CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Kasus Demam Berdarah Tinggi, Bio Farma Sosialisasikan Vaksin Dengue

Jhon Be
22 Mei 2024
vaksin demam berdarah

Bio Farma gelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Produk Vaksin Demam Berdarah pada Jumat (17/5/2024) lalu. (foto: ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Bio Farma gelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Produk Vaksin Demam Berdarah pada Jumat (17/5/2024) lalu. Kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota daerah Bali dan Direktur RSUD seluruh Bali.

FGD digelar dalam rangka menanggulangi kasus Demam Berdarah di Indonesia yang semakin tinggi dengan angka kematian yang signifikan. Diketahui, terjadi peningkatan kasus Demam Berdarah di Indonesia sampai April 2024 sebanyak 91,269 kasus dengue dengan angka kematian mencapai 641.

Kepala Dinas Provinsi Bali, I Nyoman Gede Anom, menyampaikan, pemerintah pusat, melalui Kementerian Kesehatan RI juga tidak diam dalam menanggapi situasi ini.

Baca juga:   Kasus DBD di Bandung Naik Akhir Januari Ini

“Demam berdarah (DBD) merupakan salah satu penyakit dengan angka kematian yang cukup tinggi di wilayah Indonesia. Pemerintah RI melalui Kemenkes telah Menyusun Strategi Nasional Penanggulangan Dengue yang mulai diterapkan sejak 2021. Program ini akan berlangsung sampai dengan 2025 dengan 6 strategi besar untuk penanggulangan penyebaran dengue.” Kata Nyoman.

Dalam Pemaparannya, Nyoman mengatakan bahwa vaksinasi merupakan salah satu metode pencegahan yang efektif dalam menanggulangi penyebaran DBD ini.

“Strategi tersebut diantaranya adalah Pemeriksaan Jentik Berkala, pembentukan Tim Gerak Cepat dalam Penanggulangan KLB, penerapan Tatalaksana Dengue sesuai standar, mengajak masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing, manajemen program, dan kemitraan dengan Pemerintah, serta yang terakhir tidak kalah penting adalah untuk penggunaan vaksin Dengue di kalangan masyarakat untuk penanggulangan penyebaran dengue yang lebih luas di wilayah Provinsi Bali.” Paparnya.

Baca juga:   Samsung Galaxy A17 Resmi Rilis, Andalkan Kamera 50MP OIS

VP Komersial Nasional Bio Farma, Fitri Puspadewi pun menyampaikan, saat ini telah mengembangkan produk vaksin sebagai penanggulangan penyebaran penyakit dengue di Indonesia.

“Menurut data Kemenkes RI, terdapat peningkatan jumlah kasus DBD dari 73.518 orang pada 2021 menjadi 131.265 kasus pada 2022 dengan angka kematian yang juga meningkat dari 705 orang pada 2021 menjadi 1.183 orang pada 2022. Untuk menangani fenomena tersebut, Bio Farma saat ini terus berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dengan pengembangan produk-produk vaksin. Salah satunya dengan memasarkan vaksin dengue Qdenga hasil kerjasama Bio Farma dengan PT Takeda Indonesia” ungkap Fitri.

Dalam kesempatan itu, ada sesi materi yang dipaparkan oleh dua pemateri. Materi pertama yakni mengenai Burden of Disease of Dengue Fever disampaikan oleh I Gusti Ayu Raka Susanti, Kepala Bidang P2P Dinkes Provinsi Bali dan materi kedua berjudul New Live Attenuated Dengue Tetravalent Vaccine  yang dipaparkan oleh I Ketut Agus Somia, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Sanglah Bali.

Baca juga:   Petugas Puskesmas dan Kelurahan Beri Obat Abate ke Rumah Warga di Cijerah

“Di Bali saat ini ada 3 wilayah dengan kasus tertinggi yaitu Gianyar, Badung, dan Kab. Buleleng. Sedangkan kasus kematian terjadi sebanyak 5 kasus di Denpasar, 2 kasus di Tabanan, Gianyar, dan Klungkung, serta 1 kasus di Bangli. Dalam upaya penanggulangan Dengue, Dinas Kesehatan Provinsi, bersama sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten-Kota berkomitmen penuh untuk menanggulangi kejadian ini. Pemanfaatan intervensi yang inovatif utamanya melalui vaksinasi perlu mendapat perhatian khusus dan ditindaklanjuti oleh masing-masing daerah.” Ujar pemateri pertama, Gusti Ayu.

Sementara itu, dalam sesi materi kedua, Ketut Agus memaparkan mengenai pentingnya pencegahan terhadap penyakit Demam Berdarah.

”Penderita yang terinfeksi penyakit dengue primer seringkali tidak menunjukkan adanya gejala atau hanya menunjukkan gejala ringan, maka dari itu diperlukan pencegahan dini untuk memutus rantai penularan tersebut. Vaksinasi merupakan upaya pencegahan infeksi virus dengue dengan meningkatkan kekebalan tubuh sebagai bentuk proteksi diri terhadap penyakit demam berdarah.” kata Ketut Agus.

Baca juga:   Regulasi Pengamanan Sepak Bola Akan Diatur dalam Perkap

Saat ini, Bio farma bekerjasama dengan Takeda untuk mengembangkan dan memasarkan produk vaksin untuk pencegahan infeksi virus Dengue (DENV) atau demam berdarah di Indonesia dengan merek dagang Qdenga.

Qdenga ini merupakan vaksin yang diindikasikan untuk pencegahan penyakit dengue yang disebabkan oleh semua serotipe virus dengue (DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4) pada individu berusia 6-46 tahun. Penggunaan Qdenga tidak memerlukan skrining serostatus sebelum pemberian vaksin sehingga dapat digunakan kepada individu yang belum dan sudah pernah terinfeksi DENV. Selain itu, Qdenga cukup diberikan 2 dosis dalam 3 bulan untuk perlindungan jangka panjang. (jbe)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: demam berdarahdenguekasus demam berdarahvaksin demam berdarah


Related Posts

kasus DBD
PASKESEHATAN

Hingga Minggu ke-23 di 2024, 799 Orang Meninggal Akibat Kasus DBD

21 Juni 2024
Ilustrasi: Nyamuk Demam Berdarah (DBD).
HEADLINE

Waspada, Ratusan Orang Meninggal di Jabar Karena DBD

9 Mei 2024
Dinkes Kota Bandung Sosialisasi Cegah DBD di Sekolah dan Madrasah
PASKESEHATAN

Dinkes Kota Bandung Sosialisasi Cegah DBD di Sekolah dan Madrasah

29 April 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

wisuda unjani
PASPENDIDIKAN

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) kembali mencetak ribuan sarjana baru dalam prosesi wisuda periode...

penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026
ITB HMT lagu

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

15 April 2026
rusun ASN

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

15 April 2026

Highlights

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

Kendaraan Listrik Untuk Distribusi MBG Ciptaan SMKN 8 Bandung Siap Diproduksi 

Xiaomi 18 Pro Bocoran Terbaru Ungkap Spesifikasi Kamera dan Baterai

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.