CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

Kini Banyak Orang Tua yang Tertarik Anaknya Masuk Sekolah Swasta

Putri
25 Mei 2023
Jadwal Mobil Mepeling untuk Layanan Terpadu Pendampingan PPDB 2023 di Kota Bandung

Ilustrasi - Siswa di Kota Bandung. (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Memasuki musim Penerimaa Peserta Didik Baru (PPDB) 2023, ada perubahan mindset orang tua dalam memasukan putra-putrinya ke sekolah swasta yang memberikan jaminan yang baik.

Fenomena beberapa orang tua yang kemampuan ekonomi baik lebih memilih swasta yang memberikan layanan dan fasilitas pembelajaran dan pendidikan yang lebih baik.

“Untuk ibu-ibu muda yang mengerti pendidikan, sekarang lebih memilih memasukan anaknya ke SD swasta dibandingkan ke negeri,” ujar ketua Tim PPDB Kota Bandung, Edy Suparjoyo kepada wartawan, Kamis (25/5/2022).

Salah satu indikatornya, berdasarkan survei, dari beberapa sekolah swasta katagori menengah ke atas, ternyata antrean daftar tunggu cukup banyak. Artinya minat orang tua yang ingin memasukan anaknya ke sekolah swasta dengan fasilitas baik, cukup tinggi.

Baca juga:   Selamat, 173.329 Guru Honorer Lulus Ujian Seleksi Pertama ASN PPPK Tahun 2021 Ini Linknya

Mereka para orang tua ingin layanan pendidikan yang berkualitas demi masa depan putra-putrinya terjamin dengan baik.

Edy mengatakan, sekolah yang dipilih oleh orang tua muda yang baru pertama memasukan putranya ke sekolah rata-rata adalah sekolah yang relatif mahal dengan kategori menengah ke atas.

“Dengan uang sekolah yang mahal, pastinya mereka menawarkan sarana dan prasarana yang lengkap dan baik untuk putra-putrinya. Itu lah yang sekarang banyak dipilih oleh orang tua,” jelasnya.

Selain itu, ada juga orang tua murid yang tidak suka dengan pola pembelajaran di SD Negeri, yang menggunakan pola belajar dua sift. Sehingga ada kelas sore. Sementara di sekolah swasta jarang sekolah sore, bahkan mereka sekolah full day.

“Sekolah dengan jadwal dua sift juga menjadi alasan orang tida tidak memilih menyekolahkan anaknya di negeri,” tegas Edy.

Baca juga:   Dewan Sebut Tak Ada Anak di Kota Bandung yang Putus Sekolah Terkendala Biaya

Meski demikian, lanjut Edy, bukan berarti SD Negeri ditinggalkan. Edy mengatakan peminat SD negeri tetap banyak.

Masih Adakah SD Negeri yang Kekurangan Murid?

Disinggung mengenai masih ada SD Negeri yang kekurangan murid, Edy mengatakan, tahun lalu memang ada SD negeri yang belum terpenuhi kuota satu rombongan belajar (rombel).

“Satu rombel SD kan jumlahnya kira-kira 28 orang. Ada sekitar 4 sekolah yang belum memenuhi kuota ini. Diantaraya, SD Cidadap, Kopo, Sukaraja dan SD Putrako, tetapi akhirnya bisa terpenuhi setelah ada limpahan dari SD lain yang penuh” terangnya.

Baca juga:   Aweuhan Pasundan: Bagian I Edukasi “Tantangan Pendidikan Kita”

Namun, hal ini bukan karena orang tua tidak berminat ke sekolah negeri, namun karena dalam radius tertentu, tidak ada anak usia sekolah jenjang sekolah dasar di wilayah tersebut. Namun, kondisi ini bisa berubah dan bisa terjadi di sekolah lain. Karena untuk anak usia SD masih menggunakan sistem zonasi

“Jadi memang sebaran penduduk usia SD di lingkungan sekolah tersebut tidak ada,” jelasnya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: sekolahsekolah negerisekolah swasta


Related Posts

Kecurangan TKA
Uncategorized

TKA SMP 2026 Dijaga Ketat, Sistem Anti Kecurangan Berlapis Jadi Sorotan

6 April 2026
Pelajar Kota Bandung
Uncategorized

Hampir 50 Persen Pelajar di Bandung Alami Gangguan Mental

8 Februari 2026
Siswa SMP Pasundan 1 Bandung
HEADLINE

Pasca Atap Roboh, Kegiatan Belajar di SMP Pasundan 1 Bandung Berjalan Normal

4 November 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.