CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Gerhana Bulan Total Dapat Dilihat di Halaman Pos Observasi Geofisika Lembang Tanpa Kaca Mata Khusus

Nurrani Rusmana
7 November 2022
Gerhana Bulan Total Terjadi 8 November Mendatang, Catat Jamnya!

Ilustrasi. (Foto: Freepik/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Warga Bandung dapat ikut melihat pengamatan gerhana bulan total pada Selasa (8/11/2022) sore hingga malam, di Halaman Pos Observasi Geofisika Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

“Masyarakat dapat menyaksikan GBT (Gerhana Bulan Total) dengan mata telanjang, tanpa harus menggunakan kaca mata khusus gerhana,” ujarnya, Senin (7/11/2022).

Pengamatan gerhana bulan total oleh Stasiun Geofisika Bandung Tim Stasiun Geofisika Bandung di Halaman Kantor Pos Observasi Geofisika Lembang dimulai pada pukul 15.00 WIB hingga selesai menggunakan teropong Vixen Sphinx ED80SF.

“Masyarakat di sekitar lokasi dapat menyaksikan proses gerhana dengan tetap menjalankan protokol kesehatan,” katanya.

Kondisi cuaca pada siang hingga sore hari diprakirakan hujan ringan pada pukul 13.00-19.00 WIB, sedangkan malam harinya diprakirakan berawan.

Proses Gerhana Bulan Total

Diketahui, Gerhana bulan total terjadi ketika seluruh bayangan umbra Bumi jatuh menutupi Bulan. Sehingga Matahari, Bumi, dan Bulan berada tepat di satu garis yang sama serta mengakibatkan saat puncak gerhana terjadi, Bulan akan terlihat berwarna merah.

Baca juga:   Gerhana Bulan Total Terjadi 8 November Mendatang, Kemenag Ajak Salat Khusuf

Dia menjelaskan, seluruh proses gerhana yang terjadi sejak gerhana mulai (P1) hingga gerhana berakhir (P4) selama lima jam 57 menit dan lima detik.

Durasi parsialitas yaitu sejak gerhana sebagian mulai (U1), puncak gerhana hingga gerhana sebagian berakhir (U4) akan berlangsung selama tiga jam 40 menit 23 detik.

Durasi totalitas gerhana bulan pada Selasa (8/11/2022) selama satu jam 25 menit 44 detik. Sedangkan data fase gerhana bulan total di Jawa Barat, adalah gerhana mulai (P1) tidak teramati, gerhana sebagian mulai (U1) tidak teramati.

Gerhana total mulai (U2) tidak teramati. Puncak gerhana pukul 17.59.11 WIB, gerhana total berakhir (U3) pukul 18.42.03 WIB, gerhana sebagian berakhir (U4) pukul 19.49.22 WIB, gerhana berakhir (P4) pukul 20.57.43 WIB.

Baca juga:   Gerhana Bulan Penumbra Akan Terjadi 5-6 Mei 2023

“Berdasarkan data fase gerhana bulan total pada tanggal 08 November 2022, maka gerhana ini dapat disaksikan di Halaman Pos Observasi Geofisika Lembang pada fase puncak hingga gerhana berakhir (P4),” jelasnya.

Proses/fase pertama gerhana mulai (P1) pukul 15.00.38, 16.00.38, dan 17.00.38 WIT. Fase ini tidak teramati di wilayah Indonesia.

Kedua, gerhana sebagian mulai (U1) pukul 16.08.59, 17.08.59, dan 18.08.59 WIT. Fase ini hanya dapat diamati di wilayah Papua, Papua Barat, sebagian Maluku Utara, dan sebagian Maluku.

Ketiga, gerhana total mulai (U2) pukul 17.16.19, 18.16.19, dan 19.16.19 WIT. Fase ini hanya dapat di amati di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, NTT, NTB, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, sebagian besar Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Barat, dan sebagian Jawa Timur.

Baca juga:   Dinsos Kota Bandung Imbau Tidak Galang Dana untuk Korban Gempa Cianjur di Jalanan

Puncak Gerhana Bulan Total

Puncak gerhana terjadi pada pukul 17.59.11, 18.59.11, dan 19.59.11 WIT. Fase ini dapat diamati di hampir seluruh wilayah Indonesia, kecuali wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bengkulu.

Gerhana total berakhir (U3) pada pukul 18.42.03, 19.42.03, dan 20.42.03 WIT. Fase ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia. Gerhana sebagian berakhir (U4) pada pukul 19.49.22, 20.49.22, dan 21.49.22 WIT. Fase ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia. Gerhana berakhir (P4) pukul 20.57.43, 21.57.43, dan 22.57.43 WIT. Fase ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia.

“Data tersebut langsung dikirim ke server di BMKG Pusat, untuk kemudian disimpan dan disebarluaskan secara online (daring) ke seluruh dunia,” pungkasnya. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Gerhanagerhana bulan total


Related Posts

Fenomena Blood Moon
HEADLINE

Fenomena Blood Moon Hiasi Langit Indonesia, Terlihat Jelas dari Bosscha

8 September 2025
Gerhana Bulan Total Tidak Terlihat di Indonesia
PASDUNIA

Gerhana Bulan Total Tidak Terlihat di Indonesia

13 Maret 2025
Full Worm “Blood” Moon Akan Terjadi Maret 2025
HEADLINE

Full Worm “Blood” Moon Akan Terjadi Maret 2025

10 Maret 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Dua anak harimau benggala lahir di Bandung Zoo. Kabar gembira ini jadi tantangan baru konservasi satwa langka di tengah sorotan publik. (Ist)
HEADLINE

Janji Palsu Penyelamatan Satwa: Kementerian Kehutanan dan Pemkot Bandung Melanggar Komitmen Pembayaran Pakan Satwa Bandung Zoo

2 Februari 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Kesepahaman antara manajemen Kebun Binatang Bandung dengan pemerintah mengenai pembayaran pakan ratusan satwa ternyata tidak...

Casemiro bersinar di laga Man Utd vs Fulham. (AP Photo/Dave Thompson)

Magis Michael Carrick Berlanjut: Benjamin Sesko Pastikan Kemenangan Dramatis Manchester United atas Fulham Skor 3-2

2 Februari 2026
Foto: REUTERS/Ana Beltran

Eksekusi Penalti Kylian Mbappe Bawa Real Madrid Tundukkan Rayo Vallecano Skor 2-1 Di Bernabeu

2 Februari 2026
Foto: AFP/PIERO CRUCIATTI

Insiden Flare Di Giovanni Zini: Emil Audero Tetap Tegar Meski Terkena Lemparan Flare saat Laga Melawan Inter Milan

2 Februari 2026
natrium mi instan

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Natrium Tinggi pada Mi Instan

2 Februari 2026

Highlights

Insiden Flare Di Giovanni Zini: Emil Audero Tetap Tegar Meski Terkena Lemparan Flare saat Laga Melawan Inter Milan

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Natrium Tinggi pada Mi Instan

Dinkes KBB Siapkan Vaksin Tetanus untuk Relawan Longsor Cisarua

Peneliti ITB: Mikroalga Berpotensi Jadi Solusi Mitigasi Perubahan Iklim

BMKG: Cuaca Berawan hingga Hujan Ringan Dominasi Indonesia Hari Ini

BNPB: 57 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.