BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Persib Bandung dilanda masalah pelik di awal tahun 2023 ini. Tim berjuluk ‘Maung Bandung’ tidak bisa memakai lapangan yang biasa dipakai untuk latihan.
Stadion Persib (Sidolig) dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tak bisa dipakai. Itu karena dua stadion itu dipakai untuk persiapan menyambut Piala Dunia U-20.
Sejak memulai sesi latihan pekan ini setelah tim diliburkan, Persib kerap berpindah-pindah tempat latihan. Mulai dari Stadion Siliwangi bahkan hingga salah satu lapangan di kawasan Bandung Barat.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono mengatakan situasi saat ini memang tidak ideal untuk Persib. Sebab persiapan untuk mengarungi kompetisi justru terganjal urusan lapangan untuk latihan.
“Ya memang situasi yang tidak maksimal, tapi kita tetap berusaha untuk bisa mendapatkan tempat yang baik buat latihan,” kata Teddy.
Tak hanya kesulitan tempat latihan, Persib juga akan kesulitan untuk menggelar laga kandang di Bandung. Sebab dua stadion yang ada tidak bisa dipakai untuk pertandingan, yaitu Stadion GBLA dan Si Jalak Harupat. Alasannya sama karena persiapan menyambut Piala Dunia U-20. Sehingga kedua stadion itu tak bisa dipakai.
Akan Segera Pindah Kandang
Oleh karena itu, Persib akan segera pindah kandang. Rencananya Persib akan bermarkas di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, untuk menjadikannya kandang sementara. Salah satu yang terdekat adalah melawan Bhayangkara FC.
“Jadi kita rencana mungkin akan main di Wibawa Mukti, udah mulai mengajukan izin ke sana,” jelas Teddy.
Ia sendiri mengaku belum tahu persis akan berapa lama Persib memakai Stadion Wibawa Mukti untuk laga kandang. Namun perkiraan itu akan berjalan sampai Mei mendatang.
“Belum tahu, kalau sesuai surat dari PUPR kan sampai dengan bulan Mei (stadion yang dipakai untuk Piala Dunia U-20 tidak bisa dipakai),” tuturnya.
Namun secara khusus ia berterima kasih kepada Kementerian PUPR. Sebab Stadion GBLA masih bisa dipakai untuk menggelar laga Persib vs Persija Jakarta yang bakal dilaksanakan hari ini, Rabu (11/1/2023). Padahal semula stadion itu tidak bisa dipakai mulai Januari ini.
“Ini yang perlu kita sampaikan juga bahwa kita mengucapkan terima kasih karena ada dispensasi dari PUPR setelah kita berkoordinasi dan bekerja lebih keras untuk bisa diizinkan, untuk bisa mendapatkan dispensasi, untuk bisa bermain di GBLA untuk laga melawan Persija. Kita mengucapkan sangat terima kasih kepada PUPR yang telah mengizinkan kita telah bisa menggunakan GBLA,” pungkas Teddy. (ars)












