CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Dorong Masyarakat Perkuat Modal Sosial dan Perlambat Angka Kemiskinan

Yatti Chahyati
25 September 2025
Guru besar UIN
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Guru Besar UIN

* Hari Tani ke 65 Jadi Momentum Perkuat Modal Sosial Turunkan Angka Kemiskinan*

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Guru Besar Ekonomi Pertanian, Program Studi

Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah, Achmad Tjachja Nugraha mengajak masyarakat untuk

memanfaatkan jejaring gotong royong atau modal sosial sebagai cara jitu dalam memperlambat penurunan angka kemiskinan di pedesaan.

Ia mengatakan modal sosial adalah nilai, norma, kepercayaan dan juga jaringan hubungan

informal antarindividu terutama dalam masyarakat yang memungkinkan kerjasama untuk mencapai tujuan bersama.

Modal sosial juga merupakan konsep berkelanjutan yang sesuai dengan rangkaian hari tani ke 65, di mana para petani menggelar suka cita atas pencapaian produksi selama ini.

“Perspektif modal sosial adalah memperkuat kepercayaan, solidaritas dan institusi lokal

seperti kelompok tani sebagai penguat produksi dan juga menggerakan roda ekonomi,” ujar Tjachja Nugraha, Kamis, 25 September 2025.

Lebih dari itu, Tjachja Nugraha mengatakan bahwa modal sosial merupakan kunci pengurangan angka kemiskinan di tingkat petani.

Baca juga:   PA Bandung Benarkan Gugatan Cerai Atalia Praratya dan Ridwan Kamil

Konsep modal sosial akan selalu menghadirkan refleksi berupa kepercayaan, jaringan dan norma kolektif.

“Saya selalu mengatakan modal sosial itu adalah “norma” dan solidaritas, musyawarah atau gotong royong adalah “Pancasila”.

Di antaranya yang terkandung pada sila kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan

Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Sebagai contoh, Tjachja Nugraha mengatakan modal sosial paling nyata terdapat di Provinsi Aceh, di mana di sana terdapat Meuseiuraya yang membangun rumah atau menggarap sawah.

Tradisi ini, menurut Tjachja Nugraha terbukti berperan besar ketika Aceh dilanda Tsunami

tahun 2004 lalu, di mana masyarakat lokal dengan cepat memobilisasi diri dalam aksi saling membantu sebelum bantuan formal tiba.

“Modal sosial semacam ini berfungsi sebagai mekanisme adaptasi bencana maupun kemiskinan struktural.

Sama halnya dengan Aceh, contoh modal sosial lainya juga terjadi di Sumatera Barat, Pulau Jawa, Bali, NTT dan Papua,” katanya.

Baca juga:   Ratusan Pekerja Tempat Hiburan Malam Geruduk Pemkot Bandung

Secara spesifik, modal sosial di sektor pertanian adalah langkah nyata dalam membangun

Indonesia ke depan. Hal ini seperti yang terdapat pada kelompok tani, koperasi pertanian,

lumbung desa maupun praktik gotong royong dalam mengolah lahan dan memanen hasil program pembangunan pertanian di Indonesia.

Kendati demikian, Tjachja Nugraha memberi catatan penting terkait progtam pembangunan

pertanian yang cenderung lebih mengedepankan dukungan fisik seperti bantuan benih, pupuk, dan juga infrastruktur lainya.

“Tapi seringkali kurang memberi ruang pada pengutan kelembagaan sosial petani. Padahal

tanpa kepercayaan dan kolaborasi antarpetani bantuan tersebut kerap tidak berkelanjutan,” katanya.

Tjachja Nugraha menambahkan konsep modal sosial sudah sejalan dengan visi besar

Presiden Prabowo Subianto yang terkandung pada asta cita, utamanya yang berkaitan dengan pembangunan desa dari desa.

Menurutnya ide asta cita adalah terobosan yang cerdas dan sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat.

Baca juga:   Jangan Kuatir, Hikmat Pastikan PTMT di Kota Bandung Tetap Aman

“Juga penguatan koperasi merah putih yang harus kita jaga dengan baik karena koperasi sebagai modal sosial yang dahsyat,” katanya.

Selain itu, kata Tjachja Nugraha konsep sekolah rakyat yang juga menjadi perhatian

Preisden Prabowo Subianto harus mendapat dukungan bersama dalam memutus mata rantai kemiskinan.

Sekolah rakyat juga sangat kental dengan penguatan petani melalui bidang pendidikan.

“Sekolah rakyat itu terobosan pemerintah yang harus kita dukung bersama. Bagi saya program ini adalah program yang begitu kental dalam penguatan petani, pertanian dan desa dari lini bidang pendidikan,” katanya.

Sebagai penutup, Tjachja Nugraha memberi saran dan masukan kepada pemerintah agar

memberi perhatian serius pada upaya membangun dan memperkuat modal sosial di

tingkat rumah tangga dan komoditas lokal serta memfokuskan pada mereka yang masih lemah yakni jaringan sosial dan partisipasi.

“Pembangunan pedesaan di bidang ekonomi, sosial dan budaya sebaiknya didorong untuk memperkuat kelembagaan lokal,” jelasnya.(uby)

# Guru Besar UIN

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Guru Besar UIN


Related Posts

Ketua Dewan Pers dan Guru Besar UIN Jakarta Profesor Azyumardi Azra.
PASNUSANTARA

Semasa Hidup Azyumardi Azra Tak Mau Korbankan Akademik Demi Politik

20 September 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.