BANDUNG, PASJABAR.COM — Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana tidak bisa meneruskan penataan PKL Cicadas. Pasalnya kebutuhan dana Rp1,2 milyar untuk pengadaan tenda belum terpenuhi.
“Kalau dari Pemkot, memang tidak ada anggaran untuk pengadaan tenda senilai Rp1,2 milyar di APBD murni tahun 2019 ini. Kalau mau ada pun, mungkin di APBD perubahan, tapi paling bisa dieksekusi, bukan November,” ujar Yana, Rabu (10/4/2019).
Yana mengatakan pertemuan dengan PKL Cicadas baru pada Desember, karenanya semua anggaran sudah ditutup. Termasuk CSR dari para pengusaha, dan instansi swasta lainnya.
Karenanya, Yana mengaku, sekarang kesulitan mencari dana pengadaan tenda tersebut.
Untuk itu, sementara waktu, belum ada kelanjutan penataan PKL Cicadas, hingga ada anggaran pengadaan Tenda.
Sebenarnya, lanjut Yana, pengadaan tenda tidak harus dibebankan ke dana CSR satu instansi. Tidak menutup kemungkinan, jika satu instansi mendanai sebagian pengadaan tenda.
“Ini bisa kita bagi lima bagian kok. Bisa saja satu instansi mendapat bagian pengadaan sebagian-sebagian. Misalnya hanya mensponsori Pedagan kuliner saja,” tambahnya.
Dana Rp1,2 milyar ini, untuk sekitar 300 tenda, yang digunakan untuk 602 pedagang. “Jadi satu tenda dipakai dua pedagang,” terangnya.
Secara pribadi, Yana mengaku berhutang kepada para PKL Cicadas, karena mereka sudah mau bahkan menanti penataan PKL ini. “Karenanya, saya akan mencari jalan keluarnya,” tegas Yana. (put)











