BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Puluhan warga terlihat antusias menyerbu pembagian beras gratis dari pemerintah pusat yang digelar di Kantor Kelurahan Cihapit, Kota Bandung, pada Jumat (18/7/2025) pagi.
Bantuan pembagian beras gratis berupa 20 kilogram beras per keluarga ini diberikan kepada masyarakat kurang mampu dan disambut dengan antusias. Di tengah harga beras yang terus melonjak di pasaran.
Sejak pagi hari, warga—yang didominasi oleh ibu-ibu—sudah memadati halaman kantor kelurahan. Mereka datang dengan membawa KTP sebagai syarat administrasi, dan dengan tertib mengantre menunggu giliran.
Kendati matahari mulai meninggi, semangat mereka tidak surut. Demi mendapatkan beras bantuan yang sangat berarti untuk keberlangsungan hidup sehari-hari.
“Alhamdulillah saya dapat bantuan beras 20 kilo. Sangat terbantu sekali, bisa buat makan sekeluarga selama sebulan,” ujar Cucu, salah satu warga penerima bantuan.
Hal serupa disampaikan oleh Isyah, warga lainnya.
“Harga beras sekarang mahal, saya sehari-hari kerja serabutan. Bantuan seperti ini sangat membantu kami yang ekonominya pas-pasan,” katanya.
Pemerintah pusat melalui program bantuan pangan ini menargetkan masyarakat yang masuk dalam kategori kurang mampu untuk menerima bantuan beras secara berkala. Di Kelurahan Cihapit sendiri, tercatat sebanyak 22 warga yang mendapatkan bantuan pada tahap kali ini.
Sementara itu, Wali Kota Bandung, Farhan, menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh program bantuan dari pusat ini.
Langkah Strategis
Di tengah harga beras yang terus melonjak, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan berbagai langkah strategis. Untuk menjaga daya beli masyarakat, salah satunya melalui operasi pasar murah yang akan digelar dalam waktu dekat.
“Kami memahami kondisi warga yang kesulitan membeli bahan pokok, terutama beras. Maka kami berupaya menggelar pasar murah agar harga bisa lebih terjangkau,” kata Farhan.
Secara keseluruhan, pemerintah pusat menargetkan sekitar 80 ribu warga kurang mampu di Kota Bandung sebagai penerima bantuan beras.
Penyaluran akan dilakukan secara bertahap dan berkala bekerja sama dengan pemerintah daerah dan kelurahan-kelurahan setempat. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Program ini menjadi bukti konkret kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi. Khususnya di sektor pangan yang belakangan mengalami lonjakan harga.
Dengan bantuan ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dan ketahanan pangan rumah tangga tetap terjaga. (uby)












