www.pasjabar.com — Musim MotoGP 2025 bagi Marc Marquez tampaknya sudah berakhir. Pembalap Ducati Lenovo itu baru saja menjalani operasi untuk memperbaiki retak tulang belikat kanan, Senin (13/10), setelah kecelakaan hebat di MotoGP Mandalika 2025.
Menurut laporan Marca, operasi berjalan lancar di bawah pengawasan dokter asal Spanyol, Pedro Luis Ripoll, yang menilai Marquez membutuhkan waktu pemulihan sekitar 16 minggu atau empat bulan.
“Ini adalah cedera yang memiliki prognosis yang baik, dan masa pemulihannya bisa sekitar 16 minggu,” ujar Ripoll dikutip dari Crash.net.
Dengan jadwal padat MotoGP yang tersisa, waktu pemulihan itu membuat Marquez mustahil kembali membalap sebelum akhir musim.
Absen di Empat Seri Terakhir MotoGP 2025
Musim MotoGP 2025 hanya menyisakan empat seri: Australia (17–19 Oktober), Malaysia (24–26 Oktober), Portugal (7–9 November), dan Valencia (14–16 November).
Dengan masa pemulihan mencapai empat bulan, Marquez dipastikan absen di semua sisa balapan musim ini.
Kembalinya Marquez kemungkinan baru terjadi pada tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang, Malaysia, yang biasanya digelar pada Februari.
Meski demikian, tim Ducati Lenovo diyakini tidak akan terburu-buru memaksakan pemulihan sang juara dunia, demi mencegah cedera kambuh seperti yang terjadi pada masa lalu.
Cedera Belikat Kanan Akibat Tabrakan di Mandalika
Kecelakaan yang menimpa Marc Marquez terjadi di lap pertama MotoGP Mandalika 2025, setelah ditabrak dari belakang oleh pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi.
Benturan keras membuat Marquez terlempar dari motornya dan mengalami retak tulang korakoid serta kerusakan ligamen bahu kanan.
Awalnya, tim medis berharap Marquez cukup menjalani perawatan tanpa operasi. Namun, setelah dua pekan kondisi bahu tak kunjung membaik, dokter memutuskan untuk melakukan tindakan operasi di Spanyol.
Beruntung, Ripoll memastikan cedera ini tidak berhubungan dengan cedera lama yang pernah dialami Marquez pada bahu dan lengan kanannya.
Marquez Kirim Pesan Optimis Usai Operasi
Melalui akun Instagram pribadinya, Marc Marquez mengonfirmasi operasi berjalan sukses dan mengucapkan terima kasih kepada para penggemar atas dukungan yang luar biasa.
“Operasi selesai, semuanya berjalan lancar. Terima kasih atas semua pesan dan dukungan kalian! Waktunya mode pemulihan!” tulis Marquez.
Meski harus mengakhiri musim lebih cepat, semangat juang Marquez tetap tinggi. Juara dunia Grand Prix sembilan kali itu bertekad kembali lebih kuat di musim depan.
Dengan absennya Marquez, tim Ducati kini sepenuhnya bergantung pada Francesco Bagnaia untuk mempertahankan posisi di klasemen konstruktor dan perebutan gelar dunia 2025.












