CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Paguyuban Pasundan Beri Gelar Kehormatan Untuk Jenderal Dudung Abdurachman

Yatti Chahyati
29 Agustus 2022
Paguyuban Pasundan Beri Gelar Kehormatan Untuk Jenderal Dudung Abdurachman

Penyerahan penghargaan Layang pangajen Wastu Jana Parakrama untuk Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. oleh Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof. Dr. H.M Didi Turmudzi, M.Si dalam rangkaian Milangkala Paguyuban Pasundan ke 109 di Mandala Saba Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera 41 Bandung, Senin (29/8/2022). (foto : Eci/Pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Paguyuban Pasundan Beri Gelar Kehormatan Jenderal Dudung

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pengurus Besar Paguyuban Pasundan memberikan gelar kehormatan “Wastu Jana Parakrama” dan pengangkatan pinisepuh Paguyuban Pasundan kepada Kepala Staf TNI AD,  Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M.

Kegiatan ini digelar secara hybrid pada Senin (29/8/2022) secara on site di Aula Mandalasaba dr.Djoenjoenan Lantai V Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatra No 41 Kota Bandung dan virtual melalui zoom yang disiarkan live di YouTube Pasjabar.

Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof Dr. H.M Didi Turmudzi. M.Si (foto : Eci/pasjabar)

Ketua PB Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. HM Didi Turmudzi, MSi menyampaikan bahwa penobatan ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi Dudung bagi nusa dan bangsa.

“Layang pangajen Wastu Jana Parakrama ini bermakna sosok pemberani yang memilki keberanian dalam melaksanakan tugasnya,”  tuturnya.

“Beliau juga menjadi pinisepuh Paguyuban Pasundan yang berarti tokoh yang dihormati, dikagumi dan dituakan, di mana sebelumnya gelar pinisepuh ini juga diberikan kepada Presiden Joko Widodo,” tandasnya.

Di samping itu, Prof Didi juga menyampaikan bahwa saat ini, tanah pasundan tengah mengalami berbagai krisis yang mengkhawatirkan seperti krisis solidaritas kebangsaan, krisis menggunakan bahasa sunda, krisis simbol kesundaan yang semakin hilang serta krisis kepemimpinan informal.

Baca juga:   Ketum PB Paguyuban Pasundan: Empat Krisis Ancam Masyarakat Sunda

“Krisis ini menjadi perhatian kita semua, termasuk Paguyuban Pasundan yang sudah mencapai usia 109 tahun dan kami bertekad untuk mengembalikan Paguyuban Pasundan sehingga memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Republik Indonesia,” tuturnya.

Prof Didi juga berharap dengan kegiatan ini, peserta dapat menerima wawasan kebangsaan dan bisa meneladani sosok Dudung.

“Beliau memiliki tekad yang luar biasa bahwa prestasi dan kedudukan bisa diraih lewat kerja keras, keberanian dan doa kepada Tuhan. Sosok seperti beliau sangat dibutuhkan oleh negara ini,” ungkapnya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto : Tie /Pasjabar)

Ucapan Selamat

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat mengucapkan selamat kepada Jenderal Dudung atas penghargaan yang diraih serta prestasi yang telah ditorehkan.

“Selamat Jenderal Dudung Abdurahman, pinisepuh ini adalah sebuah kehormatan yang tidak semua individu dapatkan, ini menandakan ada pencapaian individu yang menorehkan sejarah khususnya memimpin seluruh tentara angkatan darat RI yang dikenal sangat luar biasa, ada istilah hiji ge maung, ini cocok untuk Pak Dudung,” tandasnya.

Emil mengatakan bahwa kontribusi Dudung bukan hanya diapresiasi di dalam negeri tapi juga di luar negeri, di mana terakhir Dudung juga baru bertolak ke Filipina terkait kiprahnya role model antiradikalisme dan antiterorisme.

Baca juga:   Bandung Semakin Panas dalam Beberapa Tahun Terakhir

“Amannya Indonesia amannya dunia, maka semua berkepentingan,” tambahnya.

Emil juga menyoroti terkait konflik yang banyak terjadi di berbagai belahan dunia, maka dari itu Pemprov Jabar menjadi yang pertama di Indonesia yang memiliki kurikulum antiradikalisme dan antiterorisme di SMA, untuk mewujudkan kehidupan bernegara yang kondusif.

“Adapun yang disampaikan oleh Prof Didi, hal ini juga menjadi perhatian Pemprov Jabar sehingga punya pendidikan karakter yaitu Jabar masagi, yang diharapkan dapat melahirkan kualitas anak muda Jabar yang juara lahir dan batin,” tandasnya.

Emil pun berharap Jenderal Dudung dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat sebagai sosok yang pemberani dan humanis.

Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. (Foto : Eci /Pasjabar)

# Paguyuban Pasundan Beri Gelar Kehormatan Jenderal Dudung

Gelar Paguyuban Pasundan

Kepala Staf TNI AD,  Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. menyampaikan bahwa ini adalah gelar yang ke tiga belas kali yang diberikan oleh Paguyuban Pasundan.

“Gelar ini adalah konsekuensi bagi saya sebagai kepala staf Angkatan Darat karena saya harus bisa melindungi seluruh masyarakat Indonesia, banyak kegiatan yang saya lakukan yaitu bagaimana pemberdayaan wilayah, masalah stunting, sumber daya air, semua untuk kesejahteraan masyarakat sesuai dengan pesan pak Jokowi agar membantu pemerintah daerah dalam mensejahterakan rakyatnya,” tandasnya.

Baca juga:   Paguyuban Pasundan Lantik Pengurus Cabang dan Koperasi Majalengka

Ia juga menyampaikan pemaparan terkait wawasan kebangsaan di mana ia menegaskan bahwa kesatuan dan persatuan menjadi hal yang harus dikuatkan.

“Pluralisme di Indonesia sangat rentan konflik apabila tidak dikelola dengan baik, kalau persatuan tidak dijaga maka akan membahayakan, kita lihat dampak konflik, seperti di Afghanistan, Suriah, Sudan, Libya, Yaman,” tuturnya.

Ia melanjutkan semangat pendiri bangsa dengan mendirikan Pancasila karena mengutamakan kerelaan dan mendahulukan kepentingan bangsa dari pada kelompok atau golongan. “Bangsa ini milik bersama, ancaman yang dihadapi saat ini lebih kompleks karena menyangkut kesatuan bangsa. Bung Karno pernah berkata perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, perjuangan kalian lebih sulit karena melawan bangsa sendiri,” tandasnya.

Maka dari itu nilai bangsa, tandas Dudung, menghargai perbedaan, gotong royong, optimisme serta nasionalisme yang terangkum dalam pancasila harus dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh rakyat Indonesia. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Dudung Abdurachmanpaguyuban pasundan


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
LPG
HEADLINE

Isu Kelangkaan LPG, Pertamina Pastikan Stok Nasional Tetap Aman

30 Maret 2026
paguyuban pasundan
HEADLINE

Paguyuban Pasundan Gelar Silaturahmi Bada Idul Fitri

30 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.