CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASJABAR

PARMUSI Jabar Gelar Bincang Publik : Santri dan Stigma Radikalisme

admin
24 Oktober 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG,  WWW.PASJABAR.COM — Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI) Jawa Barat mengadakan bincang publik “Santri dan Stigma Radikalisme” bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan Ketua ICMI Jabar Prof HM Najib di Freddo Caffeshop, Jalan Merak No 4 Surapati, Kota Bandung, Rabu (23/10/2019).

Wakil Gubernur Jawa Barat sekaligus Panglima Pesantren Jawa Barat,  Uu Ruzhanul Ulum mengungkapkan bahwa stigma radikal tidak pantas diberikan kepada santri. Malah yang ada santri siap diberikan kewenangan untuk mengatasi Islam radikal.

Baca juga:   FAGI Dukung Pemprov Jabar Bebaskan Uang Iuran Semester Ganjil Tahun Ini

“Saya mengusulkan adanya kementrian pesantren, tentu hal ini akan menjadi ruang bagi kami untuk mengimplemtasikan dan bisa merasakan kebaikan dan perhatian terhadap komunitas pesantren,” jelasnya.

Uu pun berharap bahwa kedepannya pesantren dan santri dapat saling bekerja sama membangun Jawa Barat yang lebih baik serta menjaga persatuan.

Sementara itu ketua ICMI jawa Barat, Prof.  HM Najib mengulas bahwa pesantren merupakan entitas umat islam yang luar biasa dan pusat dakwah serta pergerakan.

Baca juga:   Makin Tangguh! Patriot Desa Sukabumi Terima Pembekalan Lewat The Local Champion Camp

“Pesantren memiliki peran yang sangat besar mulai dari  masa penjajahan, kemerdekaan juga menjadi pengawal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Prof Najib menambahkan bahwa pesantren menjadi lembaga agama yang memiliki fungsi ganda, baik sebagai pusat ekonomi maupun pusat pergerakan. Sehingga menjadi pertanyaan,  bagaimana santri atau pesantren diidentikan dengan radikalisme, padahal pesantren tak mengajarkan nilai-nilai radikalisme.

“Pada kisaran tahun 1990-an mulai muncul gerakan radikal yang mengatasnamakan Islam, Dengan cara destruktif mereka merusak gedung,  keadaan sosial. Namun faktanya gerakan radikal bukan hanya oknum yang mengatasnamankan agama Islam, bahkan kekuatan politik non agamapun, seperti gerakan radikal di vietnam dan kamboja pun terjadi,” tandasnya.

Baca juga:   Ridwan Kamil Klaim Tak Ada Warga Jabar Kelaparan

Adanya radikalisme terang Prof Najib adalah karena adu domba yang dilakukan oleh sekelompok golongan yang memiliki kepentingan tertentu, oleh karena itu umat Islam perlu menguatkan barisan dengan membaca alqur’an dan hadist nabi, serta harus menjaga ukhwah insaniah,  imaniah dan basyariah. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: parmusiradikalismesantri


Related Posts

radikalisme
HEADLINE

Mendiktisaintek: Pendidikan Kunci Cegah Radikalisme dan Terorisme

20 Desember 2024
IJTI Jabar Gelar Jurnalis Nyantri Untuk Berbagi Pengalaman
PASBANDUNG

IJTI Jabar Gelar Jurnalis Nyantri Untuk Berbagi Pengalaman

22 Maret 2024
Tiga Santri Terbawa Hanyut Sungai Cikapundung
HEADLINE

Tiga Santri Terbawa Hanyut Sungai Cikapundung

8 Maret 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.