menyabet Mendali Emas Pekan Paralimpik Nasional 2021

Perjuangan tak pernah mengkhianati hasil, Monik pun menyabet medali emas di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2021. Bahkan ia sempat memecahkan rekor saat di ASEAN Para Games 2017 di Malaysia.

“Waktu itu paling berat angkatannya 95 kg. Lalu saya pecahkan dengan mengangkat 103 kg,” ungkapnya.

Sedangkan pada ASEAN Para Games 2022 kemarin di Solo, ia berhasil memperoleh dua medali emas dan memecahkan rekor atlet Thailand.

“Atlet dari Thailand itu angkat beban 101 kg, saya bisa pecahkan dengan 109 kg,” akunya.

Meski memang karena saking kerasnya berlatih, ia pun kerap beberapa kali mengalami cedera.

Baca juga:   Kapolresta Bandung Cek Lokasi TPS untuk Kesiapan Pemilu 2024

“Waktu angkat 109 kg, bahu kanan saya cedera. Tapi, alhamdulillah cepat ditangani oleh pelatih,” katanya yang kini tinggal di kawasan Pajajaran.

Ia memaparkan, selain melakukan latihan penunjang, seperti angkat beban-beban kecil dan push up selama 2-3 jam di GOR Pajajaran, seorang atlet juga harus memperhatikan makanan yang dikonsumsinya.

“Selain latihan, perlu juga perhatikan makanan yang dikonsumsi. Jangan minum es, apalagi dengan kondisi di Kota Bandung yang dingin. Sering bikin tulang kita linu. Harus rajin minum susu, suplemen kalsium, baru kita latihan,” paparnya.

Selama berkecimpung di dunia atletik angkat berat, Monik tak pernah merasakan kesulitan. Rasa mindernya pun sudah terkikis habis sekarang. Baginya, sangat penting untuk mengikuti kata hati dan jangan dengarkan kata negatif dari orang lain.

Baca juga:   Hari Bhakti Adhyaksa ke-64: Kota Bandung Adakan Sidang Perwalian Anak Terbuka

“Jangan dengarkan yang bilang. Kalian tidak bisa begini dan begitu. Kalau menurut kalian bisa berkembang di situ, latihan saja terus,” tuturnya.

“Saya dulu seperti itu, lihat kondisi tangan yang begini mana bisa angkat berat. Tapi saya percaya dan yakin, terus berlatih juga. Intinya ikut saja kata hati sendiri,” imbuhnya.

Sampai saat ini, Monik belum tertarik dengan cabang olahraga lain. Baginya, masih banyak yang harus ia diulik dalam cabang angkat berat.

Meski begitu, ia juga berharap agar anaknya yang kini duduk di bangku kelas 7 SMP bisa mengikuti jejaknya menjadi atlet.

“Tapi ya anak-anak kan masih susah diarahkan ya. Cuma memang berharap anak juga bisa jadi atlet di cabang olahraga yang dia suka,” ungkapnya. (*/Nis)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Medali Emas


Related Posts

Kontingen Indonesia finis sebagai runner up di ASEAN Para Games 2025. (Dok Kemenpora)
HEADLINE

Indonesia Runner Up Klasemen! Thailand Resmi Tutup ASEAN Para Games 2025 dengan Pesta Kembang Api Megah di Stadion Nakhon Ratchasima!

27 Januari 2026
Menpora Minta Maaf Target Medali di Asian Games 2022 Tidak Tercapai
PASOLAHRAGA

Menpora Minta Maaf Target Medali di Asian Games 2022 Tidak Tercapai

8 Oktober 2023
Medali Asian Games Hangzhou
PASOLAHRAGA

Antisipasi Hilangnya Peraihan Medali Emas di Asian Games Hangzhou

31 Juli 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.