CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Pakar Komunikasi Unpas Sebut Wajar PDIP Minta Jatah Kursi Banyak

admin
9 Agustus 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Permintaan Megawati dalam Kongres PDIP di Bali agar PDIP memperoleh jatah kursi lebih banyak dianggap wajar oleh Pakar Komunikasi Politik Universitas Pasundan (Unpas), Dr H Deden Ramdan MSi.CICP.DBA.

Dosen Pascasarjana Unpas itu menyebutkan, jika pernyataan Megawati dalam Kongres PDIP di Bali adalah hal yang wajar, “Karena memang sejatinya tujuan partai adalah memperoleh kekuasaan dan menempatkan kader-kadernya dalam jabatan politik,” ujarnya.

Meski demikian, Deden mengatakan yang paling penting adalah bagaimana postur kabinet Jokowi Jilid II diisi oleh orang – orang dari partai maupun non partai yang mumpuni.

“Jadi mereka yang secara kapasitas dan kapabilitas mampu dengan prinsip : The Right Man On The Right Place ,The Right Man On The Right Place, yang mampu membantu Presiden Jokowi dalam mewujudkan Visi dan Misinya,” tegasnya.

Baca juga:   Tekan Harga Minyak Goreng, Kemendag Terapkan DMO dan DPO ke Produsen
Pengamat Komunikasi Politik, Dr H Deden Ramdan MSi.CICP.DBA (ist)

Dalam pidato tersebut Megawati menyampaikan jika PDIP harus memperoleh lebih dari empat kursi bahkan harus terbanyak di banding yang lainnya. Meski diucapkan secara becanda, namun banyak yang menganggap jika itu memang benar-benar yang diinginkan PDIP.

Salah satu kelakar Megawati yang dilontarkan adalah soal komposisi “jatah” menteri bagi PDIP di kabinet mendatang.

Awalnya Megawati bercerita bahwa pada era pemerintahan Presiden SBY, dirinya sempat ditawari delapan menteri bagi PDI Perjuangan, namun Mega menolaknya.

Baca juga:   Tractor Pack Unpas Mulai Dilirik Distanpang Pemprov Jabar

“Saya bilang enggak mau. Lalu anak-anak (kader) ada yang menggerutu. Katanya ‘ibu anak-anak susah berjuang’. Saya bilang ‘kalau lo kepingin jadi menteri, keluar dari PDIP, nggak pake e e e,” kata Megawati.

Dia lalu mengatakan hal berbeda terjadi di era Presiden Jokowi. Di era pemerintahan Jokowi, kata Mega, PDIP harus mendapat pos menteri yang banyak.

“Kalau pak Jokowi (presidennya) mesti banyak (menteri PDIP), kita kan pemenang dua kali. Jangan nanti (pak Jokowi bilang) ‘PDIP sudah banyak kemenangan, sudah ada di DPR, nanti saya kasih cuma empat’, ya emoh, tidak mau, tidak mau, tidak mau. Orang yang tidak dapat saja minta. Horeee,” seloroh Mega.

Baca juga:   Jadi Energi Berkelanjutan, Bandung Luncurkan Proyek Bioetanol Berbasis Sorgum

Pernyataan Mega itu mengundang tawa seluruh peserta kongres. Presiden Jokowi juga tampak tertawa lepas mendengar pernyataan Megawati itu.

Megawati lalu melanjutkan pernyataannya, “Ini dalam kongres partai bapak Presiden, saya minta dengan hormat, PDIP akan masuk dalam kaninet dengan jumlah menteri yang harus terbanyak. Saksikan ya. Sip,” kata Mega sambil mengacungkan dua jempol dan tertawa, serta tubuhnya bergoyang-goyang ke kiri dan ke kanan.(*/tie)

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Deden RamdanPakar Komunikasi Unpaspasundanuniveristas pasundan. paguyuban pasundanunpas


Related Posts

Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Melda Yunita Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti IKM Produk Makanan di Prov Bengkulu

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Didi Tasidi Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Bahas Penipuan Investasi

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.