CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Misi Kemanusiaan: Pemprov Jabar Pulangkan 12 Korban TPPO dari Maumere

Uby
26 Februari 2026
Pemprov Jabar pulangkan 12 korban TPPO dari Maumere, NTT, data mengejutkan mengenai ratusan warga Jabar yang masih terjebak. (Uby/pasjabar)

Pemprov Jabar pulangkan 12 korban TPPO dari Maumere, NTT, data mengejutkan mengenai ratusan warga Jabar yang masih terjebak. (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan komitmen serius dalam melindungi warganya dari praktik eksploitasi manusia. Pada Rabu malam, sebanyak 12 warga Jawa Barat yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil dipulangkan ke tanah kelahiran mereka.

Kepulangan ini menjadi akhir dari mimpi buruk yang dialami para korban setelah terjebak dalam pusaran penipuan bermodus tawaran pekerjaan dengan gaji besar.

Pemulihan Fisik dan Mental Korban TPPO Maumere di Unit Pelayanan Terpadu

Setibanya di Jawa Barat, kedua belas korban tidak langsung dipulangkan ke rumah masing-masing.

Mereka diarahkan untuk menjalani serangkaian pemeriksaan menyeluruh di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Jawa Barat.

Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi kesehatan fisik mereka dalam keadaan baik setelah menjalani masa-masa sulit di daerah perantauan.

Baca juga:   Emil Baru Tandatangani Pergub Denda dan Sanksi Tak Gunakan Masker

Selain pemeriksaan fisik, Pemprov Jabar memberikan perhatian khusus pada aspek psikologis. Para korban akan mendapatkan pendampingan intensif untuk pemulihan mental.

Trauma akibat praktik perdagangan orang seringkali meninggalkan luka batin yang dalam, sehingga rehabilitasi psikis menjadi prioritas utama sebelum mereka kembali berinteraksi secara penuh dengan masyarakat di lingkungan asal mereka.

Modus Penipuan Gaji Besar dan Tersangka Pasutri

Kasus ini bermula dari janji manis sepasang suami istri yang berperan sebagai perekrut. Para korban diiming-imingi pekerjaan di Maumere, NTT, dengan imbalan gaji yang menggiurkan.

Namun, kenyataan yang mereka hadapi jauh dari janji tersebut; mereka diduga dieksploitasi dan menjadi korban perdagangan orang.

Saat ini, pasangan suami istri tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Intervensi langsung dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mendatangi para korban di Maumere setelah menerima aduan.

Baca juga:   Ribuan Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Bandung

Dalam pertemuan tersebut, para korban mengungkapkan keinginan kuat untuk segera pulang ke Jawa Barat karena merasa terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan.

Respon cepat dari pimpinan daerah ini menjadi kunci keberhasilan evakuasi dan pemulangan para korban tepat waktu.

Data Mengkhawatirkan: Ratusan Warga Jabar Masih Terjebak

Meskipun 12 orang telah berhasil dipulangkan, kabar kurang sedap muncul dari Tim Kuasa Hukum Jabar Istimewa.

Berdasarkan keterangan Jutek Bongso selaku Ketua Tim Hukum, diduga masih ada sekitar 198 warga Jawa Barat lainnya yang saat ini bekerja di berbagai tempat hiburan malam (PUB) di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

Data ini menunjukkan bahwa jaringan TPPO memiliki jangkauan yang luas dan masih banyak warga Jabar yang berpotensi menjadi korban eksploitasi serupa.

Pemprov Jabar bersama tim hukum berkomitmen untuk terus menelusuri keberadaan warga lainnya dan melakukan upaya advokasi, serta penyelamatan jika ditemukan adanya unsur tindak pidana dalam pola perekrutan dan pekerjaan mereka.

Baca juga:   Komisi V DPRD Jabar Dorong Pemprov Segera Alih Aset untuk Kemanusiaan ke Pemkot Bogor

Membangun Masa Depan yang Lebih Baik

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa tanggung jawab mereka tidak berhenti pada pemulangan saja.

Para korban akan diberikan pembinaan khusus agar mereka dapat kembali mandiri dan produktif.

Tujuannya adalah membantu mereka mencari jalan kehidupan yang lebih baik.

Agar nantinya tidak tergiur kembali oleh tawaran pekerjaan luar daerah yang tidak jelas legalitasnya.

Program pemberdayaan ekonomi dan pelatihan keterampilan diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar warga Jawa Barat tidak mudah terjebak dalam skema TPPO di masa mendatang.

Pengawasan terhadap agen penyalur tenaga kerja juga akan semakin diperketat guna memutus mata rantai perdagangan manusia yang kerap menyasar masyarakat dengan kondisi ekonomi rentan. (Uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita Jawa Barat hari iniDedi MulyadiDedi Mulyadi TPPO NTThukumHuman Traffickingjawa baratJutek Bongso Jabar IstimewaMaumerePemprov JabarPemulangan Korban TPPO Jawa Barat MaumereRehabilitasi korban TPPO JabarTindak Pidana Perdagangan Orang NTTTPPO


Related Posts

bumd sangga buana
HEADLINE

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

20 April 2026
PSEL
HEADLINE

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026
peradaban sunda dedi
HEADLINE

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

19 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.